
Uji Kemampuan IPA Kelas 7 SMP Halaman 99 Kurikulum Merdeka
Berikut ini adalah beberapa soal dan jawaban terkait ilmu pengetahuan alam (IPA) kelas 7 SMP, halaman 99, yang dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran. Soal-soal ini dirancang untuk menguji pemahaman siswa tentang konsep-konsep dasar dalam IPA, khususnya terkait dengan sifat-sifat air dan proses pemanasan.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Soal Pertama: Mengapa Air Lebih Cepat Mendidih Jika Panci Tertutup?
Pertanyaan: Air akan lebih cepat mendidih jika panci yang digunakan untuk memasak air tersebut dalam keadaan tertutup. Jelaskan menurut pemahaman kalian, mengapa air akan lebih cepat mendidih jika panci yang digunakan untuk memasak air tersebut dalam keadaan tertutup.
Jawaban: Panci yang tertutup saat memasak air berfungsi untuk mengurung panas yang dihasilkan oleh permukaan air selama proses pemanasan. Panas yang terjebak di bawah tutup panci tidak hanya membantu mengurangi tekanan udara di atas permukaan air, tetapi juga mempercepat proses pemanasan. Dengan tutup yang tertutup rapat, panas dari bawah panci dapat kembali ke permukaan air, sehingga proses pemanasan berlangsung secara efisien dari dua arah, yaitu dari atas dan dari bawah. Hal ini menyebabkan air lebih cepat mencapai titik didih.
Soal Kedua: Mengapa Air yang Dilarutkan Garam Mendidih Lebih Lama?
Pertanyaan: Mengapa air yang dilarutkan garam mendidih lebih lama jika dibandingkan dengan air biasa? Berikan penjelasannya berdasarkan konsep kalor yang telah kalian pelajari.
Jawaban: Penambahan garam ke dalam air merupakan proses pencampuran zat yang menyebabkan air menjadi tidak murni lagi. Ketidakmurnian ini mengubah sifat fisika air, termasuk koefisien muai dan titik didihnya. Garam memiliki kalor jenis yang lebih rendah dibandingkan air murni, artinya garam memerlukan lebih sedikit energi untuk dipanaskan. Namun, ketika garam dilarutkan ke dalam air, partikel-partikel garam mengganggu struktur molekul air, sehingga memperlambat proses penguapan. Akibatnya, air yang mengandung garam membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai titik didih dibandingkan dengan air murni.
Penjelasan Konsep Kalor dan Titik Didih
Dalam konteks konsep kalor, setiap zat memiliki karakteristik unik dalam menyerap dan melepas panas. Air murni memiliki titik didih sebesar 100°C pada tekanan atmosfer normal. Namun, ketika zat-zat lain seperti garam atau gula dicampurkan ke dalam air, titik didih air akan meningkat. Proses ini disebut dengan peningkatan titik didih akibat adanya zat terlarut.
Peningkatan titik didih ini terjadi karena partikel-partikel zat terlarut mengurangi kemampuan air untuk menguap. Dengan kata lain, air yang mengandung zat terlarut membutuhkan lebih banyak energi (kalor) untuk mencapai titik didihnya. Hal ini menjelaskan mengapa air yang dilarutkan garam lebih lama mendidih dibandingkan air biasa.
Tips untuk Memahami Konsep Ini
- Pahami perbedaan antara kalor jenis dan titik didih.
- Pelajari bagaimana zat terlarut memengaruhi sifat fisika air.
- Latih diri dengan berbagai soal sejenis untuk memperkuat pemahaman.
Komentar
Kirim Komentar