Saat Senja Hangat di Pantai Amahami, Ruang Publik Kota Bima yang Selalu Ramai

Saat Senja Hangat di Pantai Amahami, Ruang Publik Kota Bima yang Selalu Ramai

Media sosial sedang heboh membicarakan topik ini. Banyak netizen yang penasaran kebenaran di balik Saat Senja Hangat di Pantai Amahami, Ruang Publik Kota Bima yang Selalu Ramai. Berikut fakta yang berhasil kami kumpulkan.
Saat Senja Hangat di Pantai Amahami, Ruang Publik Kota Bima yang Selalu Ramai

Pantai Amahami: Tempat untuk Kembali ke Diri Sendiri

Di tengah keramaian kota, ada satu tempat yang menjadi ruang istimewa bagi warga Kota Bima. Tidak perlu jauh-jauh atau mencari pengalaman luar biasa, cukup duduk sejenak menghadap laut dan biarkan pikiran tenang. Itulah yang membuat Pantai Amahami begitu istimewa. Tempat ini tidak terlalu ramai, tetapi juga tidak pernah benar-benar sepi. Setiap sore, jalanan menuju pantai ini dipenuhi oleh motor dan mobil kecil. Bukan rombongan wisatawan, melainkan warga yang ingin sekadar berhenti sejenak dari rutinitas harian.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pantai Amahami bukanlah pantai dengan pasir putih luas atau ombak yang dramatis. Ia sederhana, tapi justru kesederhanaan itulah yang menjadikannya dekat dengan hati. Di sini, orang datang untuk menghela napas, anak-anak berlari mengejar ombak kecil, remaja ngobrol sambil pura-pura sibuk dengan ponsel, dan orang tua duduk di bangku beton sambil memandangi laut. Semua orang datang dengan cara masing-masing, tetapi semuanya merasa nyaman.

Kadang, tidak perlu perjalanan jauh untuk merasa pulang ke diri sendiri. Cukup duduk menghadap laut, biarkan angin berbicara, dan lihat bagaimana senja bekerja pelan-pelan. Pantai Amahami tahu caranya mengobati hal-hal seperti itu.

Lokasi dan Cara Mencapai Pantai Amahami

Pantai Amahami terletak di tepi Teluk Bima, tidak jauh dari pusat kota. Lokasinya strategis, tepat di jalur menuju Jembatan Pelangi dan kompleks pesisir barat kota. Untuk mencapai tempat ini, Anda bisa:

  • Dari pusat kota: ±5 menit berkendara
  • Dari Bandara Sultan Muhammad Salahuddin: ±20 menit perjalanan

Akses transportasi ke Pantai Amahami sangat mudah. Anda bisa menggunakan motor, mobil, ojek pangkalan, atau ojek online. Lokasinya yang dekat dengan pusat kota membuatnya menjadi ruang publik yang bisa dinikmati siapa saja tanpa repot.

Biaya Masuk dan Aktivitas yang Bisa Dilakukan

Sama seperti ruang publik lainnya, Pantai Amahami tidak memungut tiket masuk. Namun, Anda mungkin perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk:

  • Parkir motor: Rp 2.000–5.000
  • Parkir mobil: Rp 5.000–10.000
  • Jajanan dan kuliner: sekitar Rp 5.000–25.000

Waktu terbaik untuk mengunjungi Pantai Amahami adalah saat sore menjelang matahari terbenam, yaitu antara pukul 16.00–18.30. Pada waktu ini, angin lembut dan langit yang mulai berubah warna akan memberikan suasana yang sempurna.

Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan di Pantai Amahami antara lain:

  • Menikmati Sunset
    Sunset di Amahami tidak mencoba menjadi dramatis. Ia sederhana, lembut, dan hangat. Cocok untuk yang ingin menenangkan hati tanpa banyak bicara.

  • Kulineran Pinggir Laut
    Beberapa penjual sering terlihat menawarkan:

  • Kelapa muda segar
  • Pentol atau bakso
  • Jagung bakar
  • Es buah sederhana

Meskipun rasa mungkin tidak luar biasa, suasananya yang indah membuatnya enak.

  • Foto-foto Santai
    Terdapat ikon tulisan “Kota Bima” dan pemandangan laut yang bisa menjadi latar foto. Selain itu, Jembatan Pelangi bisa tampak indah terutama saat lampu menyala.

  • Jalan Sore
    Trotoar dan area duduk yang cukup panjang membuatnya cocok untuk sekadar berjalan sambil membiarkan pikiran mengalir.

Suasana Pantai Amahami

Suasana di Pantai Amahami ramai tapi tidak menekan. Orang-orang datang dengan caranya masing-masing:

  • Ada yang ngobrol pelan
  • Ada yang diam menatap laut
  • Ada anak kecil bermain
  • Ada pasangan muda saling bicara pelan
  • Ada yang hanya duduk sendiri sambil menenangkan pikiran

Amahami seperti ruang yang membiarkan orang jadi dirinya sendiri, tanpa perlu menjelaskan apa-apa.

Informasi Singkat

  • Lokasi: Pantai Amahami, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat
  • Tiket masuk: Gratis
  • Parkir: Rp 2.000–10.000
  • Waktu terbaik: Sore menjelang sunset

Pantai Amahami mungkin tidak menawarkan keajaiban alam yang dramatis. Tapi ia menawarkan sesuatu yang jauh lebih dibutuhkan banyak orang: ruang untuk tenang. Ruang yang tidak menghakimi. Ruang yang hanya meminta kita duduk, melihat laut, dan membiarkan hati merapikan dirinya sendiri.

Kalau suatu sore hidup terasa penuh, cobalah datang ke Amahami. Kadang duduk menghadap laut adalah bentuk paling sederhana dari merawat diri.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa bagikan artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan info viral ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar