
KAI Daop 4 Semarang Minta Pelanggan Patuhi Aturan Penggunaan Colokan Listrik
KAI Daop 4 Semarang memberikan peringatan kepada seluruh pelanggan untuk menggunakan fasilitas colokan listrik di dalam kereta sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Tujuannya adalah untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Fasilitas colokan listrik disediakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan penumpang. Namun, penggunaannya harus dilakukan dengan memperhatikan faktor keamanan. Pihak KAI Daop 4 Semarang menegaskan bahwa colokan listrik hanya diperbolehkan digunakan untuk perangkat berdaya rendah seperti laptop, ponsel, dan tablet.
Aturan ini tercantum dalam stiker informasi yang terpasang di setiap gerbong. Hal ini bertujuan agar penumpang dapat mengetahui batasan penggunaan colokan listrik. Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa pembatasan daya dimaksudkan untuk mencegah gangguan kelistrikan dan menjaga keselamatan bersama.
Menurut Franoto, daya listrik kereta dirancang sesuai kebutuhan operasional. Oleh karena itu, penggunaannya perlu dibatasi agar tidak menimbulkan arus berlebih. Ia menegaskan bahwa penggunaan yang tidak sesuai dapat menyebabkan gangguan pada sistem listrik di rangkaian serta menurunkan kualitas perjalanan.
KAI juga mengingatkan agar pelanggan tidak menggunakan colokan listrik untuk powerbank besar, alat rumah tangga, atau perangkat berdaya tinggi seperti setrika. Alat masak portabel maupun kipas tambahan juga termasuk dalam kategori perangkat berdaya besar yang dilarang digunakan di colokan listrik kereta.
Menurut Franoto, penggunaan berlebih dapat menyebabkan korsleting dan panas ekstrem yang berisiko terhadap keselamatan penumpang di dalam gerbong. “Kami meminta kerja sama seluruh pelanggan untuk mematuhi aturan penggunaan colokan listrik ini,” ungkap Franoto Wibowo dalam keterangan resminya.
Ia menambahkan, pelanggan diimbau untuk melapor kepada petugas jika menemukan percikan, bau hangus, atau colokan terasa panas saat digunakan. Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya KAI Daop 4 Semarang dalam meningkatkan kesadaran keselamatan di setiap perjalanan kereta api.
Franoto menekankan pentingnya peran pelanggan dalam menjaga fasilitas publik dengan cara mematuhi setiap aturan penggunaan sarana pendukung perjalanan. Fasilitas listrik disediakan untuk membantu aktivitas ringan, seperti mengisi baterai ponsel atau bekerja, tanpa mengorbankan keamanan operasional.
KAI Daop 4 Semarang terus melakukan sosialisasi agar penumpang memahami risiko penggunaan colokan listrik di luar batas daya yang diperbolehkan. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjaga keselamatan di setiap perjalanan.
Kebijakan pembatasan daya juga diterapkan demi menjaga kestabilan sistem kelistrikan di dalam rangkaian kereta agar tidak terganggu beban berlebih. Pelanggan diharapkan tidak sembarangan menghubungkan perangkat selain yang direkomendasikan karena dapat memicu kerusakan pada jaringan listrik.
KAI Daop 4 Semarang terus melakukan pengawasan rutin terhadap fasilitas listrik untuk memastikan seluruh peralatan dalam kondisi aman digunakan. Dengan kerja sama antara pelanggan dan operator, penggunaan colokan listrik dapat berjalan aman, nyaman, serta mendukung kelancaran perjalanan.
KAI Daop 4 Semarang mengajak seluruh pelanggan menjaga fasilitas colokan listrik agar tetap berfungsi sesuai peruntukan demi keselamatan bersama.
Komentar
Kirim Komentar