Pangdam V Brawijaya, Jenderal Rudy Saladin, Mantan Ajudan Jokowi yang Pernah Tugas di Tarakan

Isu politik kembali hangat diperbincangkan. Mengenai Pangdam V Brawijaya, Jenderal Rudy Saladin, Mantan Ajudan Jokowi yang Pernah Tugas di Tarakan, publik menunggu dampak dan realisasinya. Simak laporannya.
Pangdam V Brawijaya, Jenderal Rudy Saladin, Mantan Ajudan Jokowi yang Pernah Tugas di Tarakan

Profil Lengkap Mayjen TNI Rudy Saladin, Pangdam V Brawijaya

Mayjen TNI Rudy Saladin adalah seorang perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang kini menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) V Brawijaya. Ia dilantik pada tahun 2024 setelah sebelumnya memegang berbagai jabatan strategis di lingkungan militer dan pemerintahan. Sebagai lulusan terbaik Akademi Militer (Akmil) angkatan 1997, karier Rudy Saladin telah mencakup berbagai posisi penting baik dalam operasional maupun administrasi.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Latar Belakang dan Pendidikan

Rudy Saladin lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 17 September 1975. Ia memiliki istri bernama Chrisma Virawanti dan tiga orang anak. Pendidikannya dimulai dari SMA Taruna Nusantara pada 1994. Setelah lulus Akmil pada 1997 dengan predikat terbaik, ia melanjutkan studi di beberapa lembaga pendidikan militer internasional.

Beberapa pendidikan lanjut yang ia tempuh antara lain: - Sekolah Staf dan Komandan Angkatan Darat di US Army Command and General Staff College Fort Leavenworth, Amerika Serikat. - Advanced Infantry Officers Course di SAFTI Singapura tahun 2003. - Gelar S2 Hubungan Internasional di Webster University St. Louis, Missouri, Amerika Serikat.

Pendidikan ini memberinya wawasan luas dalam manajemen militer serta hubungan internasional, yang sangat bermanfaat dalam menjalankan tugas-tugas strategis di masa depan.

Karier Militer yang Mengesankan

Karier Rudy Saladin dimulai sejak masih menjadi prajurit muda. Pada 1999, ia menjabat Danton Yonif Linud 328/Dirgahayu. Beberapa tahun kemudian, ia juga pernah menjadi Danki dan Pasiops Yonif Linud 328/Dirgahayu hingga 2007. Ia kemudian bertugas sebagai Kasi Brigif Linud 17/Kujang I pada 2007–2008.

Pada 2008–2009, Rudy Saladin menjabat Wadanyonif Linud 330/Tridarma. Selanjutnya, ia mengemban jabatan sebagai Sespri Pangkostrad (2009–2010) dan Pabandya Ops Kodam VI/Mulawarman (2011–2012). Pada 2012–2013, ia menjabat Danyonif Raider 613/Raja Alam di Tarakan, Kalimantan Utara.

Selain itu, ia juga pernah menjadi Dansecata Rindam VI/Mulawarman (2013–2014) dan Dandim 1008/Tanjung Tabalong (2014–2015). Di tahun 2015–2016, ia menjabat Waaspers Kasdivif 1/Kostrad, lalu Sespri KSAD (2016–2017).

Jabatan Strategis di Lingkungan Pemerintahan

Pada 2019–2021, Rudy Saladin menjabat sebagai Ajudan Presiden RI Joko Widodo. Setelah itu, ia ditunjuk sebagai Komandan Korem 074/Warastratama (2021–2022) dan Komandan Korem 061/Suryakancana (2022–2023). Selanjutnya, ia menjadi Staf Khusus KSAD pada 2023 dan Sesmilpres Kementerian Sekretariat Negara (Kemsetneg) hingga 2024.

Sejak 2024, ia resmi menjabat Pangdam V Brawijaya, yang mencakup wilayah Provinsi Jawa Timur. Kodam ini merupakan komando kewilayahan pertahanan militer yang bertanggung jawab atas keamanan dan kesiapan pasukan di wilayah tersebut.

Riwayat Jabatan Lengkap

Berikut riwayat karier lengkap Mayjen TNI Rudy Saladin: * Danton Yonif Linud 328/Dirgahayu * Danki Yonif Linud 328/Dirgahayu * Perwira Staf Operasi * Kasi Brigif Linud 17/Kujang I * Wadan Yonif Linud 330/Tri Dharma * Pabandya Ops Kodam VI/Mulawarman * Danyonif 613/Raja Alam * Dandim 1008/Tanjung Tabalong * Waaspers Kasdivif 1/Kostrad * Sespri KSAD * Danbrigif 6/Trisakti Baladaya (2017—2018) * Asops Kodam VI/Mulawarman (2018—2019) * Ajudan Presiden RI (2019—2021) * Komandan Korem 074/Warastratama (2021—2022) * Komandan Korem 061/ Suryakancana (2022) * Pangdam V/Brawijaya (2024)


Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan aspirasi Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar