
Bupati Mojokerto Serahkan Alat Pemadam Kebakaran ke Desa Kepuhanyar
Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa atau yang akrab disapa Gus Barra, baru-baru ini menyerahkan bantuan peralatan pemadam kebakaran kepada warga Desa Kepuhanyar. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di Balai Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Bantuan yang diberikan mencakup 35 buah alat pemadam api ringan (APAR), satu set jaket tahan api, serta satu unit kendaraan pemadam api roda tiga. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengantisipasi potensi bencana kebakaran, khususnya di wilayah yang dianggap rawan.
Gus Barra menyampaikan bahwa penyerahan alat pemadam kebakaran ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas permukiman, terutama di area yang sebelumnya dikategorikan sebagai wilayah kumuh atau berisiko tinggi terhadap bencana kebakaran. Ia menekankan komitmen Pemkab Mojokerto dalam memperkuat kesiapan masyarakat menghadapi ancaman bencana.
"Kami (Pemkab Kabupaten Mojokerto) berkomitmen meningkatkan kualitas permukiman, terutama wilayah yang sebelumnya dikategorikan rawan kumuh atau beresiko bencana kebakaran," ujar Bupati Gus Barra saat menyerahkan bantuan alat pemadam kebakaran di Balai Desa Kepuhanyar, Jumat (7/11/2025).
Warga Menjadi Relawan Damkar
Selain memberikan alat pemadam kebakaran, Bupati juga mengapresiasi peran BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dalam Program Penanganan Kumuh Terpadu. Petugas BPBD telah aktif membina warga, khususnya di Desa Kepuhanyar, menjadi relawan pemadam kebakaran atau Redkar.
Ia menegaskan bahwa BPBD tidak hanya terlibat dalam penanganan kumuh, tetapi juga dalam pembentukan relawan yang harus memiliki kemampuan dalam menangani bencana kebakaran. "BPBD ikut serta menangani program penanganan kumuh terpadu, kita apresiasi. Termasuk membentuk relawan Redkar yang harus dibekali kemampuan penanggulangan bencana kebakaran," tambah Bupati Gus Barra.
Program Penanganan Kumuh Terpadu
Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, menjelaskan bahwa penyerahan bantuan alat pemadam kebakaran sekaligus menjadi bagian dari kegiatan pembinaan dan pembentukan Redkar dalam program penanganan kumuh terpadu. Ia menyebutkan bahwa program ini merupakan inisiatif dari Pemprov Jawa Timur terkait penanganan fasilitas umum, termasuk penanganan bencana kebakaran.
Rinaldi menambahkan bahwa program penanganan kumuh terpadu adalah bagian dari pengentasan permukiman kumuh terpadu tahun 2025. Selain fokus pada Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) dan drainase, program ini juga mencakup pemetaan potensi kebencanaan untuk ditindaklanjuti.
Manfaat Bantuan bagi Masyarakat
Dengan bantuan alat pemadam kebakaran yang diberikan, masyarakat Desa Kepuhanyar diharapkan lebih siap menghadapi ancaman kebakaran. Alat-alat tersebut akan digunakan oleh relawan Redkar dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran. Selain itu, keberadaan kendaraan pemadam api roda tiga diharapkan dapat mempercepat respons dalam situasi darurat.
Program ini juga menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Dengan melibatkan warga secara langsung, pemerintah daerah berharap bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.
Komentar
Kirim Komentar