Kepala BPOM Taruna Ikrar: Kami Datang ke Sumatera Bukan Hanya Bawa Bantuan, Tapi Juga Empati

Kepala BPOM Taruna Ikrar: Kami Datang ke Sumatera Bukan Hanya Bawa Bantuan, Tapi Juga Empati

Kabar pemerintahan kembali hangat diperbincangkan. Mengenai Kepala BPOM Taruna Ikrar: Kami Datang ke Sumatera Bukan Hanya Bawa Bantuan, Tapi Juga Empati, publik menunggu dampak dan realisasinya. Simak laporannya.
Kepala BPOM Taruna Ikrar: Kami Datang ke Sumatera Bukan Hanya Bawa Bantuan, Tapi Juga Empati

BPOM RI Berdiri Bersama Masyarakat Terdampak Banjir

Di tengah duka dan kelelahan masyarakat akibat banjir yang melanda Aceh, Medan, Sumatera Utara, dan Padang, Sumatera Barat, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menunjukkan kehadirannya sebagai institusi negara yang tidak hanya menjalankan tugasnya, tetapi juga sebagai sahabat dan saudara yang berdiri bersama rakyat.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Komitmen kemanusiaan ini diwujudkan melalui pendirian Posko BPOM Peduli di sejumlah wilayah terdampak bencana. Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, menyampaikan bahwa kehadiran BPOM di lokasi bencana merupakan panggilan nurani. “Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga empati. BPOM hadir sebagai sahabat dan saudara agar masyarakat tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini,” ujar Taruna Ikrar saat meninjau langsung wilayah terdampak.

Melalui gerakan BPOM Peduli, berbagai bantuan kebutuhan dasar dan kesehatan disalurkan, mulai dari sembako dan bahan pangan, bantuan uang tunai dari donatur, pakaian layak pakai, obat-obatan, selimut, hingga dukungan kemanusiaan lainnya sesuai kebutuhan di lapangan. Untuk memenuhi kebutuhan pangan cepat saji, BPOM juga menyalurkan sebanyak 40 ribu roti bagi masyarakat terdampak dan para relawan.

Lebih dari sekadar posko logistik, BPOM menghadirkan posko dengan pendekatan humanis dan ramah komunitas. Posko BPOM Peduli dilengkapi layanan konseling trauma, area istirahat, serta “warkop transit” sebagai ruang hangat bagi relawan untuk menikmati kopi dan teh, menyantap makanan ringan, menunaikan ibadah, hingga sekadar berbincang guna memulihkan kondisi mental sebelum kembali bertugas.

“Kita belajar dari Aceh, Medan, dan Padang bahwa kemanusiaan selalu lebih kuat daripada bencana,” kata Taruna Ikrar. Layanan konseling trauma dilaksanakan oleh keluarga besar BPOM bersama tenaga profesional, khususnya untuk mendampingi anak-anak dan lansia yang terdampak secara psikologis akibat banjir. Sementara "warkop transit" menjadi simpul solidaritas dan koordinasi informal yang menjaga semangat kebersamaan serta ketahanan mental relawan dan tenaga kesehatan.

Dalam rangkaian kunjungan kemanusiaan tersebut, Taruna Ikrar juga menginisiasi penanaman sejuta pohon sebagai simbol kepedulian dan harapan. Pohon-pohon ditanam di lahan yang terdampak banjir sebagai pesan bahwa kehidupan akan kembali tumbuh dan pulih.

Di Padang dan wilayah terdampak di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, Taruna Ikrar didampingi Kepala Balai POM Kota Medan Martin, Staf Khusus dr Wachyudi Muchsin, Tim Ahli Akbar Endra, serta jajaran GP Farmasi dan keluarga besar BPOM. Rombongan disambut langsung Bupati Solok, Jon Firman Pandu, yang menyampaikan apresiasi atas bantuan BPOM, khususnya dukungan obat-obatan. Ia menegaskan bahwa kepastian stok dan keamanan obat di instalasi farmasi pascabencana menjadi kebutuhan paling krusial untuk memastikan layanan kesehatan masyarakat tetap berjalan aman dan berkelanjutan.

Bantuan yang Diberikan oleh BPOM Peduli

  • Bantuan Logistik:
  • Sembako dan bahan pangan
  • Bantuan uang tunai dari donatur
  • Pakaian layak pakai
  • Obat-obatan dan selimut

  • Bantuan Kesehatan:

  • Layanan konseling trauma yang dilakukan oleh tenaga profesional
  • Area istirahat dan tempat untuk memulihkan kondisi mental

  • Bantuan Khusus:

  • Penyaluran 40 ribu roti untuk masyarakat terdampak dan relawan
  • Penanaman sejuta pohon sebagai simbol kepedulian dan harapan

Keberhasilan dalam Bantuan Kemanusiaan

  • Posko BPOM Peduli:
  • Menjadi pusat distribusi bantuan kebutuhan dasar
  • Menyediakan layanan konseling trauma untuk anak-anak dan lansia
  • Memberikan ruang istirahat dan “warkop transit” untuk relawan

  • Koordinasi dengan Pemerintah Daerah:

  • Bupati Solok menyampaikan apresiasi atas bantuan BPOM
  • Memastikan kepastian stok dan keamanan obat di instalasi farmasi


Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan aspirasi Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar