Peluang Kolaborasi di Sektor Industri dan Infrastruktur Cilegon

PT Multicrane Perkasa (MCP) melihat peluang besar dalam memperluas kerja sama strategis antara sektor industri dan infrastruktur yang ada di wilayah Cilegon, Banten. Sebagai bagian dari upaya tersebut, MCP menggelar acara MCP Connect & Grow Cilegon 2025. Acara ini bertujuan untuk mempertemukan pemerintah, pelaku industri, serta penyedia solusi alat berat guna mendorong sinergi pembangunan infrastruktur nasional.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Presiden Direktur Multicrane Perkasa, Adrianus Hadiwinata menjelaskan bahwa agenda ini bertujuan untuk memperkenalkan inovasi teknologi yang mendukung efisiensi dan keselamatan kerja di lapangan. Dengan tema “Inovasi dan Kolaborasi untuk Infrastruktur Cilegon", acara ini dihadiri oleh lebih dari 80 peserta dari 40 perusahaan di sektor konstruksi, energi, kimia, dan manufaktur kawasan industri Cilegon.
Adrianus menekankan bahwa melalui MCP Connect & Grow Cilegon 2025, MCP ingin menjadi mitra strategis industri nasional. Tidak hanya sebagai penyedia alat berat, tetapi juga sebagai kolaborator teknologi yang mendorong efisiensi dan keberlanjutan di sektor infrastruktur.
Distributor Alat Berat Terkemuka
Sebagai informasi, Multicrane Perkasa (MCP) merupakan distributor resmi alat berat dan lifting modern di Indonesia yang mewakili merek global seperti Liebherr, Kato, Hiab, Sumitomo, dan Ammann. MCP menawarkan solusi alat berat di sejumlah sektor, seperti konstruksi, energi, pelabuhan, dan industri.
Dalam acara tersebut, MCP memperkenalkan produk, teknologi, dan inovasi dari sejumlah merek yang didistribusikannya. Antara lain solusi lifting modern dari Kato dan Hiab, teknologi terbaru Ammann Single Drum Roller ARS110.2 dengan fitur ACE (Ammann Compaction Expert), serta konsep ECOdrop untuk efisiensi bahan bakar serta pengurangan emisi hingga 15%.
"Melalui rangkaian produk unggulan tersebut, MCP berupaya menjawab kebutuhan pelanggan akan solusi alat berat yang efisien, cerdas, aman, serta ramah lingkungan dengan inovasi listrik Maeda Mini Crane dan konsep ECOdrop yang menekan konsumsi bahan bakar dan emisi karbon," jelas Adrianus.
Partisipasi Pemerintah dan Asosiasi Industri
Selain dari perusahaan, MCP Connect & Grow Cilegon 2025 turut dihadiri oleh perwakilan pemerintah, legislator, serta asosiasi industri. Dalam kesempatan itu, Direktur Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi - Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum, Kimron Manik membeberkan arah strategis kebijakan pembangunan infrastruktur nasional.
Salah satu poin yang menjadi sorotan Kimron adalah pentingnya peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi di bidang alat berat. "Operator yang tersertifikasi dan terlatih memegang peran vital dalam meningkatkan efisiensi pekerjaan, menekan risiko kecelakaan, dan menjamin kualitas hasil pembangunan infrastruktur," ungkap Kimron.
Sementara itu, Edison Sitorus sebagai Anggota DPR RI sekaligus Owner PT Hafis Nuryatama Konstruksi menyoroti posisi Cilegon sebagai salah satu kota dengan aktivitas penggunaan alat berat tertinggi di Indonesia. Edison menegaskan perlunya penguatan kerja sama serta persaingan usaha yang sehat.
"Keberadaan berbagai pelaku usaha alat berat dan konstruksi di wilayah ini harus diiringi dengan persaingan yang sehat, kerja sama yang kuat, serta semangat kolaborasi untuk tumbuh dan sukses bersama dalam mendukung pembangunan nasional," ujar Edison.
Komitmen Asosiasi Industri
MCP Connect & Grow Cilegon 2025 turut dihadiri oleh Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Provinsi Banten yang dipimpin oleh Alawi Mahmud. APBMI ingin memperkuat komitmen pelaku industri pelabuhan dan logistik dalam mendukung penggunaan teknologi alat berat yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan di kawasan industri Cilegon.
Dengan adanya acara ini, MCP berkomitmen untuk terus mendukung ekosistem infrastruktur yang kolaboratif dan berkelanjutan. Sehingga, Cilegon dapat memperkuat posisinya sebagai kawasan industri strategis dengan potensi pertumbuhan yang tinggi.
Komentar
Kirim Komentar