
Prediksi Pergerakan Harga Emas Pada Minggu (9/11/2025)
Harga emas diperkirakan akan bergerak stabil dalam perdagangan pada hari Minggu, 9 November 2025. Meskipun demikian, logam mulia ini masih menghadapi tekanan akibat penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan dampak dari kebijakan moneter The Federal Reserve (The Fed). Pergerakan harga emas tergantung pada sejumlah faktor yang saling berkaitan, termasuk kondisi pasar global dan sentimen investor.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Perdagangan Terakhir Pada Jumat
Berdasarkan informasi terbaru, harga emas global ditutup di sekitar US$4.005 per ounce pada Jumat, 7 November 2025. Kenaikan harga terjadi karena melemahnya dolar AS dan meningkatnya minat investor terhadap aset yang dapat melindungi nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global. Namun, situasi tersebut berubah menjelang akhir pekan.
Penguatan Dolar AS
Di akhir pekan, dolar AS kembali menguat mendekati level tertingginya dalam tiga bulan terakhir. Kenaikan dolar ini berpotensi menahan laju kenaikan harga emas karena membuat logam mulia tersebut lebih mahal bagi para pemilik mata uang lain. Ketika dolar menguat, harga emas cenderung turun karena investor lebih memilih dolar sebagai aset yang lebih likuid dan stabil.
Yield Obligasi AS Dan Harapan The Fed
Selain itu, yield obligasi AS yang masih tinggi memberikan tekanan tambahan pada harga emas. Hal ini karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti obligasi. Selain itu, harapan bahwa The Fed belum akan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat juga menjadi faktor yang membatasi pergerakan harga emas. Investor cenderung menghindari emas jika suku bunga naik, karena biaya peluang meningkat.
Permintaan Emas Sebagai Aset Aman
Di sisi lain, permintaan emas sebagai aset yang dianggap aman tetap tinggi, terutama di tengah situasi geopolitik yang mengkhawatirkan dan ketidakpastian ekonomi global. Aktivitas pembelian oleh bank sentral di seluruh dunia juga masih berkontribusi terhadap dukungan harga emas di pasar internasional. Beberapa bank sentral terus menambah cadangan emas mereka sebagai strategi diversifikasi portofolio.
Proyeksi Harga Emas Untuk Esok Hari
Untuk perdagangan esok hari, harga emas global diperkirakan akan berada di kisaran US$3.950 hingga US$4.050 per ounce. Di pasar lokal Indonesia, harga emas berpotensi sedikit meningkat antara Rp5.000 hingga Rp15.000 per gram, tergantung pada pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Perubahan nilai tukar bisa memengaruhi harga emas secara langsung, terutama untuk pasar domestik.
Prospek Emas Jangka Pendek
Secara keseluruhan, prospek emas dalam waktu dekat diperkirakan akan cukup stabil dengan potensi penguatan yang terbatas. Jika dolar kembali melemah atau ada sentimen negatif dari ekonomi global, harga emas mungkin dapat mencapai batas atas dari proyeksi tersebut. Investor perlu memperhatikan perkembangan pasar dan kondisi ekonomi global secara terus-menerus.
Rekomendasi Untuk Investor Domestik
Bagi investor domestik, pembelian emas secara bertahap tetap dianjurkan untuk mengurangi risiko akibat fluktuasi harga. Selain itu, sangat penting untuk memastikan keaslian produk logam mulia lewat lembaga resmi seperti Antam atau UBS. Memperhatikan perbedaan harga jual dan beli juga sangat penting agar nilai investasi tetap terjaga.
Komentar
Kirim Komentar