
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Perbedaan Antargenerasi dan Kebiasaan yang Kembali Populer
Perbedaan antar generasi sering kali memicu perdebatan, terutama mengenai gaya hidup dan tren yang relevan. Namun, sejarah sering kali berulang, dan apa yang dianggap kuno oleh satu generasi bisa menjadi daya tarik baru. Saat ini, beberapa kebiasaan lama tampak kembali naik daun. Dalam artikel ini, kita akan melihat delapan kebiasaan yang populer di kalangan Generasi Boomer kembali diadopsi oleh Generasi Z.
1. Komunikasi Analog yang Santai
Di tengah gempuran notifikasi digital, Gen Z menemukan daya tarik pada komunikasi analog. Mereka kembali menyukai surat tulisan tangan, mesin ketik, hingga telepon putar model lama. Hal ini adalah bentuk keren yang anti-mainstream bagi generasi digital. Mereka merasa lebih terhubung dengan orang lain melalui cara yang lebih personal dan penuh makna.
2. Memasak Semua Makanan dari Awal
Kepuasan membuat hidangan lezat dengan tangan sendiri kini dirasakan oleh Gen Z. Mereka menemukan kembali kegembiraan dari memasak segala sesuatu dari bahan mentah. Kenyamanan makanan cepat saji tidak lagi mampu bersaing dengan kepuasan ini. Proses memasak memberikan rasa pencapaian dan kepuasan yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.
3. Koleksi Piringan Hitam Vinyl
Piringan hitam kembali menjadi tren utama karena Gen Z menyukai pengalaman yang bersifat taktil. Mereka menghargai seni album dan suara hangat yang dihasilkan oleh vinyl tersebut. Penjualan vinyl bahkan melampaui CD di tahun 2020, membuktikan kembalinya tren ini. Mereka menikmati proses memutar musik secara manual dan merasakan keunikan suara yang dihasilkan.
4. Berbelanja di Toko Barang Bekas (Thrift Shopping)
Di era fast fashion, Gen Z mulai mengambil langkah mundur dengan merangkul seni berbelanja barang bekas. Mereka memilih membeli barang yang sudah pernah dicintai daripada produk yang benar-benar baru. Ini adalah tren yang didorong oleh kesadaran akan keberlanjutan. Mereka lebih memilih barang yang memiliki cerita dan nilai estetika yang unik.
5. Makan Malam Bersama Keluarga di Rumah
Meskipun jadwal sangat padat, Gen Z menghidupkan kembali tradisi makan malam bersama keluarga. Mereka meluangkan waktu untuk duduk, berbagi cerita harian, dan menikmati makanan buatan rumah. Ini adalah waktu yang berharga untuk menjalin koneksi yang bermakna. Mereka merasa lebih dekat dengan keluarga dan menghargai momen-momen sederhana.
6. Membaca Buku dalam Bentuk Fisik
Satu di antara kebiasaan yang kembali populer adalah membaca buku fisik, meninggalkan layar gawai. Mereka menyukai bau kertas, bobot buku di tangan, dan kepuasan membalik halaman. Memiliki rak buku yang penuh koleksi mereka sendiri juga menjadi sebuah kebahagiaan. Mereka merasa lebih terhubung dengan isi buku dan merasakan sensasi yang berbeda dibandingkan membaca di layar.
7. Berkebun dan Bercocok Tanam
Berkebun menawarkan rasa pencapaian yang sulit ditandingi oleh kegiatan lain. Merawat benih hingga menjadi tanaman dewasa memberikan cara istirahat dari kehidupan digital. Jangan kaget jika Gen Z kini lebih memilih alat berkebun daripada gawai elektronik. Mereka menikmati proses pertumbuhan dan keindahan alam.
8. Proyek Kerajinan Tangan Mandiri (DIY)
Gen Z merangkul kepuasan membuat segala sesuatu sendiri, dari memperbaiki furnitur hingga menjahit pakaian. Tren DIY ini menunjukkan kemandirian dan kecerdikan generasi muda. Selain itu, mereka juga berkontribusi pada pengurangan limbah dan menjaga lingkungan. Mereka percaya bahwa membuat sesuatu sendiri memberikan nilai tambah dan kepuasan yang tidak bisa diperoleh dari pembelian biasa.
Kesimpulan
Daur ulang tren ini menunjukkan bahwa kebiasaan yang berpusat pada pengalaman otentik memiliki daya tahan abadi. Meskipun teknologi terus maju, pengalaman yang bersifat nyata tetap dicari oleh setiap generasi. Pesona pada sesuatu yang praktis dan juga manusiawi selalu menemukan jalannya untuk kembali. Pada akhirnya, kesamaan antara Gen Z dan Boomer dalam hal kebiasaan menunjukkan bahwa ada nilai-nilai universal yang selalu disukai. Ini adalah bukti bahwa kemajuan tidak selalu berarti meninggalkan semua yang ada di masa lalu.
Komentar
Kirim Komentar