Program Makanan Bergizi Gratis Tak Menjangkau Ibu Hamil dan Menyusui di Sampang

Program Makanan Bergizi Gratis Tak Menjangkau Ibu Hamil dan Menyusui di Sampang

Pasar smartphone kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Program Makanan Bergizi Gratis Tak Menjangkau Ibu Hamil dan Menyusui di Sampang yang membawa inovasi baru. Berikut ulasan lengkapnya.
Program Makanan Bergizi Gratis Tak Menjangkau Ibu Hamil dan Menyusui di Sampang

Program Makan Bergizi Gratis Tidak Menjangkau Ibu Hamil dan Menyusui di Sampang

Di tengah upaya pemerintah pusat dalam mendorong Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah efektif untuk mengurangi stunting, sejumlah ibu hamil dan menyusui di Kabupaten Sampang, Madura, masih belum merasakan manfaat dari program tersebut. Hal ini terungkap dalam wawancara dengan beberapa ibu yang tinggal di Kecamatan Kedungdung.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Nur Hasanah, salah satu ibu menyusui asal daerah tersebut, mengungkapkan bahwa program MBG sangat dibutuhkan oleh keluarga dengan penghasilan pas-pasan. Ia menilai, jika program tersebut dapat diterapkan secara lebih luas, maka akan sangat membantu kebutuhan nutrisi keluarganya.

“Kalau ada makanan bergizi, tentu sangat membantu. Tapi sejauh ini belum ada pembagian khusus untuk ibu menyusui,” ujarnya.

Sekretaris Satgas MBG Sampang, Sudarmanto, mengakui bahwa pelaksanaan program tersebut memang belum menjangkau kelompok ibu hamil dan menyusui. Ia menjelaskan bahwa masih banyak hal yang perlu dipersiapkan secara matang sebelum program bisa mencakup kelompok tersebut.

“Program MBG untuk sementara belum menyentuh ibu hamil dan menyusui karena masih banyak yang harus dibenahi, terutama soal menu dan takaran gizi,” katanya.

Menurutnya, kelompok ibu hamil dan menyusui merupakan penerima paling sensitif, sehingga diperlukan standar keamanan makanan yang ketat sebelum pendistribusian dilakukan. Ia khawatir jika program tidak siap sepenuhnya, bisa berujung pada masalah kesehatan seperti keracunan.

“Jangan sampai niat baik malah berujung petaka. Kami khawatir kalau belum siap, bisa menimbulkan masalah kesehatan seperti keracunan,” pungkasnya.

Persiapan yang Masih Dibutuhkan

Beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan dalam penyempurnaan program MBG antara lain:

  • Penyusunan Menu yang Sesuai: Perlu adanya menu khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi ibu hamil dan menyusui. Menu tersebut harus mengandung nutrisi yang cukup untuk mendukung perkembangan janin dan produksi ASI.

  • Pengaturan Takaran Gizi: Penyediaan makanan harus memiliki takaran yang tepat agar tidak terjadi kelebihan atau kekurangan nutrisi. Ini juga penting untuk mencegah risiko kesehatan akibat konsumsi yang tidak seimbang.

  • Standar Keamanan Makanan: Pastikan semua bahan makanan yang digunakan aman dan layak konsumsi. Proses pengolahan dan penyimpanan juga harus sesuai dengan standar higienis.

  • Koordinasi dengan Petugas Kesehatan: Diperlukan kolaborasi dengan tenaga medis untuk memastikan bahwa setiap penerima program MBG menerima informasi dan bimbingan yang diperlukan.

Harapan Masyarakat

Meski saat ini program MBG belum sepenuhnya menjangkau ibu hamil dan menyusui, masyarakat tetap berharap agar segera ada penyesuaian dalam pelaksanaannya. Banyak ibu menyusui seperti Nur Hasanah berharap agar program tersebut bisa segera diperluas dan mencakup kelompok yang paling rentan.

Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik, harapan besar terletak pada kemampuan pemerintah untuk memastikan bahwa semua lapisan masyarakat, termasuk ibu hamil dan menyusui, dapat merasakan manfaat dari program MBG.

Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah layak ditunggu? Tuliskan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar