10 Dokter Sukarelawan Dikirim ke Lokasi Banjir Bandang Sumatera Barat

10 Dokter Sukarelawan Dikirim ke Lokasi Banjir Bandang Sumatera Barat

Info kesehatan kali ini membahas topik yang penting bagi kita. Terkait 10 Dokter Sukarelawan Dikirim ke Lokasi Banjir Bandang Sumatera Barat, banyak fakta menarik yang perlu Anda ketahui. Simak penjelasannya.


jatim.aiotrade
, SURABAYA - Universitas Ciputra (UC) mengirimkan tim dokter sukarelawan ke wilayah yang terkena dampak banjir bandang di Sumatera Barat. Tindakan ini merupakan wujud kepedulian UC terhadap masyarakat yang menjadi korban bencana alam.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Tim medis diterjunkan untuk memberikan layanan kesehatan dan mencegah kemungkinan munculnya wabah penyakit setelah bencana. Melalui Fakultas Kedokteran, sebanyak 10 dokter relawan ditugaskan untuk memberikan pelayanan langsung kepada warga di beberapa wilayah di Kota Padang dan sekitarnya. Mereka akan bertugas hingga 31 Januari 2026 dengan fokus pada penanganan penyakit yang sering muncul pasca-banjir.

Rektor Universitas Ciputra, Prof. Dr. Wirawan Endro Dwi Radianto, M.ScA., CA., Ak., menyampaikan bahwa kegiatan kemanusiaan ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui program pengabdian kepada masyarakat. Ia menjelaskan bahwa universitas rutin mendapatkan hibah Kemendiktisaintek setiap tahun. Namun, tahun ini ada pos khusus untuk Fakultas Kedokteran dengan fokus pada penanganan bencana di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Dukungan ini sangat membantu dalam upaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

Menurutnya, dukungan kementerian tidak hanya berupa dana, tetapi juga diwujudkan dalam koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi mitra di daerah terdampak. Koordinasi yang baik dilakukan antara UC dan mitra-mitranya, seperti Universitas Andalas di Sumatra Barat.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran UC, Prof Dr dr Hendy Hendarto, Sp.OG(K), Subsp. FER., menjelaskan bahwa peran tim dokter sukarelawan tidak hanya terbatas pada layanan medis, tetapi juga edukasi kesehatan bagi masyarakat. Selain memberikan layanan medis, tim juga memberikan penyuluhan tentang pola hidup bersih dan sehat di lingkungan pascabanjir. Hal ini penting untuk mencegah penyakit berkembang menjadi wabah.

Menurutnya, beberapa penyakit yang perlu diwaspadai setelah banjir antara lain demam berdarah, diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit, leptospirosis, serta gangguan psikologis pada korban bencana.

Selain mengirimkan tenaga medis, Universitas Ciputra juga menyalurkan bantuan logistik berupa alat kesehatan, obat-obatan, serta kebutuhan hidup bagi masyarakat terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga sekaligus mencegah terjadinya krisis kesehatan jangka panjang di wilayah Sumatera Barat.

Kesimpulan: Semoga informasi ini bermanfaat bagi kesehatan Anda dan keluarga. Jaga selalu kesehatan dengan pola hidup yang baik.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar