UBSI Bekasi Dorong Mahasiswa Kuasai Teknologi XR dan Computing Ruang

UBSI Bekasi Dorong Mahasiswa Kuasai Teknologi XR dan Computing Ruang

Industri teknologi kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada UBSI Bekasi Dorong Mahasiswa Kuasai Teknologi XR dan Computing Ruang yang membawa inovasi baru. Berikut ulasan lengkapnya.


aiotrade.CO.ID, BEKASI - Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, dunia pendidikan juga mengalami transformasi signifikan. Kini, proses belajar tidak lagi terbatas pada membaca buku atau mendengarkan kuliah di ruang kelas. Teknologi Spatial Computing dan Extended Reality (XR), yang mencakup Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), serta Mixed Reality, memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan imersif.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Bayangkan, seorang mahasiswa kedokteran dapat menjelajahi struktur anatomi tubuh manusia dalam bentuk tiga dimensi. Sementara itu, mahasiswa desain bisa menciptakan karya seni dalam lingkungan virtual yang tidak memiliki batas. Inilah masa depan pendidikan, di mana ruang kelas berubah menjadi ruang imajinasi yang penuh dengan peluang.

Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) memiliki kesempatan besar untuk memanfaatkan teknologi ini. Dengan suasana kampus yang berorientasi pada inovasi digital, mereka didorong untuk mengeksplorasi bagaimana Spatial Computing dan XR dapat diterapkan dalam kehidupan akademik maupun organisasi. Mulai dari pameran virtual hingga simulasi acara, bahkan tur kampus berbasis AR atau VR, semuanya menjadi sarana latihan nyata bagi generasi muda yang tumbuh di era digital.

Ahmad Fauzi, Kepala Kampus UBSI Bekasi, menyampaikan bahwa penguasaan teknologi seperti XR dan Spatial Computing adalah langkah penting bagi mahasiswa saat ini. “Kami ingin mahasiswa UBSI tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi menjadi bagian dari inovasinya. Dunia kerja di masa depan akan mencari individu yang berani berpikir kreatif dan mampu menghubungkan dunia nyata dengan dunia digital,” ujarnya.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif memahami bahwa generasi muda harus siap menghadapi era interaktif yang menuntut kecepatan, adaptasi, dan kreativitas. Oleh karena itu, mahasiswa tidak hanya dilatih menjadi penikmat teknologi, tetapi juga pencipta ide yang mampu membawa perubahan.

Bagi mahasiswa berusia 16 hingga 25 tahun, belajar menggunakan teknologi XR bisa menjadi pengalaman yang mendalam dan menyenangkan. Dukungan penuh dari UBSI Bekasi melalui fasilitas modern dan kurikulum berbasis inovasi membuat mereka siap menghadapi masa depan di mana batas antara dunia nyata dan dunia digital semakin kabur.

“Pada akhirnya, teknologi hanyalah alat. Namun semangat untuk belajar dan berinovasi adalah kunci agar mahasiswa UBSI benar-benar siap menjadi bagian dari masa depan digital yang penuh kemungkinan,” kata Fauzi.

Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah layak ditunggu? Sampaikan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar