Delapan Depot Makan Legendaris Surabaya yang Sudah Turun Temurun, Wajib Dicoba Saat Libur Tahun Baru

Delapan Depot Makan Legendaris Surabaya yang Sudah Turun Temurun, Wajib Dicoba Saat Libur Tahun Baru

Jagat maya sedang ramai membicarakan topik ini. Banyak netizen yang ingin tahu kebenaran di balik Delapan Depot Makan Legendaris Surabaya yang Sudah Turun Temurun, Wajib Dicoba Saat Libur Tahun Baru. Berikut fakta yang berhasil kami kumpulkan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Daftar Depot Makan Legendaris di Surabaya yang Wajib Dikunjungi

Liburan Tahun Baru selalu menjadi momen yang dinantikan oleh banyak orang. Di Surabaya, kota yang dikenal dengan julukan Kota Pahlawan, tidak hanya menawarkan destinasi wisata modern tetapi juga menyimpan berbagai depot makan legendaris yang sudah ada sejak lama dan diwariskan dari generasi ke generasi. Berikut ini adalah delapan depot makan legendaris di Surabaya yang wajib dikunjungi saat liburan.

1. Rawon Setan Embong Malang, Ikon Kuliner Malam Surabaya

Nama 'Rawon Setan' sering membuat penasaran bagi para pengunjung baru. Meski julukannya terdengar misterius, sebenarnya istilah 'setan' merujuk pada jam buka yang aktif hingga tengah malam. Depot ini telah berdiri sejak puluhan tahun lalu dan menjadi salah satu ikon kuliner Surabaya.

Rawonnya terkenal dengan kuah hitam pekat yang berasal dari kluwek berkualitas, disertai potongan daging sapi empuk yang dimasak lama. Aroma rempahnya kuat dan rasanya dalam, cocok disantap bersama nasi hangat, sambal, serta kerupuk udang. Saat libur Tahun Baru, tempat ini biasanya ramai, terutama pada malam hari.

2. Lontong Balap Asli Pak Gendut, Cita Rasa Khas Wong Suroboyo

Lontong balap adalah hidangan khas Surabaya yang tidak boleh dilewatkan. Salah satu yang paling legendaris adalah Lontong Balap Asli Pak Gendut. Isinya sederhana tapi khas: lontong, lentho goreng, tauge segar, tahu, dan disiram kuah gurih serta sedikit petis. Rasanya ringan tapi nagih, cocok untuk disantap pagi atau siang sebelum menjelajah kota.

Selama musim liburan, antrean di sini sering mengular. Jadi, datang lebih awal bisa menjadi strategi jitu agar tidak ketinggalan pesanan.

3. Sate Klopo Ondomohen, Warisan Rasa yang Tak Lekang Waktu

Sate klopo adalah salah satu kuliner unik Surabaya. Sate ini dibuat dengan daging sapi atau ayam yang dibalut parutan kelapa sebelum dibakar, menghasilkan aroma sangit yang menggugah selera. Sate Klopo Ondomohen menjadi legenda utamanya karena resep yang diwariskan turun-temurun.

Perpaduan gurih kelapa, manis bumbu, dan daging yang juicy membuat sate klopo selalu dicari. Porsinya mengenyangkan dan cocok disantap bersama lontong atau nasi.

4. Tahu Telur Pak Sabar, Sederhana tapi Bikin Kangen

Di tengah gempuran makanan kekinian, Tahu Telur atau Tahu Tek Pak Sabar tetap bertahan sebagai favorit. Meskipun terlihat sederhana, kekuatan rasa inilah yang membuatnya tetap diminati.

Potongan tahu goreng, telur dadar, kentang, dan tauge disiram bumbu petis kental yang khas Surabaya. Rasa manis, asin, dan gurihnya seimbang. Depot ini dikenal legendaris karena konsistensi rasa dari dulu hingga sekarang.

5. Rawon Balungan H. Mufid, Surganya Pecinta Tulang Sapi

Jika rawon biasa terasa kurang 'nendang', Rawon Balungan H. Mufid bisa menjadi pilihan. Sesuai namanya, rawon di sini disajikan dengan balungan atau tulang sapi besar yang masih menyimpan daging dan sumsum.

Kuah rawonnya kaya rempah, gurih, dan terasa 'berat' di lidah. Banyak pelanggan setia rela datang jauh-jauh demi menyeruput kuah panas dan menggerogoti balungan hingga bersih.

6. Yong Luck Club, Chinese Food Legendaris di Jantung Kota

Surabaya juga memiliki sejarah panjang dalam hal kuliner Tionghoa. Yong Luck Club adalah salah satu contohnya. Restoran ini sudah berdiri sejak lama dan dikenal menyajikan Chinese food klasik ala Surabaya.

Menu seperti cap cay, fuyunghai, dan aneka olahan seafood disajikan dengan cita rasa yang konsisten dari generasi ke generasi. Suasananya sederhana, tapi justru itu yang membuatnya terasa autentik.

7. Kepiting Cak Gundul 1992, Legenda Seafood Pedas

Meski usianya 'lebih muda' dibanding depot lain, Kepiting Cak Gundul sudah dianggap legendaris sejak berdiri tahun 1992. Tempat ini terkenal dengan aneka olahan kepiting, kerang, dan seafood bercita rasa pedas khas Surabaya.

Bumbu sausnya kuat, pedasnya nampol, dan porsinya memuaskan. Banyak pelanggan datang berkelompok, menjadikan tempat ini cocok untuk makan ramai-ramai setelah seharian keliling kota.

8. Sego Sambel Bu Rudy, Pedasnya Jadi Oleh-Oleh Wajib

Tidak lengkap membahas kuliner Surabaya tanpa menyebut Sego Sambel Bu Rudy. Depot ini terkenal dengan sambal terasinya yang pedas dan aromatik. Disajikan dengan nasi hangat dan lauk sederhana seperti ayam goreng, telur, atau tempe, rasanya justru bikin ketagihan.

Selain makan di tempat, sambal Bu Rudy juga sering diburu sebagai oleh-oleh khas Surabaya. Saat libur panjang, antrean pembeli biasanya memanjang, terutama menjelang sore.

Menutup Perjalanan dengan Rasa

Menjelajah Surabaya saat libur Tahun Baru tak melulu soal destinasi wisata. Menyusuri depot makan legendaris yang sudah turun-temurun justru bisa jadi pengalaman paling berkesan. Dari rawon hingga sambal pedas, setiap suapan membawa cerita tentang kota ini dan warganya.

Jika kamu ingin liburan yang bukan cuma jalan-jalan, tapi juga penuh cerita dan rasa, delapan depot makan legendaris di Surabaya ini layak masuk daftar wajib kunjung. Selamat berburu kuliner dan selamat menikmati libur Tahun Baru di Kota Pahlawan.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa bagikan artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan berita heboh ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar