
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Hari Ibu Nasional: Sejarah, Makna, dan Perayaan di Tahun 2025
Hari Ibu Nasional diperingati setiap tanggal 22 Desember. Pada tahun ini, peringatan tersebut jatuh pada hari Senin (22/12/2025). Berbeda dengan Mother’s Day yang dirayakan di berbagai negara, Hari Ibu Nasional memiliki makna dan latar belakang sejarah yang khas.
Mother’s Day Internasional, khususnya di Amerika Serikat, dirayakan pada Minggu kedua bulan Mei. Pada 2025, perayaan tersebut jatuh pada 11 Mei lalu. Banyak negara lain seperti Kanada, Jepang, China, India, Filipina, Australia, Afrika Selatan, serta sebagian besar negara Eropa juga merayakan Mother’s Day pada Minggu kedua Mei. Namun, tidak semua negara menetapkan tanggal yang sama. Inggris memperingati Mothering Sunday tiga minggu sebelum Paskah. Georgia merayakannya pada 3 Maret, Kosta Rika pada 15 Agustus, Thailand pada 12 Agustus bertepatan dengan ulang tahun ratunya, dan Samoa pada Senin kedua bulan Mei.
Jika ditelusuri dari asal-usulnya, kedua peringatan tersebut memang memiliki latar belakang sejarah serta makna yang berbeda. Di Indonesia, Hari Ibu tidak sekadar dimaknai sebagai momen memberi bunga atau hadiah kepada ibu. Lebih dari itu, peringatan ini merupakan bentuk penghormatan atas perjuangan dan peran perempuan dalam perjalanan sejarah bangsa. Karena alasan tersebut, Hari Ibu di Indonesia kerap disebut sebagai Indonesian Women’s Day.
Sejarah Hari Ibu Nasional
Menurut keterangan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Hari Ibu Nasional berakar dari semangat persatuan perempuan pada masa pergerakan nasional. Momentum ini tidak lepas dari pengaruh Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Pada tahun yang sama, para tokoh perempuan dari berbagai organisasi menggelar Kongres Perempuan Indonesia Pertama di Yogyakarta pada 22–25 Desember 1928. Kongres tersebut melahirkan sebuah federasi bernama Perikatan Perkoempoelan Perempoean Indonesia (PPPI), yang kemudian berubah menjadi Perikatan Perkoempoelan Istri Indonesia (PPII) pada 1929.
Melalui wadah ini, perempuan Indonesia memperjuangkan kesetaraan, kemerdekaan, serta martabat bangsa. Perjuangan itu berlanjut hingga Kongres Perempuan Indonesia II pada 1935 di Jakarta, yang menegaskan peran perempuan sebagai Ibu Bangsa dan pendidik generasi penerus. Puncaknya terjadi pada Kongres Perempuan Indonesia III di Bandung pada 1938. Dalam forum tersebut, tanggal 22 Desember disepakati sebagai Hari Ibu. Penetapan ini kemudian diperkuat secara resmi oleh Presiden Soekarno melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959.
Berbeda dengan Indonesia, sejarah Mother’s Day bermula di Amerika Serikat pada 1868. Saat itu, seorang aktivis perempuan bernama Ann Reeves Jarvis membentuk komite Mother’s Friendship Day yang bertujuan menyatukan kembali keluarga-keluarga yang terpecah akibat Perang Saudara AS. Setelah Ann wafat, gagasan tersebut diteruskan oleh putrinya, Anna Jarvis. Pada 10 Mei 1908, Anna menyelenggarakan peringatan Mother’s Day pertama untuk mengenang ibunya sekaligus mengampanyekan pengakuan hari tersebut secara nasional. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika Presiden AS Woodrow Wilson menetapkan Mother’s Day sebagai hari libur nasional pada 1914.
Perbedaan Utama antara Hari Ibu Nasional dan Mother’s Day Internasional
Sejak awal, Mother’s Day dirancang sebagai perayaan yang bersifat personal dan kekeluargaan. Hal ini tercermin dari penggunaan bentuk tunggal dalam penamaannya, Mother’s Day. Tradisi yang berkembang pun identik dengan makan bersama keluarga, ibadah, mengirim kartu ucapan, dan memberikan hadiah. Namun, seiring berjalannya waktu, Anna Jarvis justru merasa kecewa karena perayaan tersebut dinilai terlalu dikomersialkan. Ia bahkan sempat menyerukan boikot dan melobi pemerintah agar Mother’s Day dibatalkan.
Dilihat dari latar belakangnya, baik Hari Ibu Nasional maupun Mother’s Day sebenarnya sama-sama bertujuan menghormati perempuan. Meski demikian, makna yang diusung keduanya berbeda. Di Indonesia, Hari Ibu dimaknai secara lebih luas sebagai penghargaan atas kontribusi perempuan dalam berbagai peran, baik sebagai ibu, pejuang, pendidik, maupun penggerak masyarakat. Sementara Mother’s Day Internasional lebih menekankan aspek personal, yakni ungkapan rasa terima kasih kepada ibu atas kasih sayang dan pengorbanannya dalam membesarkan anak-anak.
Logo dan Tema Hari Ibu 2025
Logo Hari Ibu 2025 menggambarkan semangat dan peran penting perempuan Indonesia dalam perjalanan bangsa. Berikut makna simbol yang terdapat dalam logo tersebut:
- Setangkai bunga melati melambangkan kasih sayang, kesucian, dan keikhlasan perempuan dalam mengabdi
- Angka 97 menandai panjangnya kiprah perempuan dalam pembangunan
- Merah putih berkibar mencerminkan semangat juang yang pantang menyerah
- Tulisan “Merdeka Melaksanakan Dharma” menegaskan tekad perempuan untuk terus berkontribusi bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa.
Tema Hari Ibu 2025 adalah “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut mengandung makna filosofis sebagai berikut:
- Perempuan berdaya: Perempuan yang memiliki kekuatan, kemampuan, keterampilan, serta kebebasan dalam mengambil keputusan.
- Perempuan berperan aktif dalam kehidupan sosial, melawan ketidakadilan dan diskriminasi gender, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
- Perempuan berkarya: Perempuan yang mengembangkan kemampuan, kreativitas, dan inovasi untuk menghasilkan karya yang bermanfaat, berkualitas, dan berkelanjutan.
- Menuju Indonesia Emas 2045: Visi mewujudkan Indonesia sebagai negara yang berdaulat, maju, adil, dan makmur pada 2045.
Ucapan Hari Ibu 2025
Di Indonesia, peringatan Hari Ibu kerap dirayakan dengan menyampaikan ucapan Selamat Hari Ibu sebagai wujud cinta dan rasa terima kasih kepada ibu. Ungkapan tersebut disampaikan melalui beragam cara, mulai dari media sosial, kartu ucapan, hingga disampaikan secara langsung. Isi ucapan Hari Ibu umumnya memuat apresiasi atas kasih sayang yang tulus, pengorbanan tanpa pamrih, serta kesabaran ibu dalam mendampingi perjalanan hidup anak-anaknya.
Tak hanya datang dari anak, ucapan penghormatan ini juga disampaikan oleh berbagai kalangan sebagai bentuk penghargaan terhadap peran dan keteladanan seorang ibu. Berikut beberapa contoh ucapan Hari Ibu 2025:
- Selamat Hari Ibu 2025. Terima kasih atas cinta yang tak pernah habis, doa yang tak pernah putus, dan pengorbanan yang sering tak terlihat.
- Ibu, di balik langkahku hari ini ada doa-doamu yang menguatkan. Terima kasih telah selalu menjadi rumah yang paling menenangkan.
- Selamat Hari Ibu. Kasih sayangmu adalah kekuatan terbesarku untuk terus melangkah, bahkan saat dunia terasa berat.
- Ibu, tak ada kata yang cukup untuk membalas semua lelah dan sabarmu. Semoga hari ini menjadi pengingat betapa berharganya dirimu.
- Selamat Hari Ibu 2025. Terima kasih telah mencintaiku bahkan ketika aku belum mampu mencintai diriku sendiri.
Twibbon dan Poster Hari Ibu 2025
Dalam menyambut Hari Ibu 22 Desember 2025, kita juga dapat mengekspresikan rasa cinta dan penghormatan kepada ibu melalui twibbon dan poster digital. Twibbon dan poster Hari Ibu kerap digunakan untuk mempercantik foto profil di media sosial atau dibagikan sebagai bentuk ucapan dan apresiasi kepada sosok ibu. Selain praktis, cara ini juga menjadi sarana untuk ikut menyemarakkan peringatan Hari Ibu Nasional secara serentak di ruang digital.
Berikut beberapa contoh twibbon dan poster Hari Ibu 2025 yang bisa digunakan:
- Twibbon Hari Ibu Nasional 2025
- Twibbon Hari Ibu Nasional 2025
- Twibbon Hari Ibu Nasional 2025
- Twibbon Hari Ibu Nasional 2025
- Twibbon Hari Ibu Nasional 2025
- Twibbon Hari Ibu Nasional 2025
- Twibbon Hari Ibu Nasional 2025
- Twibbon Hari Ibu Nasional 2025
- Twibbon Hari Ibu Nasional 2025
- Twibbon Hari Ibu Nasional 2025
Sementara itu, berikut beberapa contoh poster ucapan Selamat Hari Ibu 2025 yang bisa digunakan:
- Poster Selamat Hari Ibu 22 Desember 2025
- Poster Selamat Hari Ibu 22 Desember 2025
- Poster Selamat Hari Ibu 22 Desember 2025
- Poster Selamat Hari Ibu 22 Desember 2025
- Poster Selamat Hari Ibu 22 Desember 2025
- Poster Selamat Hari Ibu 22 Desember 2025
- Poster Selamat Hari Ibu 22 Desember 2025
- Poster Selamat Hari Ibu 22 Desember 2025
- Poster Selamat Hari Ibu 22 Desember 2025
- Poster Selamat Hari Ibu 22 Desember 2025
Peringatan Hari Ibu 22 Desember 2025 bisa menjadi momentum penting untuk kembali memahami makna di balik sejarah Hari Ibu Nasional. Pemahaman filosofi logo dan tema yang diusung, hingga pemanfaatan ragam ucapan, poster, dan twibbon bisa dilakukan untuk memeriahkannya.
Komentar
Kirim Komentar