Samsung Akan Rilis Layanan Penyimpanan Cloud Sendiri?

Samsung Akan Rilis Layanan Penyimpanan Cloud Sendiri?

Pasar smartphone kembali dihebohkan dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Samsung Akan Rilis Layanan Penyimpanan Cloud Sendiri? yang membawa inovasi baru. Berikut ulasan lengkapnya.


Samsung dikabarkan akan meluncurkan layanan penyimpanan berbasis cloud sendiri setelah dilaporkan tidak akan melanjutkan kerja sama dengan Microsoft OneDrive pada Desember tahun ini. Menurut laporan dari Android Authority, perusahaan teknologi asal Korea Selatan ini sedang mempersiapkan layanan cloud baru yang diperkirakan akan terintegrasi penuh dengan ekosistem perangkat Galaxy.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Sebelumnya, pengguna perangkat Samsung dapat dengan mudah mencadangkan dan menyinkronkan foto serta video mereka ke OneDrive langsung dari aplikasi Galeri. Perubahan ini dilaporkan akan mulai dirasakan oleh pengguna secara bertahap. Dengan dihentikannya sinkronisasi Galeri ke OneDrive, pengguna akhirnya akan diminta untuk mengunduh data mereka dari layanan milik Microsoft tersebut.


Layanan cloud baru dari Samsung ini diprediksi akan menjadi bagian inti dari pembaruan besar sistem operasi mereka, One UI, di masa mendatang sekitar tahun 2026. Meskipun detail mengenai nama, harga, dan fitur spesifik dari layanan cloud baru ini belum diumumkan secara resmi, bocoran dari akun X @DevOfIpos menyebutkan ada kapasitas penyimpanan 49 GB dan 199 GB, yang keduanya dikenakan biaya 1 dolar AS per bulan.

Dalam penyimpanan cloud, selain foto dan video, pengguna dapat mencadangkan log panggilan, pesan (SMS, MMS, dan RCS), kontak, acara kalender, alarm, pengatur waktu, pengaturan perangkat (seperti Bluetooth dan Wi-Fi), tata letak layar utama (termasuk Samsung DeX), aplikasi (dan data aplikasi), serta rekaman suara. Pengguna juga dapat mengakses foto dan video yang dicadangkan dari web.

Fitur Utama Layanan Cloud Baru Samsung

  • Integrasi Penuh dengan Ekosistem Galaxy
    Layanan cloud baru ini akan terintegrasi penuh dengan perangkat Samsung, termasuk ponsel, tablet, dan perangkat lainnya dalam ekosistem Galaxy. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menjaga data mereka tetap aman dan mudah diakses dari berbagai perangkat.

  • Kemampuan Cadangan Data yang Luas
    Pengguna dapat mencadangkan berbagai jenis data seperti foto, video, log panggilan, pesan, kontak, dan pengaturan perangkat. Ini memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap kehilangan data akibat kerusakan atau kehilangan perangkat.

  • Akses dari Web
    Pengguna dapat mengakses foto dan video yang dicadangkan melalui situs web. Ini memudahkan pengguna untuk mengelola data mereka tanpa harus menggunakan aplikasi khusus.

  • Pilihan Kapasitas Penyimpanan
    Bocoran menunjukkan bahwa layanan cloud baru ini akan menawarkan dua opsi kapasitas penyimpanan, yaitu 49 GB dan 199 GB. Kedua pilihan ini akan dikenakan biaya sebesar 1 dolar AS per bulan, yang bisa menjadi alternatif bagi pengguna yang ingin memiliki lebih banyak ruang penyimpanan.

  • Pembaruan Sistem Operasi One UI
    Layanan cloud baru ini diprediksi akan menjadi bagian dari pembaruan besar sistem operasi One UI di masa depan. Hal ini menunjukkan komitmen Samsung untuk terus meningkatkan pengalaman pengguna melalui inovasi teknologi.

Tantangan dan Persiapan

Perubahan ini tentu saja akan membawa tantangan bagi pengguna yang sebelumnya bergantung pada layanan OneDrive. Namun, Samsung tampaknya telah mempersiapkan langkah-langkah yang diperlukan agar transisi berjalan lancar. Pengguna akan diberi waktu untuk mengunduh data mereka dari layanan Microsoft sebelum perubahan sepenuhnya diterapkan.

Selain itu, Samsung mungkin akan memberikan panduan dan dukungan tambahan untuk membantu pengguna mengatur layanan cloud baru mereka. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pengguna merasa nyaman dan percaya dengan layanan yang baru diperkenalkan.

Dengan peluncuran layanan cloud baru ini, Samsung menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan solusi yang lebih terintegrasi dan efisien bagi pengguna. Ini juga menjadi langkah strategis dalam persaingan pasar teknologi yang semakin ketat.

Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah sesuai ekspektasi Anda? Sampaikan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar