8 Cara Aman Mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua

8 Cara Aman Mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua

Info kesehatan kali ini membahas topik yang penting bagi kita. Terkait 8 Cara Aman Mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua, banyak fakta menarik yang perlu Anda ketahui. Simak penjelasannya.
Featured Image

Penyebab dan Cara Mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi

Hidung tersumbat tidak hanya dialami oleh orang dewasa, tetapi juga bisa terjadi pada bayi. Kondisi ini memang umum, tetapi seringkali membuat orang tua khawatir. Menurut informasi yang diberikan oleh berbagai sumber kesehatan, bayi cenderung lebih rentan mengalami hidung tersumbat karena sistem pertahanan tubuhnya belum berkembang sepenuhnya. Selain itu, pembengkakan pada jaringan hidung, pembuluh darah, atau peradangan saat pilek dapat memperburuk kondisi tersebut.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Hidung tersumbat pada bayi bisa menyebabkan kesulitan bernapas, rewel, dan menangis terus-menerus. Hal ini tentu membuat bayi merasa tidak nyaman. Akibatnya, bayi bisa menjadi malas menyusu, nafsu makan menurun, bahkan kualitas tidur juga terganggu. Meski sebagian besar kasus hidung tersumbat tidak berbahaya dan biasanya akan sembuh sendiri dalam beberapa minggu, orang tua tetap perlu memberikan perhatian khusus agar bayi tidak terganggu aktivitas harian.

Berikut beberapa cara sederhana yang dapat dicoba di rumah untuk membantu mengatasi hidung tersumbat pada bayi:

  • Gunakan Vaporizer atau Humidifier
    Menambahkan kelembapan udara dengan alat seperti humidifier atau vaporizer bisa membantu mengencerkan lendir di hidung bayi. Letakkan alat ini di dalam ruangan tempat bayi beristirahat. Udara yang lembap akan membuat saluran pernapasan terasa lebih lega.

  • Pemberian Obat Tetes Hidung Larutan Garam
    Orang tua dapat menggunakan obat tetes hidung khusus bayi yang tersedia di apotek. Caranya, posisikan bayi dalam posisi tegak, lalu teteskan dua hingga tiga tetes pada masing-masing lubang hidung. Setelah itu, baringkan bayi dengan kepala sedikit lebih rendah dari tubuhnya. Setelah lendir mencair, Anda bisa menggunakan aspirator hidung, tetapi hindari memasukkan alat terlalu dalam. Selain membeli di apotek, larutan garam ini juga bisa dibuat sendiri di rumah dengan mencampurkan seperempat sendok teh garam ke dalam segelas air hangat (240 ml).

  • Bersihkan Lendir yang Mengering
    Lendir kering sering kali menempel di bagian luar hidung bayi. Untuk membersihkannya, gunakan kain lembut yang dibasahi air hangat. Cara ini tidak hanya membuat pernapasan bayi lebih lega, tetapi juga mencegah iritasi.

  • Tepuk Perlahan Bagian Punggung Bayi
    Gerakan menepuk punggung bayi secara lembut dapat membantu mengeluarkan dahak di saluran pernapasan. Saat dahak keluar, bayi akan lebih mudah batuk, sehingga hidung tersumbat bisa berkurang.

  • Oleskan Petroleum Jelly di Sekitar Hidung
    Kulit di sekitar lubang hidung bayi bisa mengalami iritasi akibat sering keluar lendir atau sering dibersihkan. Untuk mencegah hal ini, oleskan sedikit petroleum jelly di bagian luar lubang hidung bayi.

  • Encerkan Lendir dengan Uap Air Hangat
    Menghirup uap air hangat membantu membuka saluran pernapasan dan membuat lendir lebih encer. Anda bisa menyalakan diffuser yang ditetesi minyak esensial aman untuk bayi, atau cukup menyalakan air panas di kamar mandi lalu ajak bayi menghirup uapnya dalam waktu singkat.

  • Atur Posisi Tidur Bayi
    Saat bayi tidur, posisikan kepala sedikit lebih tinggi dibandingkan tubuh agar pernapasan menjadi lebih mudah. Gunakan bantal yang agak keras, tetapi pastikan tetap aman dan selalu dalam pengawasan orang tua.

  • Jemur Bayi di Pagi Hari
    Menjemur bayi selama beberapa menit di bawah sinar matahari pagi dapat membantu mengencerkan lendir sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh. Waktu terbaik biasanya sekitar pukul 07.00–08.00 pagi.

Kesimpulan: Semoga informasi ini bermanfaat bagi kesehatan Anda dan keluarga. Utamakan kesehatan dengan pola hidup yang baik.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar