
Final Sengit di Stadion Bewela, Putra Doom FC U17 Jadi Juara Kepulauan Cup U17 2025
Laga final yang sangat sengit berlangsung di Stadion Bewela, Kota Sorong, Papua Barat Daya. Pertandingan puncak mempertemukan dua tim kuat, yaitu Putra Doom FC U17 melawan Maladum FC U17. Akhirnya, Putra Doom FC U17 berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan lawannya dengan skor tipis 2-1.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim tampil agresif dan saling menekan. Penonton yang memadati stadion turut memperkuat tensi pertandingan dengan sorak sorai yang lantang. Gol-gol tercipta melalui kerja sama tim yang solid, menunjukkan kualitas dan potensi besar dari para pesepak bola muda asal Papua.
Dengan kemenangan ini, Putra Doom FC U17 meraih gelar juara Kepulauan Cup U17 2025. Sementara itu, Maladum FC U17 harus puas berada di posisi runner-up. Di urutan ketiga dan keempat masing-masing ditempati oleh Ramput FC U17 dan Rekub FC U17.
Turnamen Sepak Bola Kepulauan Cup U17 2025 berlangsung selama tiga pekan dan menjadi ajang pembuktian sekaligus panggung bagi talenta muda sepak bola di wilayah Sorong Raya. Turnamen ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bakat-bakat muda yang memiliki potensi besar untuk masa depan sepak bola Indonesia.
Komitmen Pembinaan Usia Dini
Ketua penyelenggara Kepulauan Cup U17, Rinoldy Rumfeka, menegaskan bahwa turnamen ini murni ditujukan untuk pembinaan sepak bola usia dini tanpa intervensi kepentingan apa pun. Ia menyatakan bahwa tujuan utama dari turnamen ini adalah memberikan ruang bagi anak-anak usia muda untuk menyalurkan bakat dan talenta mereka.
“Turnamen ini kami rancang sebagai ruang bagi anak-anak usia muda untuk menyalurkan bakat dan talenta mereka. Tidak ada intervensi dan tidak ada kepentingan lain. Siapa yang terbaik, dialah yang menjadi juara,” ujar Rinoldy.
Ia mengajak seluruh pemain U17 untuk terus berlatih secara serius bersama tim masing-masing karena pihaknya akan terus membuka ruang kompetisi bagi mereka. Menurutnya, Kepulauan Cup bukan sekadar soal menang dan kalah, tetapi juga proses pembinaan, mental bertanding, dan sportivitas.
Rinoldy memastikan bahwa Kepulauan Cup U17 akan kembali digelar pada tahun 2026 dengan format yang lebih besar. Jumlah peserta pun direncanakan akan ditambah agar semakin banyak tim U17 dapat berpartisipasi.
“Kepulauan Cup bukan event sekali jalan. Tahun 2026 pasti kami gelar lagi dengan jumlah tim yang lebih banyak,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihak penyelenggara akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sponsor, demi keberlanjutan turnamen. Menurutnya, ajang ini membuktikan bahwa Papua memiliki banyak talenta sepak bola yang perlu dibina secara berjenjang dan berkelanjutan.
“Dari lapangan ini, kami melihat masa depan sepak bola Papua,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Rinoldy juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Sorong serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen hingga berjalan aman dan lancar.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Sorong dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” pungkasnya.
Komentar
Kirim Komentar