
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Kesiapan Sistem MLFF di Jalan Tol
Sistem pembayaran tol tanpa berhenti atau Multi Lane Free Flow (MLFF) kini semakin dekat untuk diterapkan. Hal ini disampaikan oleh Badan Usaha Pelaksana (BUP) MLFF, PT Roatex Indonesia Tollroad System (RITS). Direktur Utama RITS, Attila Keszeg menyatakan bahwa sistem transaksi tol nirsentuh siap diterapkan.
"Kami siap untuk menerapkan teknologi MLFF," ujar Attila dalam acara Hunindotech 6.0 di Jakarta Selatan. Ia juga menjelaskan bahwa terdapat 4.000 kamera serta ratusan tim yang telah disiapkan untuk penerapan MLFF. Kesiapan kamera tersebut ditunjukkan melalui panggilan video Zoom dengan tim RITS di lapangan.
Tim tersebut terkoneksi dengan control room yang berisi layar tayangan langsung kondisi jalan tol. Selain itu, RITS juga telah menyiapkan 40 unit mobil Cepat Tanpa Setop (Cantas) yang akan digunakan untuk patroli pengguna jalan tol.
Pengujian teknologi MLFF telah dilakukan sebanyak 1.900 kali di Jalan Tol Bali Mandara. Sebagai informasi, MLFF merupakan inovasi sistem transaksi penggunaan jalan tol terbaru, setelah sebelumnya beralih dari sistem tunai menjadi non-tunai atau kartu uang elektronik.

Teknologi yang Diharapkan Membantu Mengurangi Kemacetan
Teknologi berbasis global navigation satellite system (GNSS) ini digadang-gadang dapat mengurai antrean kendaraan di gerbang tol dan mengurangi kerugian ekonomi akibat kemacetan. Attila menekankan bahwa pengembangan MLFF tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sepeser pun.
"Kebutuhan anggarannya lebih dari 300 juta dolar Amerika Serikat, belum semuanya digunakan, dan seluruh pendanaannya berasal dari Hongaria," jelasnya. Meskipun demikian, uji coba MLFF pada Desember 2023 di Jalan Tol Bali Mandara tidak berjalan mulus dan penerapan MLFF terus mundur dari target.
Tantangan dalam Penerapan MLFF
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Sony S. Wibowo menyatakan bahwa pemerintah akan menerapkan MLFF sesuai dengan amanah yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP). "Ini butuh waktu," kata Sonny.
Sonny menegaskan bahwa MLFF membutuhkan sejumlah penyesuaian, salah satunya adalah terkait penegakan hukum oleh Korlantas Polri. Saat ini, Korlantas belum memiliki kewenangan untuk memberikan sanksi kepada pengguna jalan tol yang tidak melakukan pembayaran. "Korlantas memerlukan payung hukum yang tegas," ujarnya.
Peninjauan Sistem MLFF
Sementara itu, Kepala BPJT, Wilan Oktavian mengatakan saat ini sistem MLFF masih ditinjau karena pelaku utamanya adalah Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), seperti PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Hutama Karya (Persero). Wilan juga menyebutkan bahwa RITS telah memberikan usulan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) berupa bank yang bisa menampung pembayaran pengguna jalan tol ketika MLFF telah diterapkan.
"Kalau yang diusulkan oleh RITS itu BJB (PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten) dan DWI (Digital Wahana Internasional)," ujar Wilan.
Komentar
Kirim Komentar