Teknologi PHEV Geely Starray EM-i Bisa Pakai Etanol?

Teknologi PHEV Geely Starray EM-i Bisa Pakai Etanol?

Dunia gadget kembali dihebohkan dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Teknologi PHEV Geely Starray EM-i Bisa Pakai Etanol? yang membawa inovasi baru. Berikut ulasan lengkapnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Peluncuran Starray EM-i oleh Geely Auto Indonesia

Geely Auto Indonesia baru saja meluncurkan model PHEV mereka, yaitu Starray EM-i. Seperti kendaraan PHEV lainnya, Starray EM-i memerlukan bensin sebagai salah satu sumber tenaga mesin. Namun, muncul pertanyaan apakah Starray EM-i boleh meminum bensin dengan kandungan etanol di dalamnya.

Etanol dalam bahan bakar minyak (BBM) belakangan ini sedang ramai diperbincangkan di Indonesia. Hal ini tentu menjadi perhatian bagi masyarakat, termasuk pengguna mobil plug-in hybrid (PHEV). Menanggapi hal tersebut, Yusuf Anshori, Brand Director Geely Auto Indonesia, mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memberikan komentar teknis secara mendalam.

Meski demikian, Yusuf menegaskan bahwa pengujian unit di Indonesia sejauh ini berjalan baik, dengan menggunakan bahan bakar yang sudah tersedia di pasaran. "Saya sih tidak bisa banyak berkomentar tentang etanol itu ya. Karena ya jujur, Geely Starray EM-i sendiri kan ini masih baru ya," ujar Yusuf saat ditemui di kawasan Tangerang, Rabu (29/10/2025).

"Tapi memang selama ini, yang sudah kami lakukan, kami pengecekan di Indonesia, lalu juga teman-teman media juga sudah mencoba, ya kami tetap pakai bahan bakar yang tersedia di market gitu. Jadi masih aman-aman aja sih," lanjutnya.

Perbedaan Segmentasi antara EX5 dan Starray EM-i

Adapun Starray EM-i menjadi produk kedua pabrikan asal China tersebut di Tanah Air, setelah sebelumnya meluncurkan mobil listrik EX5. Menurut Yusuf, secara umum Geely EX5 dan Starray EM-i punya segmentasi berbeda, terutama karena faktor teknologi yang mereka bawa.

EX5 yang notabene merupakan mobil listrik, lebih difokuskan untuk konsumen di perkotaan karena punya banyak keuntungan, misalnya saja bebas ganjil genap. "Sementara kan kalau PHEV ini juga kami keluarkan sebagai pilihan untuk customer-customer yang masih memikirkan range anxiety, masih memikirkan yang sering banget keluar kota," katanya.

Spesifikasi Teknis dari Starray EM-i

Secara spesifik, Geely membekali Starray EM-i dengan mesin bensin berkapasitas 1.500 cc. Mesin tersebut dikombinasikan dengan motor listrik bertenaga 160 kW atau setara 214 dk. Geely Starray EM-i juga dibekali baterai berkapasitas 18,4 kWh, dan transmisi 1DHT Automatic.

Dengan kombinasi tersebut, pabrikan mengklaim efisiensi bahan bakar Starray EM-i setara 83 km/liter. Dengan menggunakan mode EV, SUV lima penumpang ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 105 km. Sehingga, secara total Starray EM-i diklaim mampu melaju lebih dari 1.000 km dalam satu kali pengisian bensin dan daya listrik.

Keunggulan Starray EM-i

Starray EM-i dirancang untuk memberikan fleksibilitas kepada penggunanya. Dengan kemampuan untuk beroperasi dalam mode listrik maupun bensin, kendaraan ini cocok digunakan untuk berbagai situasi, baik di perkotaan maupun perjalanan jarak jauh. Pengguna dapat memilih mode yang sesuai dengan kebutuhan mereka tanpa harus khawatir akan kehabisan baterai atau bensin.

Selain itu, Starray EM-i juga dilengkapi dengan fitur-fitur modern yang meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengemudi serta penumpang. Dengan desain yang menarik dan teknologi canggih, Starray EM-i menjadi pilihan yang menarik bagi konsumen yang mencari kendaraan hybrid yang hemat dan efisien.

Kehadiran Starray EM-i di pasar Indonesia menunjukkan komitmen Geely Auto Indonesia untuk menyediakan solusi transportasi yang ramah lingkungan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan inovasi dan kualitas yang tinggi, Starray EM-i diharapkan dapat menjadi pilihan utama bagi penggemar mobil hybrid di Indonesia.

Kesimpulan: Bagaimana komentar Anda mengenai teknologi ini? Apakah layak ditunggu? Sampaikan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar