
Daftar Pengisi Acara Festival Hari Jadi Kota Bandung ke-215
Festival Hari Jadi Kota Bandung atau HJKB adalah puncak perayaan hari jadi ke-215 kota yang dikenal sebagai Paris van Java. Meskipun Hari Jadi Kota Bandung jatuh pada 25 September lalu, puncak acaranya baru digelar hari ini di Lapangan Tegallega.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Acara dimulai pada pukul 11.00 WIB dengan panggung hiburan yang akan dibuka oleh berbagai pengisi acara. Sementara itu, pawai kendaraan hias bertajuk "Sumirat Carnival Citylight Bandung" akan dimulai pukul 19.00 dari Balai Kota. Warga maupun wisatawan bisa menyaksikan acara ini secara gratis.
Pengisi Acara dan Rundown Festival
Berikut adalah daftar pengisi acara dalam Festival Hari Jadi Kota Bandung ke-215:
- 11.00: Opening
- 12.30: Time Bomb
- 13.30: Galaksi Nongnong
- 13.55: Tikpul x Musisi Bandung Pisan
- 15.05: Manshur Angklung
- 15.15: PHB
- 16.00: Pemuda Pemandu Lagu x Givani Gumilang
- 16.50: PAS Band
- 19.00: Sumirat Carnival Citylight Bandung
- 20.00: Pengumuman pemenang mobil hias
- 20.18: Kuburan
- 21.06: Gigi
- 21.51: Closing
Rute Pawai Kendaraan Hias
Pawai kendaraan hias "Sumirat Carnival Citylight Bandung" akan melewati rute berikut:
- Balai Kota Bandung
- Jalan Aceh
- Jalan Merdeka
- Jalan Perintis Kemerdekaan
- Jalan Suniaraja
- Jalan Ottoiskandardinata
- Lapangan Tegallega
Lokasi Kantong Parkir
Bagi warga maupun wisatawan yang ingin menghadiri acara dan membawa kendaraan pribadi, berikut lokasi kantong parkir yang tersedia:
- Pelataran parkir gereja GPIB Bethel, Jalan Wastukencana
- Pelataran parkir St. Angela
- SDN Merdeka
- Bandung Indah Plaza
- Taman Dewi Sartika
- Jalan Aceh
- Jalan Sumatera
- Jalan Purnawarman
- Jalan Moh. Toha
- Jalan Peta
Keterangan Wali Kota Bandung
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa pawai kendaraan hias malam hari ini memiliki konsep "Bandung Menyala", yang akan memanjakan mata warga dengan gemerlap cahaya lampu di sepanjang rute pawai.
"Kita akan mulai setelah maghrib tanggal 25 Oktober. Pawai mobil hias HJKB ini semuanya menggunakan lampu jadi pawai bercahaya," ujarnya.
Pawai kendaraan hias ini akan diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, BUMD, komunitas kreatif, dan kelompok seni lokal. Semua elemen tersebut akan turut serta dalam pawai untuk menunjukkan semangat kebersamaan dan kebanggaan terhadap kota.
Farhan juga menyampaikan bahwa peserta pawai tidak diundang dari luar kota karena pertimbangan kondisi arus lalu lintas. "Kita tidak undang dari luar kota dulu, karena Bandung sudah tiga minggu terakhir macet terus. Kita khawatir menambah kepadatan," katanya.
Ia berharap, pawai kendaraan hias ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga menjadi ajang refleksi bagi masyarakat untuk semakin mencintai kotanya dan menjaga kebersihan selama perayaan berlangsung. "Ini pesta rakyat Bandung, jadi mari kita rayakan dengan semangat kebersamaan," ujarnya.
Tema dan Desain Kendaraan Hias
Setiap kendaraan hias dalam pawai akan menampilkan tema berbeda, seperti sejarah Kota Bandung, inovasi pembangunan, budaya Sunda, dan semangat keberlanjutan lingkungan. Seluruh kendaraan tersebut akan dihiasi dengan lampu warna-warni dan ornamen kreatif khas Kota Bandung, mencerminkan semangat kota yang terus tumbuh sebagai Kota Kreatif Dunia versi UNESCO.
Komentar
Kirim Komentar