Rupiah Naik ke Rp 16.782 per Dolar AS, Selasa (30/12)

Rupiah Naik ke Rp 16.782 per Dolar AS, Selasa (30/12)

Dunia bisnis menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai Rupiah Naik ke Rp 16.782 per Dolar AS, Selasa (30/12) menjadi informasi krusial bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.


Jakarta – Nilai tukar rupiah pada pagi ini mengalami penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot. Penguatan tersebut tercatat sebesar 0,04% dibandingkan harga penutupan sebelumnya, yaitu Rp 16.788 per dolar AS. Harga terbaru yang tercatat adalah sebesar Rp 16.782 per dolar AS.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pada hari Senin (29/12), nilai tukar rupiah di pasar spot mengalami pelemahan sebesar 0,25% menjadi Rp 16.788 per dolar AS. Sementara itu, rupiah di Jisdor Bank Indonesia (BI) juga melemah sebesar 0,13% dibandingkan penutupan Rabu (24/12) ke posisi Rp 16.788 per dolar AS.

Menurut Maybank Indonesia, Global Market Economist Myrdal Gunarto, pelemahan rupiah dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama, ada aksi profit taking di pasar surat utang negara (SUN). Selisih imbal hasil SUN Indonesia dengan SUN AS semakin menurun, sehingga memengaruhi sentimen pasar.

Selain itu, permintaan dolar AS meningkat karena kebutuhan impor dan keinginan masyarakat untuk bepergian ke luar negeri. Faktor-faktor ini turut berkontribusi pada pelemahan rupiah.

Ibrahim Assuaibi, pengamat mata uang, menyebutkan bahwa tensi geopolitik di Amerika Latin juga memengaruhi nilai tukar rupiah. Amerika Serikat disebut masih melakukan sabotase terhadap kapal-kapal tanker dari Venezuela ke Tiongkok maupun ke India. Hal ini menciptakan ketidakstabilan di pasar keuangan global.

Berdasarkan prediksi Ibrahim Assuaibi, rupiah pada hari Selasa (30/12) diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Rp 16.780 hingga Rp 16.820. Sementara itu, Myrdal Gunarto memperkirakan rupiah akan berada di kisaran Rp 16.662 hingga Rp 16.820.

Beberapa faktor eksternal seperti situasi politik global, pergerakan suku bunga, dan fluktuasi harga komoditas juga dapat memengaruhi pergerakan rupiah dalam jangka pendek. Investor dan pelaku pasar diimbau untuk tetap waspada terhadap perkembangan terkini.

Berikut beberapa faktor yang memengaruhi pergerakan rupiah:

  • Perubahan suku bunga – Perbedaan antara suku bunga Indonesia dan AS bisa memengaruhi arus modal.
  • Kondisi ekonomi global – Ketidakpastian di pasar global sering kali memengaruhi sentimen investor.
  • Kebijakan pemerintah – Kebijakan moneter dan fiskal yang stabil dapat mendukung stabilitas nilai tukar.
  • Fluktuasi harga komoditas – Indonesia sebagai negara penghasil komoditas bisa terpengaruh oleh pergerakan harga minyak dan logam.

Dengan kondisi yang dinamis, para ahli memprediksi bahwa rupiah akan terus menghadapi tekanan dari berbagai sumber. Namun, apabila ada kebijakan yang tepat dan stabilitas ekonomi domestik terjaga, rupiah dapat kembali pulih dalam waktu dekat.

Kesimpulan: Semoga informasi mengenai Rupiah Naik ke Rp 16.782 per Dolar AS, Selasa (30/12) ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Salam sukses dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar