Rupiah Berpotensi Naik Jelang Tahun Baru, Ini Penyebabnya

Rupiah Berpotensi Naik Jelang Tahun Baru, Ini Penyebabnya

Sektor ekonomi menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai Rupiah Berpotensi Naik Jelang Tahun Baru, Ini Penyebabnya menjadi informasi krusial bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Prediksi Pergerakan Rupiah Terhadap Dolar AS

Nilai tukar rupiah pada hari ini diperkirakan memiliki peluang untuk menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Namun, analisis dari berbagai ahli menunjukkan bahwa penguatan tersebut masih terbatas. Hal ini disampaikan oleh Lukman Leong, seorang analis dari Doo Financial Futures.

Lukman menyatakan bahwa rupiah diperkirakan akan datar atau berkonsolidasi dengan potensi rebound yang terbatas. Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan penguatan rupiah cenderung terbatas. Salah satunya adalah minimnya data ekonomi dan aktivitas perdagangan menjelang pergantian tahun. Selain itu, prospek pemangkasan suku bunga Bank Indonesia (BI) juga menjadi faktor yang membebani.

“Rupiah akan berada di level Rp 16.700 per dolar AS hingga Rp 16.850 per dolar AS,” ujar Lukman. Berdasarkan data Bloomberg pagi ini, rupiah berada di level Rp 16.784 per dolar AS. Level ini menguat tipis sebesar 3 poin atau 0,02% dari penutupan sebelumnya.

Di sisi lain, Ibrahim Assuaibi, pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas, memperkirakan bahwa rupiah masih akan melanjutkan pelemahannya pada hari ini. “Rupiah akan melemah dan akan berada di kisaran Rp 16.780 per dolar AS hingga Rp 16.820 per dolar AS,” kata Ibrahim.

Menurutnya, pelemahan rupiah masih akan dipengaruhi oleh tensi geopolitik, khususnya di Amerika Latin. Amerika Serikat masih akan terus melakukan sabotase terhadap kapal-kapal tanker dari Venezuela ke Cina maupun India. Di samping itu, Presiden AS Donald Trump juga melakukan penyerangan terhadap milisi kelompok bersenjata di Nigeria. Padahal, milisi Nigeria menguasai sebagian kilang-kilang minyak di Nigeria.

“Kondisi ini juga membuat ketegangan sendiri sehingga harga minyak mentah mengalami kenaikan dan dolar pun juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan,” ujar Ibrahim.

Ibrahim menilai bahwa dua sisi geopolitik ini mempengaruhi harga rupiah yang bisa mengalami pelemahan. Kondisi geopolitik ini memberikan dukungan terhadap penguatan dolar AS.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Tukar Rupiah

Beberapa faktor utama yang memengaruhi nilai tukar rupiah antara lain:

  • Minimnya data ekonomi: Aktivitas perdagangan dan data ekonomi yang tidak tersedia secara signifikan dapat memengaruhi sentimen pasar terhadap rupiah.
  • Prospek pemangkasan suku bunga BI: Pemangkasan suku bunga dapat memengaruhi arus modal dan tingkat permintaan terhadap rupiah.
  • Tensi geopolitik: Ketegangan di wilayah seperti Amerika Latin dan Nigeria dapat memengaruhi harga komoditas dan dolar AS.
  • Perubahan harga minyak mentah: Kenaikan harga minyak mentah dapat memengaruhi inflasi dan kebijakan moneter.

Prediksi Harga Rupiah Hari Ini

Berdasarkan prediksi dari para ahli, harga rupiah hari ini diperkirakan berada dalam rentang:

  • Rp 16.700 - Rp 16.850 per dolar AS (menurut Lukman Leong)
  • Rp 16.780 - Rp 16.820 per dolar AS (menurut Ibrahim Assuaibi)

Prediksi ini didasarkan pada berbagai faktor eksternal dan internal yang memengaruhi nilai tukar rupiah. Meski ada peluang penguatan, kondisi pasar tetap dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Kesimpulan

Nilai tukar rupiah pada hari ini diperkirakan akan mengalami pergerakan yang terbatas. Meskipun ada kemungkinan penguatan, tekanan dari faktor-faktor eksternal seperti tensi geopolitik dan perubahan harga minyak mentah tetap menjadi ancaman bagi stabilitas rupiah. Para ahli memprediksi bahwa rupiah akan berada dalam rentang tertentu, namun situasi pasar tetap harus diawasi secara ketat.

Kesimpulan: Semoga informasi mengenai Rupiah Berpotensi Naik Jelang Tahun Baru, Ini Penyebabnya ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Salam sukses dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar