
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pemeriksaan Kesehatan untuk Warga Binaan Perempuan di Mamuju
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat melakukan skrining terhadap Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan hepatitis pada para warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kabupaten Mamuju. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ibu dan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan perempuan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar, dr. Nur Syamsi Rahim, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud empati dan perhatian kepada warga binaan perempuan yang merupakan kelompok rentan di lingkungan pemasyarakatan. "Kegiatan yang kami lakukan di Lapas Perempuan Mamuju karena rasa empati sesama perempuan. Paling tidak, kami ingin memperhatikan kesehatan mereka, terutama yang berkaitan dengan HIV dan hepatitis," ujarnya.
Dari total 49 warga binaan, sebanyak 45 orang telah menjalani pemeriksaan, sementara empat orang lainnya belum dapat diperiksa karena terlibat dalam aktivitas lain yang tidak bisa ditinggalkan. "Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan pada kesempatan berikutnya. Dari 45 warga binaan yang diperiksa hari ini, hasilnya seluruhnya negatif," tambah Nur Syamsi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan perempuan merasa diperhatikan dan tidak terabaikan hak-hak kesehatannya meskipun dalam keterbatasan ruang dan kebebasan. Nur Syamsi juga mengingatkan masyarakat umum mengenai pentingnya pencegahan HIV dengan menjauhi perilaku berisiko seperti penggunaan narkoba dengan jarum suntik bergantian.
Tujuan dan Manfaat Skrining Kesehatan
Skrining kesehatan ini memiliki beberapa tujuan utama. Pertama, untuk mengetahui tingkat penyebaran HIV dan hepatitis di kalangan warga binaan. Kedua, memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penularan penyakit menular. Ketiga, meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, tentang kesehatan reproduksi dan pencegahan penyakit.
Beberapa manfaat dari kegiatan ini antara lain:
- Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko HIV dan hepatitis.
- Memberikan akses layanan kesehatan bagi kelompok rentan.
- Memastikan bahwa warga binaan mendapatkan perawatan kesehatan yang layak.
- Mengurangi stigma terhadap penyakit menular, terutama HIV.
Langkah-Langkah yang Dilakukan
Dalam pelaksanaan skrining, Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk tenaga medis dan petugas lapas. Proses pemeriksaan meliputi:
- Pengambilan sampel darah untuk deteksi HIV dan hepatitis.
- Pemeriksaan fisik oleh tenaga medis.
- Edukasi tentang cara mencegah penularan penyakit.
Selain itu, kegiatan ini juga diiringi dengan sosialisasi tentang pentingnya hidup sehat dan pola hidup yang aman. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kesadaran yang lebih baik di kalangan warga binaan dan masyarakat luas.
Harapan dan Tindak Lanjut
Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar berharap melalui edukasi dan skrining kesehatan ini, kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, semakin meningkat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penularan penyakit menular seperti HIV dan hepatitis.
Selain itu, pihak dinas juga akan melakukan tindak lanjut berupa pemeriksaan lanjutan dan program edukasi yang lebih intensif. Diharapkan, kegiatan ini menjadi awal dari inisiatif yang lebih besar dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya di kalangan warga binaan.
Komentar
Kirim Komentar