Wisata Bukit Menoreh: Rasa Kuliner di Puncak Gunung

Wisata Bukit Menoreh: Rasa Kuliner di Puncak Gunung

Berita mancanegara hari ini diwarnai peristiwa penting. Topik Wisata Bukit Menoreh: Rasa Kuliner di Puncak Gunung tengah menjadi perhatian global. Berikut laporan selengkapnya.

Destinasi Wisata Unik di Yogyakarta: Bukit Menoreh yang Menawarkan Pengalaman Berbeda

Yogyakarta tidak hanya dikenal dengan wisata budaya dan sejarahnya, tetapi juga memiliki berbagai tempat wisata alam yang menarik. Salah satu yang mungkin belum banyak diketahui adalah Bukit Menoreh. Tempat ini menjadi salah satu destinasi yang patut dicoba bagi para penggemar pemandangan indah dan suasana yang tenang.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Bukit Menoreh terletak di Jl. Kebun Teh Nglinggo, Sumbersari, Ngargoretno, Kec. Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tempat ini buka setiap hari selama 24 jam, sehingga pengunjung bisa datang kapan saja sesuai keinginan. Meski lokasinya di puncak gunung, akses menuju Bukit Menoreh cukup mudah karena tersedia lift sepanjang 100 meter yang dirancang agar pengunjung dapat melihat seluruh pemandangan alam yang ada di Gunung Menoreh.

Selain itu, saat ini tersedia wahana baru bernama “Jogja Air cruise” yang merupakan kereta gantung. Kendaraan ini bisa terbang rendah keluar masuk hutan dengan dikendalikan oleh penumpangnya sendiri. Wahana ini memberikan pengalaman unik dan memperkaya sensasi berkunjung ke Bukit Menoreh.

Bukit Menoreh juga dikenal dengan sebutan Tumpeng Menoreh oleh masyarakat setempat. Decks outdoor yang berundak membuatnya mirip seperti tumpeng, sehingga menjadikannya sebagai ciri khas dari tempat ini. Selain itu, Tumpeng Menoreh dibangun oleh musisi Erix Soekamti dan mulai dibuka pada tahun 2021. Tempat ini menawarkan pemandangan tiga gunung besar di Jawa, yaitu Merapi, Merbabu, dan Sindoro-Sumbing.

Untuk mencapai Tumpeng Menoreh, pengunjung bisa memilih tiga jalur yang tersedia. Dua di antaranya adalah Jalur Nglinggo di Kulon Progo dan Jalur Suroloyo yang bisa digunakan jika menggunakan kendaraan roda dua. Namun, perlu diperhatikan bahwa jalan menuju lokasi cukup menanjaki, sehingga pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan siap untuk perjalanan.

Di Tumpeng Menoreh, pengunjung bisa menikmati berbagai menu makanan yang disajikan secara prasmanan. Masakan yang disajikan berasal dari hasil olahan ibu-ibu warga sekitar. Selain itu, pengunjung juga bisa membeli produk UMKM seperti teh, jamu, susu kambing etawa, dan lainnya.

Tidak hanya itu, Tumpeng Menoreh juga menyediakan berbagai jenis kopi lokal, seperti Kopi Liar, Kopi Merah (dari Desa Ngargoretno, Magelang), Kopi Mbajing (dari Desa Pagerharjo, Kulonprogo) dan Kopi Benowo (dari Desa Benowo, Purworejo). Ini menjadikannya tempat yang cocok bagi pecinta kopi.

Harga tiket masuk ke Tumpeng Menoreh adalah sebesar Rp50.000 per orang, yang sudah termasuk voucher makan senilai Rp25.000 yang bisa ditukarkan di area restoran. Harga ini tergolong terjangkau mengingat pengalaman yang diberikan sangat istimewa.

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Bukit Menoreh adalah jelang matahari terbit dan tenggelam. Pemandangan alam akan terlihat jelas di siang hari, namun kamu juga bisa melihat gemerlap lampu dan bintang di malam hari. Ini membuat Bukit Menoreh menjadi tempat yang cocok untuk berfoto dan menikmati keindahan alam.

Dengan berbagai fasilitas dan pengalaman yang unik, Bukit Menoreh menjadi salah satu destinasi wisata yang layak dikunjungi. Baik untuk bersantai, menikmati kuliner, atau sekadar menikmati pemandangan alam yang menakjubkan, tempat ini pasti akan meninggalkan kesan mendalam.

Kesimpulan: Demikian kabar dari dunia internasional. Simak terus perkembangan global hanya di sini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar