
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pengakhiran Kontrak Pelatih Timnas Indonesia
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah resmi mengakhiri kerja sama dengan jajaran pelatih asal Belanda yang menangani Timnas Indonesia. Hal ini termasuk keputusan untuk menghentikan kontrak pelatih kepala, Patrick Kluivert. Keputusan tersebut diumumkan oleh PSSI pada hari Kamis, 16 Oktober 2025.
Dalam pernyataan resminya, PSSI menjelaskan bahwa pemutusan kontrak dilakukan lebih awal dari kesepakatan semula yang seharusnya berlangsung selama dua tahun. PSSI menyebut bahwa keputusan ini diambil melalui mekanisme mutual termination, atau kesepakatan bersama antara kedua pihak.
“Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan para pihak di tim kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun,” tulis PSSI dalam keterangannya.
Proses Pemecatan Tanpa Rapat Exco
Menurut penjelasan dari seorang penasihat Klub Semen Padang sekaligus anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, ada informasi yang menyebutkan bahwa proses pemecatan Patrick Kluivert dilakukan tanpa melalui mekanisme rapat Exco. Ia menyampaikan bahwa keputusan untuk memberhentikan Kluivert diambil langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Erick disebut mengambil langkah cepat setelah mendengar tekanan besar dari publik yang mendesak agar Kluivert segera diberhentikan. “Jadi informasi yang saya dapatkan, ini mungkin diambil keputusan setelah tekanan begitu besar dari publik,” ujar Andre Rosiade.
Ia juga menyebutkan bahwa Erick Thohir kemudian meminta Sekjen PSSI, Yunus Nusi, untuk menghubungi Patrick Kluivert beserta seluruh asistennya guna membahas pemutusan kontrak. Meskipun keputusan tersebut diambil secara cepat, anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini mengapresiasi langkah tegas Erick.
Apresiasi Terhadap Langkah Erick Thohir
Andre Rosiade menilai, Ketua Umum PSSI itu telah mendengarkan aspirasi para suporter yang mendesak agar Kluivert mundur dari kursi pelatih Timnas Indonesia. “Kita perlu apresiasi, karena Pak Erick sudah mendengar aspirasi dan jeritan suporter yang ingin Patrick Kluivert out,” kata Andre.
Ia menambahkan bahwa meskipun sempat ada tarik-menarik di internal, akhirnya aspirasi masyarakat Indonesia didengarkan. “Meskipun sempat ada tarik-menarik di internal, akhirnya aspirasi masyarakat Indonesia didengarkan,” tambahnya.
Tantangan PSSI Mencari Pelatih Baru
Setelah pengakhiran kontrak ini, PSSI kini dihadapkan pada tugas mencari pelatih baru untuk Timnas Indonesia. Menurut Andre, keputusan soal siapa pengganti Kluivert akan dibahas dalam rapat Exco mendatang.
“Nah, setelah ini akan diputuskan siapa yang menjadi pelatih kepala. Pengambilan keputusan akan dilakukan melalui rapat Exco,” ujarnya.
Hingga saat ini, belum ada sosok yang resmi ditunjuk sebagai pengganti Patrick Kluivert. PSSI kini harus segera menemukan pelatih yang tepat untuk memimpin Timnas Indonesia dalam beberapa kompetisi mendatang.
Komentar
Kirim Komentar