sholat tiang agama

sholat tiang agama

ASSALAMUALAIKUM WR.WB
             بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

نَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرِنَوْرِ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهَلَهُ ، إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ , وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ اِجْمَ. أَمَّا بَعْدُ

Artinya: “Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, yang kita memuji-Nya, memohon pertolongan kepada-Nya, memohon ampun kepada-Nya, dan kita berlindung kepada Allah dari kejahatan diri-diri kita dan dari keburukan amal-amal perbuatan kita. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tak seorangpun dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yang Allah sesatkan maka tak seorangpun mampu memberikan petunjuk. Aku dan Allah bersaksi, bahwa tidak ada Tuhan selain dariNya. utusan-Nya. Ya Allah, berikan rahmat, keselamatan serta barakah kepada Junjungan kita Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya.

Hadirin yang dirahmati Allah,

Tema dakwah kita kali ini ialah “Sholat Tiang Agama”.

Saudara seiman dan seislam yang saya hormati, kita perlu terus mengingat dan mengetahui bahawa solat adalah tiang agama. Ini menjadi suatu hal yang tidak boleh dipungkiri kebenarannya.

Sholat menjadi amalan yang pertama kali dihisab di yaumul akhir kelak. Melaksanakan ibadah menjadi kewajiban setiap muslim sepanjang hayat

Rasulullah ﷺ bersabda:

> "الصَّلَاةُ عِمَادُ الدِّينِ، مَنْ أَقَامَهَا فَقَدْ أَقَامَ الدِّينَ، وَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ هِدَمَ الْهَدَمَ.

“Salat adalah tiang agama. Barang siapa mendirikannya maka ia telah menegakkan agama, dan barang siapa meninggalkannya maka ia telah meruntuhkan agama.”

(HR. Thabrani)Makna dari hadits ini sangat mendalam. Ibarat sebuah bangunan, tiang adalah penopangnya. Bila tiang roboh, maka seluruh bangunan akan runtuh. Begitu juga dengan agama, jika salat diabaikan, maka runtuhlah nilai-nilai keimanan dalam diri seorang muslim.


Hadirin sekalian,

Sholat bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga merupakan bukti cinta dan ketaatan kita kepada Allah SWT. Melalui solat, kita diajar untuk disiplin waktu, menjaga kebersihan, dan mengingat Allah dalam setiap keadaan. Lima waktu solat yang telah ditetapkan bukanlah beban, tetapi rahmat dan pedoman hidup.


Apabila seorang muslim menegakkan solat dengan benar dan khusyuk, maka solat itu akan mencegahnya daripada perbuatan keji dan mungkar. Sebagaimana firman Allah dalam surah Al-'Ankabut ayat 45:


> إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ

“Sesungguhnya solat itu mencegah daripada perbuatan keji dan mungkar.”

Solat juga menjadi penghapus dosa dan penenang hati. Dalam setiap rukuk dan sujud, tersimpan makna penghambaan dan kerendahan hati di hadapan Sang Pencipta. Orang yang selalu menjaga solatnya akan dijaga oleh Allah di dunia dan akhirat.


Namun sayangnya, banyak di antara kita yang masih meremehkan solat. Ada yang sibuk dengan urusan dunia, ada pula yang menunda-nunda waktu solat. Padahal, dunia hanyalah sementara, sedangkan solat adalah bekal abadi yang akan menolong kita di akhirat kelak.


Hadirin yang dimuliakan Allah,

Marilah kita mula dari diri kita sendiri. Tegakkan solat lima waktu tepat pada waktunya, ajak keluarga kita untuk bersama-sama mendirikan solat, dan jadikan solat sebagai pusat kehidupan kita. Kerana ketika solat kita baik, maka baik pula seluruh amal kita.

Semoga kita semua menjadi hamba-hamba Allah yang istiqamah dalam mendirikan solat, menjadikan solat sebagai cahaya kehidupan, dan memperoleh kebahagiaan dunia serta akhirat

وَاللّٰهُ الْمُوَفِّقُ إِلَى أَقْوَمِ الطَّرِيقِ

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Berita Popular

Advertisement