
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Investasi Besar SoftBank ke OpenAI
Perusahaan investasi besar asal Jepang, SoftBank, dikabarkan telah menyelesaikan komitmen investasinya senilai 40 miliar dolar AS atau sekitar Rp 670 triliun. Dana ini disalurkan dalam bentuk investasi tahap akhir sebesar 22 hingga 22,5 miliar dolar AS, yang setara dengan Rp 368,5 triliun hingga Rp 376,9 triliun.
Sebelumnya, SoftBank juga telah menanamkan modal sebesar 7,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 125,6 triliun ke pengembang ChatGPT dan menambahkan dana tambahan sebesar 11 miliar dolar AS atau sekitar Rp 184,3 triliun melalui investor mitra. Dengan total investasi yang mencapai 41 miliar dolar AS atau sekitar Rp 686,8 triliun, kepemilikan saham SoftBank di OpenAI berada di kisaran 11 persen.
Dalam siaran persnya, SoftBank menyebutkan bahwa investasi tersebut dilakukan dalam periode 12 hingga 24 bulan. Sebagian dari dana tersebut dialokasikan untuk mendukung proyek infrastruktur kecerdasan buatan Stargate, hasil kerja sama OpenAI dengan Oracle dan SoftBank.
Perkembangan Investasi di Sektor Teknologi
Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan-perusahaan global gencar menggelontorkan belanja besar untuk memperkuat infrastruktur teknologi seiring melonjaknya kebutuhan komputasi dan solusi berbasis kecerdasan buatan. OpenAI sendiri telah mengantongi komitmen investasi infrastruktur lebih dari 1,4 triliun dolar AS, setara sekitar Rp 23.450 triliun, untuk beberapa tahun ke depan. Hal ini termasuk melalui kerja sama dengan produsen chip Nvidia.
SoftBank selama ini dikenal agresif berinvestasi di sektor teknologi dan kecerdasan buatan, serta menjadi investor awal Nvidia. Namun, bulan lalu SoftBank menjual seluruh kepemilikan sahamnya di Nvidia senilai sekitar 5,8 miliar dolar AS atau Rp 97,2 triliun. Menurut sumber, langkah tersebut dilakukan untuk menopang investasi SoftBank di OpenAI.
Perluasan Kemitraan dan Investasi
OpenAI, yang dilaporkan tengah mempersiapkan penawaran umum perdana saham (IPO), selama ini telah menerima pendanaan miliaran dolar AS dari Microsoft. Selain itu, OpenAI juga menjajaki potensi investasi lebih dari 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp 167,5 triliun dari Amazon. Disney turut menjadi investor terbaru setelah menyepakati investasi ekuitas senilai 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 16,75 triliun, yang memungkinkan penggunaan karakter berlisensi seperti Mickey Mouse dalam generator video OpenAI, Sora.
Proyek Stargate dan Kerja Sama dengan Oracle
Proyek infrastruktur kecerdasan buatan Stargate merupakan salah satu fokus utama dari investasi SoftBank ke OpenAI. Proyek ini merupakan hasil kerja sama antara OpenAI dengan Oracle dan SoftBank. Dengan dukungan dana dari investasi tahap akhir, Stargate akan berfokus pada pengembangan infrastruktur yang mampu mendukung pertumbuhan kecerdasan buatan secara signifikan.
Kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat inovasi di bidang kecerdasan buatan dan memberikan solusi yang lebih efisien bagi berbagai industri. Dengan adanya investasi besar dari SoftBank, OpenAI semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan paling inovatif di dunia teknologi.
Tantangan dan Peluang di Masa Depan
Meskipun investasi besar dari SoftBank dan perusahaan lainnya memberikan peluang besar bagi OpenAI, perusahaan ini juga menghadapi tantangan, terutama dalam hal regulasi dan etika penggunaan kecerdasan buatan. Namun, dengan dukungan finansial yang kuat dan kemitraan strategis, OpenAI diyakini mampu menghadapi tantangan tersebut dan terus berkembang.
Investasi SoftBank ke OpenAI tidak hanya memberikan manfaat finansial tetapi juga meningkatkan daya saing perusahaan dalam pasar global. Dengan visi dan strategi yang jelas, OpenAI memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan.
Komentar
Kirim Komentar