Pasar Perhatikan Cuaca Afrika Barat, Harga Kakao Volatil Awal Tahun

Pasar Perhatikan Cuaca Afrika Barat, Harga Kakao Volatil Awal Tahun

Sektor ekonomi menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai Pasar Perhatikan Cuaca Afrika Barat, Harga Kakao Volatil Awal Tahun menjadi sinyal penting bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.


aiotrade, JAKARTA — Harga kakao terus mengalami fluktuasi akibat perubahan cuaca di Afrika Barat yang berpotensi memengaruhi produksi komoditas ini. Sejumlah pedagang sedang memantau perkembangan iklim tersebut untuk menilai dampaknya terhadap pasokan global.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Berdasarkan data dari Bloomberg, harga kontrak berjangka kakao di New York turun sebesar 0,8% menjadi US$6.016 per metrik ton pada pukul 08.02 waktu setempat. Sementara itu, harga bahan baku cokelat ini juga melemah 0,7% menjadi 4.346 poundsterling per ton di London. Pergerakan ini disebabkan oleh ketidakpastian terkait kondisi musim Harmattan yang memengaruhi produksi kakao di wilayah produsen utama.

Kontrak berjangka kakao terlihat sangat rentan terhadap perubahan iklim. Pada Jumat (2/1/2026), harga sempat turun hingga 4% baik di New York maupun London, namun kemudian kembali rebound. Meski begitu, penurunan harga ini menambah catatan negatif sepanjang tahun 2025. Kontrak berjangka New York turun sebesar 48%, sementara kontrak di London merosot lebih dari 50%. Penyebab utamanya adalah antisipasi panen yang meningkat, tetapi permintaan pasar yang rendah.

Dampak angin Harmattan yang kering dan berdebu terhadap kawasan Afrika Barat masih tergolong moderat. Nisha Kumari, analis dari Tropical General Investments Group, menyatakan bahwa cuaca yang membaik di Pantai Gading diperkirakan akan meningkatkan hasil panen untuk periode Februari–Maret. Laporan dari para petani juga menunjukkan adanya potensi buah kakao yang lebih besar dan berkualitas dibandingkan produksi pada periode yang sama tahun lalu.

“Hal ini mendukung ekspektasi pemulihan sebagian pasokan kakao global,” ujarnya, seperti dikutip Bloomberg pada Jumat (2/1/2026). Ia menambahkan bahwa produksi kakao di Ghana diperkirakan meningkat pada musim 2025–2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Pemulihan ini mencerminkan perbaikan kondisi perkebunan serta pengelolaan tanaman yang lebih optimal.

Ramalan cuaca pada 31 Desember 2025 menunjukkan bahwa hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan terjadi secara terisolasi hingga tersebar di wilayah tenggara Pantai Gading dan bagian selatan Ghana. Kondisi cuaca serupa diperkirakan akan terus berlanjut dalam beberapa minggu ke depan.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Kakao

  • Perubahan Iklim: Musim Harmattan yang kering dan berdebu memberi dampak terhadap produksi kakao di Afrika Barat.
  • Kondisi Cuaca yang Membaik: Di Pantai Gading, cuaca yang lebih baik diprediksi akan meningkatkan hasil panen.
  • Peningkatan Produksi: Produksi kakao di Ghana diperkirakan meningkat pada musim 2025–2026 karena perbaikan pengelolaan tanaman.
  • Permintaan Pasar: Meskipun ada peningkatan panen, permintaan pasar yang lesu tetap menjadi faktor penekan harga.
  • Fluktuasi Harga: Harga kontrak berjangka mengalami penurunan signifikan sepanjang tahun 2025.

Prediksi dan Harapan Pasar

  • Petani melaporkan adanya potensi buah kakao yang lebih besar dan sehat dibandingkan tahun lalu.
  • Ekspektasi pemulihan pasokan global semakin kuat karena perbaikan kondisi cuaca.
  • Analis memperkirakan bahwa peningkatan produksi akan terus berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.
  • Kondisi cuaca yang stabil diperlukan untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan kakao global.

Kesimpulan: Semoga informasi mengenai Pasar Perhatikan Cuaca Afrika Barat, Harga Kakao Volatil Awal Tahun ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Tetap optimis dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar