Prabowo Bertemu Gubernur Jenderal Australia, Kenang Banyak Teman Militer

Prabowo Bertemu Gubernur Jenderal Australia, Kenang Banyak Teman Militer

Kabar pemerintahan kembali mencuat. Mengenai Prabowo Bertemu Gubernur Jenderal Australia, Kenang Banyak Teman Militer, publik menunggu dampak dan realisasinya. Simak laporannya.


JAKARTA, aiotrade
Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Gubernur Jenderal Australia Sam Mostyn selama kunjungannya ke Sidney, Australia, pada Rabu (12/11/2025). Pertemuan ini berlangsung dalam rangka membahas potensi kerja sama strategis antara kedua negara.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pertemuan tersebut dimulai dengan upacara kenegaraan di depan Admiralty House, Sidney, yang disambut oleh Sam Mostyn. Setelah itu, keduanya masuk ke ruang pertemuan bilateral untuk melangsungkan diskusi.

"Selamat datang di Government House. Selamat datang di Sidney, dan selamat datang kembali di Australia," ujar Sam Mostyn membuka percakapan.

"Terima kasih," jawab Prabowo.

Mostyn menyampaikan rasa senangnya menyambut Presiden Prabowo. Meskipun Presiden sering berkunjung ke Australia, kunjungan ini menjadi yang pertama kalinya sejak ia dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2024.

"Saya tahu Anda sudah pernah ke sini berkali-kali sebelumnya, tetapi bukan sebagai Presiden, jadi senang menyambut Anda," kata Mostyn.

Prabowo menjawab bahwa ini adalah kunjungan pertamanya sebagai Presiden. Ia juga bertanya tentang pertemuan terakhir mereka, "Terakhir ketemu di mana? Di Korea?"

Mostyn mengingat-ingat banyak hal, termasuk pertemuan berulang dengan Prabowo. Ia juga menyebutkan bahwa dua negara telah merayakan 75 tahun hubungan diplomatik tahun lalu.

"Tidak ada hubungan yang lebih dekat bagi Australia selain dengan Indonesia. Dan saya rasa Anda telah menunjukkannya dengan menjadikan ini kunjungan pertama Anda ke Australia, dengan banyak menteri senior yang telah datang bersama Anda, dan banyak diplomat serta pejabat kita yang hadir di sini," ujar Mostyn.

Kemudian, Mostyn mulai membahas David Hurley, mantan Gubernur Jenderal Australia. Ia mengetahui bahwa Prabowo merupakan kolega dari Hurley.

"Saya juga tahu bahwa pendahulu saya, Jenderal Hurley, adalah kolega baik Anda," ucap Mostyn.

Mostyn juga bercerita tentang ayahnya yang lulusan Royal Military College (RMC) Duntroon pada tahun 1955. Ayahnya merupakan senior dari Hurley.

"Jadi, dia jauh lebih awal daripada Jenderal Hurley, tapi dia juga bertugas di Angkatan Darat Australia selama beberapa dekade. Jadi, saya bisa dibilang 'anak tentara'. Anak seorang perwira tentara, jadi keluarga kami sering pindah," katanya sembari tertawa.

Sementara itu, Prabowo juga menceritakan bahwa dirinya memiliki banyak teman di angkatan bersenjata Australia. Namun, saat ini, kebanyakan dari mereka telah pensiun karena usia.

"Saya punya banyak teman di angkatan bersenjata Australia. Kebanyakan sudah pensiun. Saya rasa semuanya sudah pensiun," seloroh Prabowo.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan aspirasi Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar