
Penjelasan Tentang Sholat Tarawih dan Jumlah Rakaatnya
Sholat tarawih merupakan salah satu bentuk ibadah yang dilakukan selama bulan Ramadan. Ibadah ini termasuk dalam kategori sholat sunnah, namun memiliki peran penting dalam memperkuat iman dan kebersihan hati. Berikut penjelasan mengenai tata cara pelaksanaan serta jumlah rakaat dalam sholat tarawih.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Jenis-Jenis Ibadah dalam Islam
Dalam Islam, ibadah dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu ibadah wajib dan ibadah sunnah. Ibadah wajib adalah yang harus dikerjakan oleh setiap muslim, seperti sholat lima waktu. Sementara itu, ibadah sunnah adalah ibadah yang dianjurkan tetapi tidak wajib. Dalam ibadah sunnah, terdapat dua jenis, yaitu sunnah biasa dan sunnah muakkadah (sunnah yang sangat ditekankan).
Jika dibandingkan dengan ibadah wajib, maka kedudukan ibadah sunnah muakkadah lebih tinggi. Namun, dalam rangkaian ibadah malam, urutan tersebut bisa berbeda. Contohnya, setelah sholat isya, kita bisa melanjutkan dengan sholat sunnah rawatib, kemudian diikuti dengan sholat tarawih. Dengan demikian, posisi sholat wajib paling utama, diikuti dengan sunnah rawatib, lalu tarawih.
Waktu Pelaksanaan Sholat Tarawih
Sholat tarawih dilakukan pada malam hari, setelah sholat isya hingga menjelang subuh. Waktu pelaksanaannya bisa bervariasi sesuai dengan situasi dan kondisi masing-masing. Beberapa orang memilih untuk melakukan sholat tarawih setelah istirahat sebentar atau mengikuti kultum. Adapun waktu pelaksanaannya bisa dimulai dari jam 8 atau 9 malam, bahkan bisa juga dimulai tengah malam, seperti jam 12 atau 1 dini hari, atau menjelang sahur, yaitu sekitar jam 2 atau 3 pagi.
Jumlah Rakaat Sholat Tarawih
Terdapat beberapa pendapat mengenai jumlah rakaat dalam sholat tarawih, terutama berdasarkan empat mazhab besar dalam Islam, yaitu Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hambali. Berikut penjelasannya:
- Mazhab Hanafi: Sholat tarawih sebanyak 20 rakaat ditambah witir 3 rakaat, sehingga totalnya 23 rakaat.
- Mazhab Maliki: Sholat tarawih sebanyak 36 rakaat ditambah witir 3 rakaat, totalnya 39 rakaat.
- Mazhab Syafi'i dan Hambali: Sholat tarawih sebanyak 20 rakaat ditambah witir 3 rakaat, totalnya 23 rakaat.
Namun, di sekitaran kita sering ditemui sholat tarawih yang hanya 11 rakaat. Apakah hal ini bertentangan dengan pendapat empat mazhab tersebut? Ternyata, tidak sepenuhnya. Ada mazhab lain yang menyebutkan bahwa sholat tarawih sebanyak 11 rakaat, termasuk di antaranya Muhammadiyah dan MTA. Pendapat ini didasarkan pada dalil bahwa Nabi Muhammad SAW pernah melakukan sholat malam sebanyak 11 rakaat, termasuk di bulan Ramadan.
Perbedaan Pendapat dalam Ibadah
Perbedaan pendapat ini sering menimbulkan khilafiyah dalam beribadah. Namun, sebaiknya kita tidak saling mengecek, menghujat, atau merendahkan satu sama lain. Karena sesungguhnya, semua bentuk ibadah yang dilakukan dengan niat ikhlas akan mendapatkan pahala dari Allah SWT. Baik yang 11 rakaat, 20 rakaat, atau 36 rakaat, semuanya memiliki dasar dan dalil masing-masing.
Cara Melaksanakan Sholat Malam
Sholat malam memiliki beberapa jenis, terutama dalam hal jumlah rakaat. Secara umum, ada dua cara utama, yaitu:
- Dua rakaat-dua rakaat salam: Setiap dua rakaat diakhiri dengan salam.
- Empat rakaat-empat rakaat salam: Empat rakaat diakhiri dengan salam. Namun, dalam sholat sunnah, tidak menggunakan tahiyat awal.
Untuk sholat witir, biasanya dilakukan dalam tiga rakaat tanpa tahiyat awal. Namun, ada juga yang membaginya menjadi dua rakaat dan satu rakaat.
Komentar
Kirim Komentar