Cara Kehamilan Mempengaruhi Kesehatan Kulit

Cara Kehamilan Mempengaruhi Kesehatan Kulit

Dunia olahraga tengah memanas hari ini. Terkait Cara Kehamilan Mempengaruhi Kesehatan Kulit, para fans tentu sudah menanti kepastian beritanya. Simak informasi terbarunya.
Cara Kehamilan Mempengaruhi Kesehatan Kulit

Perubahan Hormon Selama Kehamilan dan Pengaruhnya pada Kulit

Selama masa kehamilan, tubuh seorang wanita mengalami berbagai perubahan yang sangat signifikan. Salah satu aspek yang paling terasa adalah perubahan hormon. Namun, tidak hanya hormon saja yang berubah, tetapi juga respons imun dan sistem vaskular dalam tubuh. Hal ini dapat memengaruhi kondisi kulit dan reaksi terhadap produk skincare yang digunakan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Arieffah, Sp.KK, menjelaskan bahwa kehamilan memengaruhi hampir semua aspek dalam tubuh. "Jadi bukan hanya hormon, tapi juga respons imun dan perubahan pada pembuluh darah," ujarnya. Ia mencontohkan bagaimana seorang ibu yang sebelumnya tidak alergi terhadap protein tertentu bisa menjadi alergi setelah hamil. Hal ini menunjukkan adanya perubahan pada sistem imunologis.

Perubahan vaskuler juga sering terjadi selama kehamilan. Contohnya adalah bengkak di kaki atau munculnya varises. Ini disebabkan oleh perubahan pada sistem sirkulasi darah. Sementara itu, perubahan hormon sendiri memiliki dampak yang jelas pada kulit. Beberapa contoh yang sering terjadi adalah:

  • Banyak wanita yang sebelumnya tidak berjerawat tiba-tiba mengalami jerawat selama kehamilan, bahkan bisa lebih parah.
  • Sebaliknya, ada juga yang jerawatnya membaik selama kehamilan.
  • Flek hitam atau noda coklat pada wajah sering muncul akibat pengaruh hormon.
  • Rambut rontok juga bisa terjadi, meskipun biasanya terjadi 3-6 bulan setelah melahirkan dan bersifat reversibel.

Profil Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin

dr. Arieffah, Sp.KK adalah seorang dokter spesialis kulit dan kelamin yang saat ini sedang berpraktek di RS Hermina Solo dan JIH Solo. Sebelumnya, ia pernah bekerja di beberapa rumah sakit ternama di berbagai daerah, antara lain:

  • RS Permata Depok dari 2013 hingga 2017
  • RS Kemang Medical Care Jakarta Selatan dari 2014 hingga 2017
  • RS Jakarta Medical Care Jakarta Selatan dari 2015 hingga 2017
  • RS. DKT Slamet Riyadi Solo

Pengalaman kerja yang luas membuat dr. Arieffah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang mendalam dalam menangani berbagai masalah kulit, termasuk perubahan yang terjadi selama kehamilan.

Rekomendasi untuk Ibu Hamil dalam Menggunakan Skincare

Bagi ibu hamil, penting untuk memperhatikan jenis produk skincare yang digunakan. Perubahan hormon dan respons imun bisa membuat kulit lebih sensitif terhadap bahan-bahan tertentu. Oleh karena itu, disarankan untuk memilih produk yang ramah kulit dan tidak mengandung bahan kimia keras seperti retinol atau asam salisilat.

Ibu hamil juga disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit sebelum menggunakan produk baru. Ini akan membantu menghindari reaksi yang tidak diinginkan dan menjaga kesehatan kulit secara optimal.

Kesimpulan

Perubahan selama kehamilan tidak hanya terbatas pada hormon, tetapi juga melibatkan sistem imun dan vaskular. Hal ini dapat memengaruhi kondisi kulit dan respons terhadap produk skincare. Dengan pemahaman yang tepat dan penggunaan produk yang sesuai, ibu hamil dapat menjaga kesehatan kulit tanpa mengganggu kesehatan janin.

Kesimpulan: Jangan lewatkan aksi atlet/tim kebanggaan Anda. Nantikan terus update pertandingan selanjutnya hanya di portal kami.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar