Pramono Tuan Tiga Hasil Kongres Betawi, Janji Tindak Lanjut Pekan Ini

Pramono Tuan Tiga Hasil Kongres Betawi, Janji Tindak Lanjut Pekan Ini

Isu politik kembali hangat diperbincangkan. Mengenai Pramono Tuan Tiga Hasil Kongres Betawi, Janji Tindak Lanjut Pekan Ini, publik menunggu dampak dan realisasinya. Simak laporannya.


JAKARTA, aiotrade
Pemprov DKI Jakarta terus memperkuat kerja sama dengan masyarakat adat Betawi dalam upaya mendukung pembangunan dan pemerintahan kota. Hal ini dibuktikan dengan diterimanya hasil Kongres Istimewa Kaum Betawi 2025 oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Kongres tersebut dilaksanakan di Museum MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Senin (15/12/2025), dan hasilnya diserahkan oleh Majelis Kaum Betawi (MKB). Pramono menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti berbagai saran dan masukan yang telah diterima.

“Secara prinsip, kami sudah mendapatkan saran dan masukan dari Kongres Istimewa Kaum Betawi 2025, dan akan segera kami tindaklanjuti. Mudah-mudahan, dalam minggu ini sudah bisa selesai,” ujar Pramono.

Menurut Pramono, persatuan masyarakat Betawi menjadi salah satu titik penting dari hasil kongres tersebut. Ia menilai lembaga masyarakat adat Betawi sebagai mitra strategis dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Kami memberikan kewenangan sepenuhnya dan menganggap lembaga masyarakat adat Betawi sebagai partner pemerintah Jakarta,” tambahnya.

Salah satu poin utama dari kongres adalah kesepakatan bahwa masyarakat adat Betawi merupakan satu kesatuan. Atas dasar itu, Pemprov DKI Jakarta memberikan kewenangan penuh kepada Fauzi Bowo sebagai tokoh yang telah disepakati bersama oleh seluruh elemen Betawi.

Fauzi Bowo, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi (MKB), menyebut kongres tersebut sebagai momentum penyatuan masyarakat Betawi. Penyerahan hasil kongres ini didampingi oleh Ketua Umum Bamus Betawi Riano P Ahmad dan Ketua Umum Bamus 1982 Zainudin.

“Kami sudah menyampaikan kebulatan tekad untuk bersatu mendukung Jakarta sebagai kota global yang lebih maju ke depan di bawah pimpinan Pak Pramono Anung,” kata Fauzi Bowo.

Selain itu, eks Gubernur Jakarta ini juga memberikan aspirasi agar Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2015 tentang masyarakat adat Betawi segera direvisi. Revisi ini bertujuan untuk memperkuat posisi dan peran masyarakat Betawi secara hukum.

“Mudah-mudahan, ini bisa diperjuangkan di DPRD dan masuk dalam proses legislasi selanjutnya, Insya Allah awal tahun 2026,” tuturnya.

Beberapa poin lain yang diangkat dalam kongres antara lain peningkatan partisipasi masyarakat dalam kebijakan publik, perlindungan budaya lokal, serta pengembangan ekonomi kreatif yang berbasis nilai-nilai Betawi.

Pramono Anung menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung inisiatif-inisiatif yang bertujuan memajukan masyarakat Betawi. Ia berharap kolaborasi ini dapat menciptakan dampak positif bagi kota Jakarta secara keseluruhan.


Sejumlah langkah konkret juga akan segera diambil oleh Pemprov DKI Jakarta. Beberapa di antaranya melibatkan pemetaan potensi wilayah Betawi, pelibatan tokoh-tokoh masyarakat dalam forum-forum kebijakan, serta pengembangan program pendidikan dan pelatihan khusus untuk generasi muda Betawi.

Dalam konteks yang lebih luas, kongres ini juga menjadi wadah untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya keberagaman budaya dalam konteks kehidupan perkotaan. Masyarakat Betawi diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan modernisasi dan urbanisasi.

Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk tetap menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat adat, baik dalam bentuk kebijakan maupun interaksi langsung. Dengan demikian, harapan besar dapat terwujud dalam bentuk kota Jakarta yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan aspirasi Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar