Delapan Tren Smartphone yang Akan Muncul di 2026

Delapan Tren Smartphone yang Akan Muncul di 2026

Dunia gadget kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Delapan Tren Smartphone yang Akan Muncul di 2026 yang menawarkan spesifikasi menarik. Berikut ulasan lengkapnya.


aiotrade, JAKARTA — Pada tahun 2026, smartphone tidak lagi hanya berfungsi sebagai alat komunikasi. Perangkat ini akan berkembang menjadi pusat aktivitas digital yang semakin cerdas, terhubung, dan mampu memenuhi berbagai kebutuhan pengguna baik dalam kehidupan pribadi maupun pekerjaan. Perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan, desain perangkat, hingga konektivitas jaringan mendorong produsen smartphone untuk menghadirkan inovasi baru. Berikut delapan tren yang diperkirakan akan muncul di industri smartphone pada tahun 2026.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Kecerdasan Buatan Terintegrasi Langsung di Perangkat

Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) akan semakin menyatu dengan sistem smartphone. Jika sebelumnya AI lebih banyak hadir sebagai fitur tambahan, pada 2026 pemrosesan AI akan dilakukan langsung di perangkat. Hal ini membuat kinerja lebih cepat, penggunaan lebih aman, serta pengalaman pengguna menjadi lebih mulus tanpa harus selalu terhubung ke cloud. Dengan integrasi AI secara langsung, pengguna dapat merasakan respons yang lebih cepat dan privasi yang lebih terjaga.

Aplikasi Pintar yang Bisa Bertindak untuk Pengguna

Aplikasi di smartphone akan semakin cerdas dan mampu menjalankan berbagai tugas secara otomatis. Aplikasi berbasis AI tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga dapat mengatur jadwal, melakukan pemesanan, hingga mengelola pembayaran. Smartphone pun berfungsi sebagai asisten digital yang membantu aktivitas sehari-hari. Contohnya, aplikasi bisa menawarkan rekomendasi berdasarkan pola penggunaan dan bahkan melakukan tindakan proaktif sesuai kebutuhan pengguna.

Smartphone Layar Lipat dan Multi-Layar Lebih Terjangkau

Perangkat layar lipat dan layar ganda diperkirakan mulai menyasar pasar menengah. Penurunan biaya produksi dan peningkatan kualitas material membuat desain ini semakin diminati. Smartphone multi-layar menawarkan kemudahan multitasking, baik untuk bekerja maupun hiburan. Dengan layar yang bisa dilipat atau dibuka, pengguna dapat mengakses berbagai aplikasi sekaligus tanpa harus beralih antar perangkat.

Perangkat yang Lebih Ramah Lingkungan

Isu lingkungan menjadi perhatian penting dalam pengembangan smartphone. Produsen didorong untuk membuat perangkat yang lebih tahan lama, mudah diperbaiki, serta menggunakan bahan daur ulang. Dukungan pembaruan sistem dan keamanan dalam jangka panjang juga semakin diperhatikan. Dengan fokus pada keberlanjutan, produsen tidak hanya menciptakan produk yang canggih, tetapi juga ramah lingkungan.

Peningkatan Kamera Berbasis AI

Kamera smartphone terus mengalami peningkatan, meski bersifat bertahap. Pada 2026, teknologi AI akan membantu menghasilkan foto dan video yang lebih stabil, tajam, dan optimal dalam kondisi minim cahaya. Kemampuan perekaman dan pengeditan video langsung di perangkat juga semakin ditingkatkan. Pengguna dapat mengambil foto atau merekam video dengan kualitas yang lebih baik tanpa perlu mengandalkan perangkat eksternal.

Pengembangan Layar Holografik

Setelah layar lipat, teknologi layar holografik mulai dikembangkan oleh sejumlah produsen. Meski belum digunakan secara luas, layar 3D tanpa kacamata diperkirakan akan terus disempurnakan dan menarik perhatian pasar pada 2026. Teknologi ini akan memberikan pengalaman visual yang lebih imersif, terutama dalam bidang hiburan dan pendidikan.

Konektivitas Satelit Mulai Digunakan Lebih Luas

Smartphone generasi terbaru mulai mendukung konektivitas satelit. Teknologi ini memungkinkan pengguna tetap terhubung di wilayah yang sulit dijangkau jaringan seluler. Konektivitas satelit membuka peluang komunikasi yang lebih merata, terutama di daerah terpencil. Dengan adanya fitur ini, pengguna tidak perlu khawatir kehilangan akses internet saat berada di lokasi yang tidak memiliki sinyal seluler.

SIM Fisik Perlahan Ditinggalkan

Penggunaan kartu SIM fisik diperkirakan semakin berkurang. Teknologi eSIM dan iSIM memungkinkan konektivitas langsung tertanam di perangkat, sehingga pengguna tidak perlu lagi memasang kartu secara manual. Proses aktivasi jaringan menjadi lebih cepat dan praktis. Dengan demikian, pengguna dapat lebih mudah beralih antar operator tanpa perlu mengganti kartu SIM.

Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah sesuai ekspektasi Anda? Sampaikan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar