
Pemkot Balikpapan Dorong Pasar Murah Jelang Nataru
Menjelang masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Komisi II DPRD Kota Balikpapan mengajukan rekomendasi kepada pemerintah kota untuk menyelenggarakan pasar murah di seluruh kecamatan. Langkah ini dimaksudkan sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat, terutama di tengah potensi lonjakan permintaan yang biasanya terjadi menjelang akhir tahun.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Strategi ini disebut sebagai "tameng harga" yang bertujuan melindungi daya beli masyarakat dari kemungkinan gejolak harga yang sering terjadi pada periode tersebut. Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, menegaskan bahwa kenaikan harga menjelang Nataru memang menjadi pola tahunan yang sulit dihindari. Namun, hingga saat ini kondisi pasar di Balikpapan masih terbilang stabil.
“Biasanya menjelang Nataru memang ada kenaikan. Tapi sampai hari ini harga masih aman dan kondusif. Kami terus memantau agar situasi ini tetap stabil sampai hari H,” ujar Fauzi dalam pernyataannya, Minggu (21/12/2025).
Selain fokus pada harga, DPRD juga memastikan stok bahan pokok tetap mencukupi. Hasil koordinasi terakhir dengan instansi terkait menunjukkan bahwa pasokan kebutuhan pokok dalam kondisi aman. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak melakukan pembelian berlebihan, karena hal tersebut justru bisa memicu gejolak harga.
“Kenaikan itu wajar setiap tahun. Selama masih sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), masyarakat tidak perlu panik,” tambah Fauzi.
Strategi Jangka Panjang untuk Stabilitas Harga
Sebagai langkah konkret, Komisi II DPRD kini intens berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Kota Balikpapan untuk menyusun jadwal dan lokasi pasar murah. Program ini diproyeksikan menjadi alat intervensi langsung pemerintah dalam menjaga keseimbangan harga di lapangan.
Fauzi menjelaskan bahwa keberadaan pasar murah bukan hanya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga berfungsi sebagai pengendali pasar agar pedagang tidak menaikkan harga secara sepihak.
“Pasar murah ini penting sebagai penyeimbang. Ketika digelar di setiap kecamatan, harga di pasaran otomatis akan mengikuti dan tetap wajar,” tegasnya.
Manfaat Pasar Murah bagi Masyarakat
Pasar murah diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kalangan yang memiliki keterbatasan ekonomi. Dengan harga yang lebih rendah dibandingkan pasar biasa, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok tanpa merasa terbebani.
Selain itu, pasar murah juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membeli sesuai kebutuhan, bukan sekadar untuk kepuasan diri atau pengaruh sosial. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan di pasar.
Persiapan dan Koordinasi yang Intensif
Komisi II DPRD Balikpapan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk dinas perdagangan, petugas pasar, dan pelaku usaha. Tujuannya adalah memastikan bahwa pelaksanaan pasar murah berjalan lancar dan sesuai dengan harapan.
Dalam persiapan ini, pihaknya juga memastikan bahwa semua kecamatan di Kota Balikpapan mendapatkan akses yang sama terhadap pasar murah. Dengan demikian, setiap warga kota, baik yang tinggal di pusat maupun daerah pinggiran, dapat merasakan manfaat dari program ini.
Kesiapan Pemerintah untuk Menjaga Stabilitas Ekonomi
Pemerintah kota Balikpapan diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi di tengah perayaan Nataru. Dengan adanya pasar murah, diharapkan tidak hanya menjaga harga, tetapi juga menjaga kenyamanan dan ketenangan masyarakat dalam berbelanja.
Komitmen pemerintah untuk menjaga keseimbangan pasar dan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok sangat penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem perekonomian lokal.
Komentar
Kirim Komentar