PSSI Miliki Dua Kandidat Pelatih Timnas, Exco: Kami Serius

PSSI Miliki Dua Kandidat Pelatih Timnas, Exco: Kami Serius

Kabar lapangan tengah memanas hari ini. Terkait PSSI Miliki Dua Kandidat Pelatih Timnas, Exco: Kami Serius, para fans tentu sudah menunggu kepastian beritanya. Simak informasi terbarunya.


Pencarian Pelatih Timnas Indonesia yang Baru Sedang Berlangsung

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Endri Erawan, mengungkapkan bahwa pelatih baru untuk tim nasional senior Indonesia akan diumumkan paling lambat pada bulan depan. Saat ini, pihaknya sedang mempertimbangkan dua nama yang menjadi kandidat kuat.

Endri menekankan bahwa target utama dari pemilihan pelatih baru adalah membawa tim Garuda melaju ke Piala Dunia 2030. Ia menjelaskan bahwa pesan dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dan Sumardji, adalah agar tidak ada lagi kesalahan dalam proses rekrutmen pelatih.

“Target kita sangat serius. Kami ingin berusaha lolos ke Piala Dunia 2030. Oleh karena itu, kami harus mencari pelatih yang kompeten, memiliki jejak karier yang baik, dan terpenting, benar-benar siap bekerja untuk Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, Endri juga menyampaikan bahwa setelah kegagalan timnas Indonesia dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2026 yang dilatih oleh Patrick Kluivert, pihaknya tidak ingin mengambil risiko dengan memilih pelatih yang tidak tepat.

“Kami tidak ingin membeli kucing dalam karung. Kami ingin pelatih terbaik yang benar-benar memiliki hati untuk Indonesia, agar tidak terjadi hal-hal buruk seperti sebelumnya,” tambahnya.

Dalam proses pencarian pelatih, PSSI telah melakukan wawancara dengan lima kandidat di Eropa. Endri didampingi oleh rekan-rekannya di Exco PSSI, yaitu Muhammad, Direktur Teknik Alexander Zwiers, serta penasihat teknik Jordi Cruyff.

Endri menjelaskan bahwa proses pemilihan pelatih baru dilakukan mirip dengan saat PSSI menunjuk Shin Tae Young (STY) sebagai pelatih di awal tahun 2020 lalu. Ia menegaskan bahwa evaluasi kegagalan sebelumnya menjadi dasar dalam pengambilan keputusan.

“Saat STY juga kita lakukan interview. Untuk itu, kita akan evaluasi kegagalan kita kemarin di babak empat, lalu evaluasi bagaimana perekrutan pelatih yang baik. Setelah itu, kita putuskan bahwa PSSI akan melakukan interview,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam wawancara tersebut, durasi wawancara berkisar antara 2 hingga 2,5 jam. Hasil wawancara kemudian dilaporkan kepada Ketua Umum PSSI.

Endri memberikan informasi bahwa pelatih baru Indonesia nanti diharapkan tinggal di Indonesia lebih lama agar bisa melakukan transfer ilmu kepada pelatih lokal. Selain itu, pelatih timnas senior akan sekaligus menjabat sebagai pelatih timnas U-23.

PSSI akan mengumumkan pelatih timnas senior yang baru dalam bulan ini atau paling lambat pada bulan depan.

Kesimpulan: Dukung terus atlet/tim kebanggaan Anda. Simak terus update pertandingan selanjutnya hanya di portal kami.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar