
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Capaian Kemenimipas di Tahun 2025
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Asep Kurnia, menyampaikan sejumlah capaian yang dicapai oleh kementerian tersebut selama tahun 2025. Salah satu yang menonjol adalah peningkatan nilai investasi yang berasal dari program Golden Visa.
Golden Visa merupakan visa khusus yang diberikan oleh pemerintah Indonesia kepada Warga Negara Asing (WNA) dengan kategori tertentu, seperti investor, diaspora, maupun individu yang secara langsung berkontribusi dalam perekonomian.
"Pada aspek penguatan ekonomi, kebijakan Golden Visa menunjukkan hasil yang sangat signifikan dengan nilai investasi mencapai Rp 48,29 triliun pada Desember 2025 atau melonjak 39,44 persen dibandingkan periode Januari sampai dengan Desember tahun 2024," ujar Asep Kurnia dalam acara refleksi akhir tahun Kemenimipas.
Transformasi Pelayanan Publik
Di sisi pelayanan publik, Kemenimipas telah melakukan transformasi terhadap paspor menjadi bentuk digital. Direktorat Jenderal Imigrasi berhasil mewujudkan penerapan paspor elektronik 100 persen di seluruh Indonesia.
"Direktorat Jenderal Imigrasi telah berhasil mewujudkan penerapan paspor elektronik 100 persen di seluruh Indonesia yang menandai peningkatan standar keamanan dokumen keimigrasian secara nasional," tuturnya.
Capaian di Bidang Pemasyarakatan
Selain sektor imigrasi, Asep juga membeberkan capaian di bidang pemasyarakatan. Kemenimipas mencatat keberhasilan program deradikalisasi di mana 98 narapidana teroris (Napiter) telah berikrar setia kepada NKRI.
"Program deradikalisasi telah dicapai hasil signifikan dengan 98 narapidana teroris (Napiter) melaksanakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.
Penanganan Kelebihan Kapasitas Lapas
Masih soal pemasyarakatan, persoalan kelebihan kapasitas napi di lapas juga disinggung oleh Asep. Ia merinci langkah pemindahan narapidana yang masif dilakukan sepanjang tahun ini sebagai upaya menekan angka kelebihan narapidana di lapas.
"Dalam rangka penanganan overcrowding, telah dilakukan pemindahan narapidana sebanyak 41.462 orang di dalam wilayah, serta 1.882 orang dipindahkan ke Pulau Nusakambangan sebagai upaya pemerataan hunian dan peningkatan kualitas pembinaan," kata Asep.
Program Deradikalisasi yang Berhasil
Program deradikalisasi yang dilakukan oleh Kemenimipas menunjukkan hasil yang sangat positif. Dengan adanya ikrar setia kepada NKRI dari 98 narapidana teroris, hal ini menunjukkan bahwa upaya rehabilitasi dan reintegrasi sosial berjalan dengan baik.
Selain itu, program ini juga memberikan dampak positif terhadap stabilitas keamanan nasional. Dengan para narapidana yang telah berubah pikiran dan siap menjalani hukuman dengan kesadaran penuh, pemerintah dapat lebih fokus pada pencegahan tindakan terorisme di masa depan.
Upaya Pemerataan Hunian dan Pembinaan
Pemindahan narapidana ke Pulau Nusakambangan dilakukan sebagai bagian dari strategi pemerataan hunian dan peningkatan kualitas pembinaan. Hal ini bertujuan untuk menghindari kerumunan yang berlebihan di lapas-lapas utama dan memberikan lingkungan yang lebih kondusif bagi para tahanan.
Dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan transparan, Kemenimipas berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan. Tujuannya adalah menciptakan sistem yang lebih manusiawi, efisien, dan berkelanjutan.
Masa Depan yang Lebih Baik
Capaian-capaian yang dicapai oleh Kemenimipas di tahun 2025 membuktikan bahwa pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat sistem keimigrasian serta pemasyarakatan. Dengan inovasi dan perbaikan yang terus-menerus dilakukan, diharapkan Kemenimipas akan semakin mampu menjawab tantangan di masa depan.
Komentar
Kirim Komentar