Pemimpin Gekrafs Banyuasin, Visi Noor Ishmatuddin Bangkitkan Ekonomi Kreatif

Pemimpin Gekrafs Banyuasin, Visi Noor Ishmatuddin Bangkitkan Ekonomi Kreatif

Isu politik kembali hangat diperbincangkan. Mengenai Pemimpin Gekrafs Banyuasin, Visi Noor Ishmatuddin Bangkitkan Ekonomi Kreatif, publik menunggu dampak dan realisasinya. Simak laporannya.


Politisi dari Partai Gerindra asal Kabupaten Banyuasin, Noor Ishmatuddin, secara resmi dilantik menjadi Ketua Umum DPC Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) periode 2025 hingga 2028. Pelantikan berlangsung pada Sabtu, 20 Desember 2025, di Hotel Rids Palembang.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Dengan jabatan barunya ini, Noor mengungkapkan rencananya untuk menjadikan Banyuasin sebagai sentra ekonomi kreatif yang unggulan di Sumatera Selatan. Ia menekankan bahwa Gekrafs akan memperkuat peran generasi muda dalam menggali potensi ekonomi kreatif yang ada di daerah tersebut.

Menurutnya, pengurus Gekrafs Banyuasin terdiri dari berbagai tokoh dan eksponen yang memiliki kontribusi besar dalam bidang ekonomi kreatif. Ia optimis dengan keberagaman anggota yang dimiliki, Gekrafs bisa menjadi motor penggerak utama perekonomian kreatif di wilayah Sumsel.

"Kita berharap ekonomi kreatif di Banyuasin semakin berkembang dan menjadi salah satu unggulan di provinsi ini," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW Gekrafs Sumsel, Randika Pranata, menyampaikan bahwa Gekrafs memiliki banyak tokoh kreatif yang mampu memberikan kontribusi signifikan. Salah satunya adalah Rafi Ahmad, seorang presenter ternama.

Ia menilai potensi yang dimiliki oleh para tokoh kreatif ini harus bisa dimanfaatkan secara optimal oleh Gekrafs Banyuasin. Menurutnya, struktur kepengurusan Gekrafs Banyuasin yang mayoritas terdiri dari Generasi Z dapat menjadi keuntungan dalam merancang strategi yang sesuai dengan tren masa kini.

Di sisi lain, Wakil Ketua Bendahara Umum Aqila Rahmani menekankan pentingnya kolaborasi antar komponen dalam Gekrafs. Ia mengatakan, pengurus jangan pernah berhenti bermimpi dan berusaha untuk menciptakan dampak nyata.

"Melalui Gekraf, kita bisa menggerakkan potensi ekonomi kreatif yang ada di Banyuasin. Semua pihak harus saling bekerja sama untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih baik," tegasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Banyuasin, Adam Ibrahim, juga menyambut baik pelantikan Noor Ishmatuddin sebagai Ketua Umum Gekrafs Banyuasin. Ia mengatakan bahwa Gekrafs akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan Banyuasin Prima.

"Kita mengajak Gekrafs untuk bersama-sama membangkitkan ekonomi kreatif Banyuasin agar semakin berkembang dan maju," tambahnya.

Beberapa langkah strategis telah direncanakan oleh Gekrafs Banyuasin untuk mencapai tujuan tersebut. Di antaranya adalah membangun kerja sama dengan berbagai pihak, seperti lembaga pendidikan, komunitas kreatif, dan pelaku usaha lokal.

Selain itu, Gekrafs juga akan fokus pada penguatan kapasitas anggota melalui pelatihan dan program pengembangan diri. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka dalam berbisnis serta berinovasi.

Pengembangan infrastruktur digital juga menjadi prioritas, mengingat peran teknologi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. Dengan akses yang lebih mudah, pelaku usaha kreatif di Banyuasin dapat lebih efisien dalam memasarkan produk atau layanan mereka.

Tidak hanya itu, Gekrafs Banyuasin juga akan mengadakan berbagai event kreatif dan festival yang dapat menjadi ajang promosi bagi seniman, desainer, dan pengusaha lokal. Acara-acara ini diharapkan mampu menarik minat masyarakat luas serta memperluas jaringan pasar.

Dengan komitmen yang kuat dan kolaborasi yang solid, Gekrafs Banyuasin siap menjadi salah satu penggerak utama ekonomi kreatif di Sumatera Selatan. Masa depan yang cerah dan berkelanjutan bagi daerah ini pun mulai terbuka.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan aspirasi Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar