Kadis Kesehatan Kaltara Beberkan Nasib Program Dokter Terbang Akibat Pemangkasan Anggaran

Kadis Kesehatan Kaltara Beberkan Nasib Program Dokter Terbang Akibat Pemangkasan Anggaran

Kabar pemerintahan kembali hangat diperbincangkan. Mengenai Kadis Kesehatan Kaltara Beberkan Nasib Program Dokter Terbang Akibat Pemangkasan Anggaran, publik menanti dampak dan realisasinya. Simak laporannya.

Program Dokter Terbang di Kaltara Tetap Berlanjut Meski Anggaran Berkurang

Program pelayanan kesehatan dokter terbang di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tetap akan berlangsung meskipun anggaran untuk tahun depan mengalami pengurangan signifikan. Dalam pernyataannya, Kepala Dinas Kesehatan Kaltara, Usman, menyampaikan bahwa layanan ini telah mencakup hampir seluruh wilayah yang menjadi sasaran utama.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pada akhir tahun 2025, pelaksanaan program dokter terbang telah hampir rampung. Hal ini menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan melalui program tersebut telah mencapai sebagian besar wilayah yang dituju. Wilayah-wilayah yang menjadi target utama adalah daerah-daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat maupun laut.

“Saya kira sudah hampir selesai, hampir 100 persen yang kita lakukan untuk kegiatan pelayanan dokter terbang. Artinya wilayah-wilayah yang kita target untuk melayani pelayanan dokter terbang itu sudah hampir semua,” ujar Usman.

Program dokter terbang berlangsung selama satu tahun penuh dan difokuskan pada daerah-daerah yang tidak bisa dijangkau dengan mudah. Meski demikian, anggaran untuk tahun depan mengalami penyesuaian. Anggaran yang sebelumnya mencapai Rp 1,9 miliar kini diprediksi hanya mencapai ratusan juta rupiah, atau sekitar separuh dari anggaran sebelumnya.

Dengan adanya pengurangan anggaran, pelaksanaan dokter terbang ke depan akan menerapkan skala prioritas dalam menentukan wilayah layanan. Daerah yang benar-benar membutuhkan dan tidak bisa dijangkau akan menjadi prioritas utama.

“Ya, mungkin daerahnya nanti kita buat skala prioritas. Memang daerah-daerah yang benar-benar butuh dan tidak bisa dijangkau, itu yang kita prioritaskan,” tambahnya.

Meski belum merinci daerah-daerah yang telah dikunjungi sepanjang tahun ini, Usman memastikan bahwa program tersebut tetap berjalan karena dinilai sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Selain itu, program ini juga mendapatkan penghargaan sebagai inovasi pelayanan publik.

“Artinya dipastikan ini dokter terbang tetap berlanjut. Karena memang ini juga sudah mendapat penghargaan sebagai inovasi pelayanan publik,” ujarnya.

Usman menegaskan bahwa meskipun anggaran berkurang, komitmen pemerintah untuk memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terpencil tetap kuat. Ia menekankan bahwa program ini akan tetap dilaksanakan tanpa mengurangi kualitas pelayanan.

“Yang penting program ini tetap kita laksanakan,” pungkasnya.

Program dokter terbang di Kaltara merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memastikan akses layanan kesehatan yang merata, terutama untuk masyarakat di daerah terpencil. Dengan adanya inisiatif ini, harapan besar dipegang agar kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan dapat terus ditingkatkan.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan pendapat Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar