
Lagu Elizabeth: Penghormatan dan Refleksi Emosional Taylor Swift
Salah satu lagu yang menarik perhatian dari album terbaru Taylor Swift, The Life of a Showgirl, adalah lagu Elizabeth. Lagu ini menjadi representasi dari penghormatan Taylor Swift terhadap legenda Hollywood, Elizabeth Taylor. Dalam liriknya, Taylor Swift seolah berbicara melalui mata ikon masa lalu tersebut, mencerminkan tekanan, cinta, dan keglamoran yang menyertai status superstar.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Lagu ini juga mengungkapkan kerentanan emosional seorang perempuan yang hanya ingin dicintai selamanya. Untuk kalian yang penasaran bagaimana Taylor Swift merangkai kata-kata dalam lagu ini, berikut adalah lirik lagu Elizabeth beserta makna dan fakta menariknya.
1. Lirik Lagu Elizabeth - Taylor Swift
Elizabeth Taylor
Do you think it's forever?
That view of Portofino was on my mind when you called me at the Plaza Athénée
Ooh, oftentimes it doesn't feel so glamorous to be me
All the right guys
Promised they'd stay
Under bright lights
They withered away
But you bloom
Portofino was on my mind and I think you know why
And if your letters ever said, "Goodbye"...
I'd cry my eyes violet
Elizabeth Taylor
Tell me for real
Do you think it's forever?
Been number one but I never had two
And I can't have fun if I can't have...
Be my NY when Hollywood hates me
You're only as hot as your last hit, baby
I been number one but I never had two
And I can't have fun if I can't have... you
Hey, what could you possibly get for the girl who has everything and nothing all at once?
Babe, I would trade the Cartier for someone to trust... just kidding
We hit the best booth at Musso & Frank's
They say I'm bad news, I just say, "Thanks"
And you look at me like you're hypnotized
And I think you know why
And if you ever leave me high and dry
I'd cry my eyes violet
Elizabeth Taylor
Tell me for real
Do you think it's forever?
Been number one but I never had two
And I can't have fun if I can't have...
Be my NY when Hollywood hates me
You're only as hot as your last hit, baby
I been number one but I never had two
And I can't have fun if I can't have... you
Elizabeth Taylor
Do you think it's forever?
If I can't have you
All my white diamonds and lovers are forever
In the papers, on the screen and in their minds
All my white diamonds and lovers are forever
Don't you ever end up anything but mine...
I'd cry my eyes violet
Elizabeth Taylor
Tell me for real
Do you think it's forever?
Been number one but I never had two
And I can't have fun if I can't have...
Be my NY when Hollywood hates me
You're only as hot as your last hit, baby
I been number one but I never had two
And I can't have fun if I can't have... you
All my white diamonds and lovers are forever
In the papers, on the screen and in their minds
All my white diamonds and lovers are forever
Don't you ever end up anything but mine...
2. Makna Lagu Elizabeth - Taylor Swift
Lagu Elizabeth adalah sebuah refleksi dari kecemasan yang dihadapi oleh para superstar, dengan menggunakan Elizabeth Taylor sebagai cermin. Taylor Swift menjadikan ikon Hollywood yang terkenal dan kehidupan pribadi yang selalu menjadi santapan media sebagai bahan pembelajaran. Inti makna lagu ini adalah pertanyaan mendasar tentang bagaimana cara menjaga cinta yang abadi ketika karier dan ketenaran hanyalah sementara.
Taylor Swift secara eksplisit menyoroti tekanan di Hollywood melalui lirik "You're only as hot as your last hit, baby". Nilai seorang bintang selalu diukur dari kesuksesan terbaru mereka, sementara pencapaiannya di dunia musik tidak dapat mengisi kekosongan dalam kehidupan cinta. Ia merasa kesulitan memiliki serta mempertahankan cinta sejati meski telah mencapai puncak karier.
Selain itu, lirik yang menyebut White Diamonds dan Cartier menunjukkan bahwa kekayaan dan kemewahan tidak bernilai jika tidak ada pasangan yang bisa dipercayai. Elizabeth Taylor sendiri terkenal dengan kisah cinta yang bergejolak, termasuk cinta abadi yang ia rasakan terhadap Richard Burton, meskipun harus menikah dan bercerai dua kali. Melalui perbandingan ini, Taylor Swift mengungkapkan kerentanan bahwa meskipun ia memiliki segalanya, ia masih takut kehilangan cinta yang tulus dan abadi.
3. Fakta Menarik Lagu Elizabeth - Taylor Swift
Lagu ini merupakan salah satu lagu yang paling kaya akan referensi Hollywood klasik. Elizabeth Taylor dikenal memiliki warna mata yang langka dan luar biasa indah. Taylor Swift menggunakan citra dramatis ini dalam lirik "I'd cry my eyes violet, Elizabeth Taylor", sebuah metafora yang kuat tentang keputusasaan dan kerentanan emosional seorang superstar.
Taylor juga menambahkan Easter Egg bagi para penggemar ikon sinema, yaitu penggunaan referensi parfum ikonik Elizabeth Taylor, White Diamonds, dan lokasi mewah seperti Musso and Frank’s (restoran legendaris Hollywood). Referensi ini memperkuat citra kemewahan rapuh yang ingin diangkatnya, sekaligus menyindir industri yang terlalu fokus pada harta benda, bukan pada kebahagiaan sejati.
Meskipun liriknya membandingkan kehidupan Taylor Swift dengan kerumitan Elizabeth Taylor, lirik lagu Elizabeth juga berfungsi sebagai surat cinta terselubung untuk tunangannya, Travis Kelce. Hal ini terlihat jelas saat Taylor Swift meminta agar sang kekasih menjadi "my NY when Hollywood hates me". Baris tersebut menunjukkan harapannya agar pasangannya menjadi jangkar yang stabil dan tulus di tengah badai ketenaran. Hal itu menyiratkan bahwa cinta sejati lebih berharga dari apapun.
Lirik lagu Elizabeth dari Taylor Swift membuktikan sekali lagi mengapa Taylor Swift diakui sebagai salah satu penulis lagu terbaik di generasinya. Lagu ini adalah jembatan antara dua era superstar, yang sama-sama berjuang menemukan kebahagiaan abadi di bawah sorotan lampu sorot industri yang kejam.
Lewat lagu ini Taylor Swift berhasil menangkap esensi mewah dan kecemasan Elizabeth Taylor, lalu menggunakannya sebagai kanvas untuk kerentanan emosionalnya sendiri. Lagu ini mengajak kalian merenung, di tengah kekayaan dan ketenaran, apakah mungkin sebuah cinta bisa benar-benar bertahan selamanya?
Komentar
Kirim Komentar