
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pemilihan Wali Kota New York yang Menyedot Perhatian Dunia
Pemilihan Wali Kota New York yang berlangsung pada Selasa (4/11/2025) telah menjadi perhatian global, terutama setelah Zohran Mamdani terpilih sebagai wali kota pertama yang beragama Islam. Keputusan ini menimbulkan reaksi berbagai pihak, termasuk dari Menteri Diaspora Israel Amichai Chikli, yang menyebut Mamdani sebagai pendukung Hamas.
Reaksi dari Menteri Diaspora Israel
Menteri Diaspora Israel Amichai Chikli mengungkapkan kekhawatirannya atas pemilihan Mamdani, dengan menyebutnya sebagai pendukung Hamas. Ia memperingatkan warga Yahudi di kota besar AS untuk segera kabur ke Israel. Dalam pernyataannya, Chikli merujuk pada serangan 9/11, yang dilakukan oleh Al-Qaeda di New York, dan menggambarkan Mamdani sebagai seseorang yang posisinya tidak jauh dari jihadis fanatik.
Chikli juga menyatakan bahwa pilihan yang diambil New York mengguncang fondasi tempat yang memberikan kebebasan dan peluang sukses bagi banyak pengungsi Yahudi sejak akhir abad ke-19. Ia menekankan bahwa New York adalah rumah bagi komunitas Yahudi terbesar di dunia di luar Israel.
Pandangan Warga Yahudi New York
Meski demikian, sejumlah warga Yahudi New York tampaknya tidak sepakat dengan pandangan Chikli. Berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan CNN, sebanyak 33 persen warga Yahudi New York memberikan suaranya untuk Zohran Mamdani. Hasil ini menunjukkan bahwa Mamdani meraih jumlah suara yang substansial untuk seorang kandidat yang pertama kali menjabat.
Kebanyakan dukungan untuk Mamdani berasal dari kelompok Yahudi progresif, yang mengatakan bahwa oposisi terhadap kebijakan Pemerintah Israel tidak bisa disamakan sebagai antisemite. Mamdani juga sempat mengungkapkan dukungannya terhadap warga Yahudi, dan menegaskan akan membangun persatuan di antara warga New York.
Visi dan Kebijakan Mamdani
Mamdani menggambarkan dirinya sebagai sosialis demokratik dan kerap bertentangan dengan kebijakan AS yang pro-Israel. Pada sebuah acara debat, ia menyatakan bahwa dirinya akan tetap tinggal di New York untuk mengurus kotanya jika terpilih sebagai wali kota. Hal ini berbeda dengan pandangan calon wali kota lainnya, termasuk Cuomo, yang mengatakan akan mengunjungi Israel jika dirinya terpilih.
Selain itu, Mamdani sempat mengatakan bahwa ia akan menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang tengah menjadi buruan Mahkamah Kriminal Internasional (ICC), jika yang bersangkutan datang ke New York saat ia menjadi wali kota. Hal ini jelas menjadi ancaman bagi Netanyahu, mengingat New York merupakan lokasi markas besar PBB, tempat yang cukup sering dikunjunginya.
Latar Belakang Mamdani
Zohran Mamdani menjadi Wali Kota New York pertama yang beragama Islam dan juga menjadi wali kota pertama yang lahir di Afrika, serta memiliki garis keturunan Asia Selatan. Ia menekankan pentingnya menjaga harmoni antar komunitas di kota tersebut, termasuk komunitas Muslim dan Yahudi.
Dalam pidatonya, Mamdani menegaskan bahwa New York tidak lagi menjadi kota tempat Anda bisa memperdagangkan Islamofobia dan memenangkan pemilu. Ia berkomitmen untuk membangun Balai Kota yang berdiri teguh di samping warga Yahudi New York, dan tak goyah dalam perjuangan melawan antisemitisme.
Kesimpulan
Pemilihan Zohran Mamdani sebagai Wali Kota New York telah menjadi momen penting dalam sejarah kota tersebut. Meskipun ada perdebatan mengenai visi dan kebijakannya, Mamdani berhasil mendapatkan dukungan dari sebagian besar warga New York, terutama dari kalangan progresif. Pemilihan ini juga menunjukkan pergeseran dalam dinamika politik dan sosial di kota tersebut.
Komentar
Kirim Komentar