
Manfaat dan Kode Rahasia Pada Meteran KWH PLN
Meteran KWH (Kilowatt Hour) merupakan alat yang digunakan untuk mengukur penggunaan listrik di rumah tangga. Selain sebagai alat pengukur, meteran KWH juga memiliki berbagai fitur tambahan yang bisa diakses melalui kode rahasia. Dengan mengetahui kode-kode ini, pengguna dapat memantau penggunaan listrik secara real-time, mengecek informasi penting seperti sisa daya, ID meter, hingga mengatur alarm listrik.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Setiap merek meteran KWH memiliki kode rahasia yang berbeda-beda. Beberapa merek yang umum ditemukan di Indonesia antara lain Hexing, Star, Conlog, Glomet, dan Itron. Berikut adalah daftar kode rahasia dari masing-masing merek tersebut:
Kode Rahasia Untuk Meteran KWH Merek Hexing
- 800 = Melakukan start kWh
- 801 = Mengecek sisa kredit
- 802 = Mengecek tanggal
- 803 = Mengecek jam
- 804 = Mengecek nomor seri kWh meteran
- 805 = Mengecek SGC
- 806 = Mengecek penyebab listrik padam
- 807 = Mengecek status meteran
- 808 = Perhitungan nilai meteran (pulse/kWh)
- 809 = Mengecek berapa kali listrik pernah padam
- 812 = Mematikan bunyi buzzer
- 813 = Mengecek penggunaan kWh satu hari yang lalu
- 814 = Mengecek penggunaan kWh satu bulan lalu
- 815 = Mengecek tanggal pengisian token terakhir
- 816 = Mengecek waktu pengisian token terakhir
- 817 = Mengecek nilai token yang dimasukkan terakhir
- 821 = Mengecek penggunaan kWh dalam waktu 1 bulan yang lalu
- 822 = Mengecek penggunaan kWh dalam waktu 2 bulan yang lalu
- 823 = Mengecek penggunaan kWh dalam waktu 3 bulan yang lalu
- 824 = Mengecek penggunaan kWh dalam waktu 4 bulan yang lalu
- 825 = Mengecek penggunaan kWh dalam waktu 5 bulan yang lalu
- 831 = Mengecek jumlah pengisian dalam waktu 1 bulan lalu
- 832 = Mengecek jumlah pengisian dalam waktu 2 bulan lalu
- 833 = Mengecek jumlah pengisian token dalam waktu 2 bulan lalu
- 834 = Mengecek jumlah pengisian token dalam waktu 4 bulan lalu
- 835 = Mengecek jumlah pengisian token dalam waktu 5 bulan lalu
Kode Rahasia Untuk Meteran KWH Merek Star
- 01 = Menampilkan kumulatif pemakaian kWh
- 02 = Menampilkan daya maksimum yang terpakai dalam bulan berjalan
- 03 = Menampilkan tanggal, jam, dan menit saat pencapaian daya maksimum terjadi dalam bulan berjalan
- 04 = Menampilkan tegangan (Volt) yang terukur
- 05 = Menampilkan arus listrik (Ampere)
- 06 = Menampilkan angka kumulatif pembelian kWh selama ini
- 07 = Menampilkan kumulatif daya (kWh) yang tersisa
- 08 = Perkiraan daya yang akan habis dalam hitungan hari
- 12 = Menampilkan angka peringatan ambang batas daya tersisa
- 13 = Menampilkan pembatas daya, jika angka terlampaui maka listrik akan mati
- 14 = Menampilkan jumlah daya maksimum dalam bulan lalu
- 15 = Menampilkan jumlah pemakaian diluar batas
- 16 = Menampilkan Angka Penundaan Waktu Trip pada saat overload
- 17 = Menampilkan parameter waktu pemindahan data
- 18-30 = Menampilkan angka konsumsi daya selama 1 sampai 12 bulan
- 31 = Menampilkan daya terukur saat ini (satuan Kilo Watt)
- 37 = Menampilkan durasi peringatan suara (default 1 menit)
- 38 = Menampilkan pemakaian kWh meter jika contactor mengalami kerusakan
- 39 = Memastikan akurasi Kristal RTC
- 40 = Menampilkan berapa kali terjadi pembukaan cover
- 41-45 = Menampilkan tanggal dan jam waktu membuka cover meter terakhir sampai 5 kali
- 46 = Menampilkan angka dari Kumulatif trip dikarenakan melebihi pembatas daya (Overload/Kelebihan beban)
- 47 = Menampilkan tanggal dan jam waktu terjadi overload terakhir
- 48-51 = Menampilkan tanggal dan jam waktu ke-2 terjadi overload sampai 5 kali
- 52-57 = Menampilkan kumulatif meter Off dari supply tegangan
- 58 = Menampilkan angka dari kumulatif kejadian indikasi kesalahan pengawatan pada meter
- 59-63 = Menampilkan kumulatif kejadian indikasi kesalahan pada meter
- 65 = Menampilkan ID dari meter, ID akan ditampilkan dalam 2 kali tampilan
- 76-80 = Menampilkan 20 digit Token yang terakhir dimasukkan
- 82 = Menampilkan Index dari tarif
- 83 = Kumulatif pembelian daya terakhir yang dapat ditampilkan
Kode Rahasia Untuk Meteran KWH Merek Conlog
- #1# = Mengecek daya rata-rata yang digunakan
- #2# = Memunculkan jumlah kWH pada pemakaian terakhir
- #6# = Memunculkan jumlah kWH pembelian token terakhir
- #11# = Memunculkan kode token terakhir
Kode Rahasia Untuk Meteran KWH Merek Glomet
- 37 = Memunculkan sisa kWH
- 38 = Memunculkan total kWH listrik yang sudah dipakai
- 41 = Memunculkan voltase listrik
- 47 = Memunculkan daya yang digunakan
- 54 = Memunculkan kode token listrik terakhir
- 59 = Memunculkan jumlah kWH pada pengisian terakhir
- 75 = Cek ID meteran untuk PLN Prabayar
- 79 = Cek batas minimal alarm
Kode Rahasia Untuk Meteran KWH Merek Itron
- 00 = Restart Meteran
- 03 = Menampilkan total kWH listrik di pemakaian lalu
- 07 = Menampilkan batas kWH
- 09 = Menampilkan daya yang digunakan
- 41 = Menampilkan Voltase
- 44 = Menampilkan Ampere
- 47 = Menampilkan daya yang terpakai
- 54 = Menampilkan kode token yang terakhir diinput
- 59 = Menampilkan jumlah kWH pada pengisian terakhir
- 69 = Menampilkan counter untuk perhitungan jumlah berapa kali mati
- 75 = Melakukan cek ID Meter untuk PLN Prabayar
- 79 = Melakukan cek batas minimal dari alarm
- 456XX = Mengubah batas minimal alarm
- 78 = Melakukan cek delay alarm dalam hitungan menit
- 123XX = Mengubah delay alarm
- 90 = Mematikan lampu LED
Pada kode di atas, XX adalah jumlah daya dalam satuan KWH. Misalnya, pada kode 456XX, jika Anda ingin alarm muncul saat sisa daya tinggal 5 KWh, maka Anda hanya perlu memasukkan kode 45605 lalu tekan ENTER.
Dengan menggunakan kode-kode ini, pengguna bisa lebih mudah mengelola penggunaan listrik mereka tanpa perlu bantuan teknisi.
Komentar
Kirim Komentar