Video Zulkifli Hasan yang Viral dan Reaksi Publik
Sebuah video yang menampilkan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau dikenal sebagai Zulhas, tengah menyantap sate bersama sejumlah orang mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Dalam video tersebut, Zulhas terlihat makan bersama beberapa orang, termasuk anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PAN, Nazaruddin Dek Gam. Perhatian publik semakin tertuju karena saat menikmati hidangan, Zulhas tampak menenteng cerutu di tangan kirinya.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Momen inilah yang kemudian menuai beragam reaksi dari warganet. Video tersebut diketahui viral setelah diunggah oleh akun Instagram @4maze pada Senin (15/12/2025). Sejak saat itu, potongan video tersebut menyebar luas dan memicu perdebatan di kalangan pengguna media sosial. Sejumlah warganet menilai aksi Zulhas tersebut kurang menunjukkan empati, terutama di tengah kondisi masyarakat yang tengah terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Beberapa komentar warganet mengkritik sikap Zulhas saat makan bersama rombongan di tengah situasi bencana. Mereka menilai bahwa ia tidak memiliki nurani dan empati plus tidak adab di tengah masyarakat yang ditimpa bencana dan kelaparan. "Sepertinya menteri ini tidak punya nurani dan empati plus nir adab di tengah masarakat ditimpa bencana dan kelaparan, dia makan enak dengan rombongannya dan ditingkahi cerutu menyala di tangan sambil makan," ujar salah satu warganet.
Tidak hanya melayangkan kritik langsung, sejumlah pengguna media sosial juga menautkan akun Instagram anak Zulhas, Putri Zulkifli Hasan. Mereka berharap Putri dapat menyampaikan pesan kepada sang ayah agar lebih menunjukkan empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana dan mengalami kelaparan. "Enak ya makannya. Kalian lihat itu warga Aceh kelaparan. Kasih tahu bapak Anda @putri_zulhas," tulis warganet.
Pembelaan dari Partai Amanat Nasional (PAN)
Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Muladi, pun buka suara terkait video Zulhas tersebut. Dia menjelaskan bahwa Ketua Umum PAN itu tengah makan di salah satu rumah makan masakan Padang. "Bang Zul makan, seperti di rumah makan Padang. Semua tersaji dan tidak semua dimakan," katanya kepada Tribunnews.com, Rabu (17/12/2025).
Viva mengungkapkan bahwa Zulhas tidak memakan seluruh makanan yang tersaji. Pasalnya, kata Viva, Zulhas tidak pernah ingin makan hingga kenyang. Dia menuturkan hal tersebut sudah lama dilakukan oleh Zulhas. "Saya tahu, Bang Zul makan secukupnya. Selalu dikatakan oleh Bang Zul bahwa kalau ingin sehat maka perut itu seperti untuk diisi makan saja. Selebihnya untuk kebutuhan kesehatan yang lain," jelasnya.
Terkait kritik warganet yang menyebut Zulhas tak berempati karena makan enak di tengah penderitaan korban terdampak banjir Sumatera, Viva melakukan pembelaan. Dia menilai pihak yang mengkritik tersebut mempunyai penyakit hati terhadap Zulhas. "Kalau ada yang punya penyakit hati, tentu akan punya pemikiran negatif," tuturnya.
Ketika ditanya terkait cerutu yang dipegang oleh Zulhas, Viva enggan untuk mengomentarinya. "Bertanya soal program pemerintah saja," pungkasnya.

Tindakan Zulhas Saat Mengunjungi Korban Bencana
Sebelumnya, Zulhas juga sempat viral saat dirinya memanggul karung beras ketika mengunjungi korban banjir bandang dan tanah longsor di Sumbar. Momen tersebut diketahui melalui video di akun Instagram Zulhas beberapa waktu lalu. Tindakan Zulhas pun dikritik dan dianggap telah melakukan pencitraan.
Dia menyebut aksinya itu bukanlah pencitraan, tetapi murni dilakukan sebagai bentuk berbagi terhadap sesama. Ia mengaku apa yang dilakukannya tersebut merupakan didikan orang tuanya sejak kecil. "Saya setiap hari harus memberi. Dulu saya dihujat karena saya memberi uang, masuk sampai di Najwa Shihab. Setiap hari itu kebiasaan mulai kecil susah maupun senang."
"Saya mulai 6 tahun, 7 tahun dibiasakan berbagi. Setiap saya ke daerah, tanya teman-teman saya, saya mau bagi beras. Biasa saya gotong beras itu, biasa," katanya saat memberikan sambutan dalam Acara BIG Conference 2025 di Jakarta pada Senin (8/12/2025) lalu.
Di sisi lain, Zulhas meminta agar aksi dirinya memanggul beras tidak diributkan oleh masyarakat. Ia ingin agar masyarakat memberikan perhatian lebih terhadap korban terdampak bencana di Sumatera serta turut memberikan bantuan. "Satu rupiah pun penting bagi mereka. satu karung beras pun penting, apa saja. Mau katain saya nggak ada masalah, tapi bantulah saudara-saudara kita yang ada di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, mudah-mudahan itu bisa meringankan beban mereka," pungkasnya.
Komentar
Kirim Komentar