Sidrap Sambut 70 KK Transmigran, Tumbuhkan Pusat Ekonomi Baru

Isu politik kembali mencuat. Mengenai Sidrap Sambut 70 KK Transmigran, Tumbuhkan Pusat Ekonomi Baru, publik menunggu dampak dan realisasinya. Simak laporannya.
Sidrap Sambut 70 KK Transmigran, Tumbuhkan Pusat Ekonomi Baru

Pemkab Sidrap Tempatkan 70 KK Transmigran di SP Lagading

Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) telah menerima dan menempatkan sebanyak 70 kepala keluarga (KK) transmigran di Satuan Permukiman (SP) Lagading, Desa Lagading, Kecamatan Pitu Riase. Penempatan ini dilakukan pada Senin (29/12/2025), sebagai bagian dari Program Transmigrasi Tahun 2025 yang bertujuan mendorong pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi wilayah.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif dan dihadiri oleh berbagai pihak seperti Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, perwakilan Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans), serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan.

Turut hadir dalam acara ini anggota DPRD Sidrap, perwakilan Dandim 1420 Sidrap, Kejaksaan Negeri Sidrap, kepala OPD, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, serta pendamping transmigrasi.

Kesiapan Infrastruktur Dasar di SP Lagading

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Sidrap, Adli Lukman, melaporkan bahwa transmigran yang ditempatkan terdiri dari 35 KK transmigran lokal dan 35 KK Transmigran Karya Nusantara dengan total 278 jiwa.

Menurutnya, kesiapan lokasi permukiman Lagading secara umum telah memadai. Infrastruktur dasar seperti akses jalan, air bersih, serta fasilitas umum telah tersedia dan akan terus ditingkatkan secara bertahap sesuai pengembangan kawasan.

Nilai Kearsipan Lokal dan Potensi Ekonomi

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan selamat datang kepada para transmigran sekaligus memperkenalkan nilai kearifan lokal masyarakat Sidrap, yakni “Saromase” yang bermakna cinta dan kasih sayang, serta “Alako” yang berarti ambillah sebagai simbol keterbukaan dan kebersamaan.

Menurutnya, kawasan Lagading memiliki potensi besar di sektor perkebunan dan hortikultura. Program transmigrasi diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya kawasan produktif dan perkampungan baru yang berkelanjutan.

Bupati juga menegaskan bahwa transmigrasi bukan sekadar pemindahan penduduk, melainkan strategi jangka panjang dalam membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi lokal.

Acara Penutup dan Harapan Masa Depan

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis serta pengundian nomor rumah bagi para transmigran. Program ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi lokal, ketahanan sosial, dan pembangunan kawasan transmigrasi di Sidrap.

Berikut adalah beberapa hal penting yang perlu diketahui:

  • Program Transmigrasi Tahun 2025
    Tujuan utama dari program ini adalah untuk mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan ekonomi wilayah. Dengan penempatan 70 KK transmigran di SP Lagading, diharapkan dapat menciptakan kawasan yang lebih berkembang dan berkelanjutan.

  • Infrastruktur Dasar yang Siap Digunakan
    Akses jalan, air bersih, dan fasilitas umum sudah tersedia di SP Lagading. Meski demikian, pemerintah akan terus melakukan peningkatan secara bertahap sesuai dengan perkembangan kawasan.

  • Nilai Kearsipan Lokal
    Bupati Sidrap mengenalkan nilai-nilai lokal seperti “Saromase” dan “Alako” sebagai bentuk penghargaan terhadap kearifan masyarakat setempat. Hal ini bertujuan untuk membangun rasa kebersamaan dan keterbukaan antara transmigran dan masyarakat setempat.

  • Potensi Ekonomi di Sektor Perkebunan dan Hortikultura
    Kawasan Lagading memiliki potensi besar dalam bidang pertanian. Dengan adanya program transmigrasi, diharapkan dapat muncul kawasan produksi yang berkelanjutan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

  • Strategi Jangka Panjang
    Transmigrasi tidak hanya sekadar pemindahan penduduk, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berbasis pada potensi lokal.


Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan aspirasi Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar