
DJ Panda Minta Maaf, Berharap Pintu Maaf dari Erika Carlina
DJ Panda, mantan kekasih aktris Erika Carlina, kini berada di tengah polemik yang terus bergulir. Kasus ini bermula dari dugaan penyebaran data pribadi Erika Carlina melalui grup WhatsApp, yang berujung pada munculnya perundungan dan ancaman terhadapnya.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Kasus ini kini sedang dalam tahap penyidikan oleh Polda Metro Jaya. DJ Panda telah dipanggil sebagai saksi dalam kasus ini. Ia mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Erika Carlina.
“Saya atas nama Giovanni Surya Saputra, memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak Erika Carlina. Karena saya telah khilaf menyebarluaskan data pribadi milik Erika ke grup WhatsApp,” ujar DJ Panda di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan.
Ia menyadari bahwa tindakan cerobohnya tersebut memicu efek domino yang merugikan Erika. DJ Panda menyesali tindakannya yang membuat Erika menjadi sasaran teror dari pihak-pihak tidak bertanggung jawab.
“Ia baru menyadari dampak dari perbuatan saya tersebut ketika melihat reaksi publik setelah mengetahui rahasia kehamilan yang sebelumnya ditutupi oleh Erika. Hal tersebut ternyata berujung pada diterornya yang bersangkutan via DM selama masa kehamilannya,” lanjutnya.
DJ Panda kini berharap adanya pintu maaf dari Erika Carlina. Ia juga berjanji akan menjadi pribadi yang lebih baik jika diberi kesempatan untuk berdamai dan mencabut laporan.
“Saya berjanji, bila Erika memberi kesempatan saya untuk bisa berdamai dan Erika mencabut laporannya, saya akan berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depannya,” tuturnya.
Selain itu, ia juga berterima kasih kepada keluarga besar Erika yang bersedia menyudahi permasalahan ini. DJ Panda berharap kasus ini bisa menjadi pembelajaran bagi dirinya dan orang-orang di sekitarnya.
Latar Belakang Konflik
Sebelum kasus ini muncul ke publik, Erika Carlina dan DJ Panda menjalin hubungan asmara. Hubungan mereka berjalan hingga Erika hamil di luar nikah. Awalnya, DJ Panda siap bertanggung jawab.
Namun, hubungan mereka memburuk seiring waktu. Erika tidak cocok dengan sifat DJ Panda. Akhirnya, mereka memutuskan hubungan.
Konflik antara keduanya memuncak ketika DJ Panda diduga menyebarkan rahasia kehamilan Erika yang masih ditutupi dari publik ke dalam grup WhatsApp fanbase. Grup tersebut berisi sekitar 500 orang.
Di grup tersebut, muncul narasi negatif yang menyerang Erika. Ia mendapat teror melalui direct message, dituduh sebagai "psikopat", hingga adanya ancaman untuk menghancurkan kariernya.
Situasi ini membuat Erika mengalami tekanan mental, apalagi kondisinya sedang hamil. Pada 19 Juli 2025, Erika resmi melaporkan DJ Panda ke Polda Metro Jaya. Tuduhannya adalah pengancaman dan pencemaran nama baik.
Laporan Erika teregister dengan nomor LP/B/ 5027/VII/2025/SPKT/Polda Metro Jaya. Pasal yang dikenakan, yakni pasal 335 KUHP dan/atau Pasal 28 Ayat (2) juncto Pasal 45 UU ITE dan/atau Pasal 65 Ayat (2) UU 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.
Kasus ini naik ke tahap penyidikan pada Oktober 2025. DJ Panda telah menjalani beberapa kali pemeriksaan sebagai saksi. Erika menyerahkan bukti berupa rekaman layar percakapan grup WhatsApp dan bukti medis (USG) yang sempat disebarluaskan tanpa izin.
Perubahan Erika Carlina Sejak Menjadi Ibu
Di sisi lain, Selebgram Erika Carlina merasakan banyak perubahan kehidupannya usai menjadi ibu. Ia mengaku kini jauh lebih lembut dan keibuan dibanding sebelum melahirkan.
Erika tak menampik bahwa dirinya dulu dikenal cukup barbar dan santai mengekspresikan diri. Namun, semua berubah ketika ia memiliki seorang anak.
“Aku tiba-tiba jadi jiwa perempuannya agak sedikit bertambah. Cara bicara yang paling kelihatan banget. Barbar-nya hilang sedikit lah,” kata Erika di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Selain perubahan sikap, Erika kini lebih memprioritaskan anak ketimbang dunia luar. Hadirnya sang anak juga membuatnya meredam niat beraktivitas malam yang dulu ia gemari.
Tidak ada lagu dunia gemerlap (dugem) yang mengikatnya, wajah anaknya seolah membawanya ke jalan pulang, meski niat hati ingin menjalani aktivitasnya itu.
“Naturalnya tiba-tiba begitu. Kalau ditanya masih pengen party? Masih banget. Tapi karena ada anak di rumah, pengennya pulang terus,” ujar Erika.
Lebih lanjut Erika menegaskan peran sebagai ibu lebih menyenangkan.
“Ternyata menyenangkan banget jadi seorang ibu. Aku enjoy banget,” tutupnya.
Komentar
Kirim Komentar