Pekerja Iklan Tewas Tersengat Listrik di Sunset Road Bali, Dheon Dengar Suara Ledakan

Jagat maya sedang ramai membicarakan topik ini. Banyak netizen yang penasaran kebenaran di balik Pekerja Iklan Tewas Tersengat Listrik di Sunset Road Bali, Dheon Dengar Suara Ledakan. Berikut fakta yang berhasil kami kumpulkan.
Pekerja Iklan Tewas Tersengat Listrik di Sunset Road Bali, Dheon Dengar Suara Ledakan

Kecelakaan Maut Akibat Sengatan Listrik Saat Survei Baliho di Legian, Bali

Seorang pekerja papan iklan bernama Husein Agustinur (40) meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat melakukan survei baliho di Jalan Sunset Road, Legian, Kuta, Badung, Bali. Insiden ini terjadi pada Selasa 16 Desember 2025 sore, sekitar pukul 17.30 WITA, tepatnya di depan Gereja Hillsong.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Husein, yang merupakan warga Banjarnegara, Jawa Tengah, terjatuh dari tiang reklame setelah mengalami sengatan listrik. Rekan korban, Dheon Pratama Engga Putra, menjelaskan bahwa mereka tiba di lokasi sekitar pukul 17.15 WITA. Mereka datang untuk melakukan pengukuran baliho atas instruksi Rizqi Ade Nasuma Rahman selaku pembuka lowongan borongan.

Setelah berkoordinasi dengan petugas keamanan setempat dan mendapat izin, korban mulai naik untuk mengukur luas baliho. Saat menginjak pijakan tangga nomor tiga dari atas, Dheon mendengar suara ledakan keras atau "duarrr". Seketika itu, Dheon melihat korban terlempar dan terjatuh di atas atap bangunan pos satpam.

Melihat kejadian tersebut, Dheon langsung berusaha menolong dan berteriak meminta bantuan, kemudian menghubungi Petugas Pemadam Kebakaran Badung dan Kepolisian Polsek Kuta.

"Kejadian nahas terjadi setelah pengukuran selesai, saat korban hendak turun," kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi, pada Rabu 17 Desember 2025.

Petugas dari Damkar, Polsek Kuta, dan Tim Identifikasi Polresta Denpasar tiba di lokasi pada pukul 18.30 WITA untuk melakukan olah TKP dan evakuasi. Berdasarkan hasil olah TKP, dijelaskan Kompol Sukadi, kondisi korban ditemukan dalam posisi telungkup di atas atap dak bangunan pos satpam.

Korban yang mengenakan kaos oblong hitam dan celana pendek abu-abu ini mengalami sejumlah luka fatal. "Tangan kanan korban ditemukan mengalami luka bakar dan lecet pada jari-jarinya, yang menguatkan dugaan akibat tersengat aliran listrik," bebernya.

Selain itu, petugas juga menemukan potongan alat meteran di TKP yang diduga menjadi penyebab sengatan. Korban juga mengalami pendarahan dari telinga kanan dan mulut serta retak pada dagu, kemungkinan akibat benturan saat terjatuh. "Korban sudah dalam keadaan meninggal dunia saat ditemukan," tegas Kompol Sukadi.

Jenazah korban kelahiran Bekasi itu kemudian dibawa menuju Rumah Sakit Umum Pusat Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah menggunakan Ambulans BPBD Kabupaten Badung pada pukul 19.00 WITA.

Penyebab Kecelakaan Masih Dalam Penyelidikan

Dari hasil penyelidikan awal, diperkirakan bahwa korban terkena aliran listrik karena kesalahan teknis atau peralatan yang tidak aman. Petugas masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan apakah ada pelanggaran standar keselamatan kerja yang terjadi.

Beberapa poin penting yang ditemukan oleh tim penyidik antara lain:

  • Adanya alat ukur yang rusak dan mungkin menyebabkan arus listrik masuk
  • Keterlibatan kabel listrik yang tidak terisolasi dengan baik
  • Kurangnya pengawasan langsung selama proses survei

Tim penyidik juga sedang memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk memperkuat bukti-bukti yang telah dikumpulkan.

Langkah Pencegahan di Masa Depan

Insiden ini menyoroti pentingnya penerapan protokol keselamatan kerja yang ketat, terutama bagi pekerja yang bekerja di area berisiko tinggi seperti baliho atau papan iklan. Beberapa langkah pencegahan yang disarankan antara lain:

  • Pelatihan keselamatan kerja berkala untuk semua pekerja
  • Pemeriksaan alat kerja sebelum digunakan
  • Penggunaan alat pelindung diri (APD) yang memadai
  • Koordinasi dengan pihak berwenang sebelum melakukan pekerjaan di area publik


Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa share artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan berita heboh ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar