Kapal Induk China Ketiga Resmi Beroperasi, Teknologi Canggih Lawan AS

Kapal Induk China Ketiga Resmi Beroperasi, Teknologi Canggih Lawan AS

Kabar dunia hari ini diwarnai peristiwa penting. Topik Kapal Induk China Ketiga Resmi Beroperasi, Teknologi Canggih Lawan AS tengah menjadi perhatian global. Berikut laporan selengkapnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pengenalan Kapal Induk Fujian

Beijing, aiotrade – China telah meresmikan kapal induk terbarunya yang diberi nama Fujian dan memasuki layanan militer setelah menjalani serangkaian uji coba laut. Kapal induk ketiga ini akan dioperasikan oleh Angkatan Laut China. Informasi ini dilaporkan oleh berbagai media internasional.

Nama Fujian diambil dari provinsi yang terletak di seberang Taiwan. Langkah ini dianggap sebagai bagian dari upaya Beijing untuk memperluas pengaruh militer di luar perairan domestik. Sebelumnya, Presiden China, Xi Jinping, menaiki kapal induk Fujian untuk melakukan inspeksi di Kota Sanya, Provinsi Hainan, pada Rabu. Kunjungan tersebut diikuti oleh lebih dari 2.000 perwakilan dari Angkatan Laut China dan unit konstruksi kapal induk.

Menurut kantor berita Xinhua, upacara peresmian dan penyerahan bendera menjadi simbol bergabungnya Fujian dalam armada laut terbesar di dunia tersebut. Kapal ini merupakan kapal induk ketiga milik China sekaligus yang pertama dirancang dan dibangun sepenuhnya di dalam negeri.

Perbedaan dengan Kapal Induk Sebelumnya

Fujian berbeda dengan dua kapal induk sebelumnya, Liaoning dan Shandong, yang berbasis desain Rusia dan berukuran lebih kecil. "Monster laut" terbaru "Negeri Panda" tersebut mengusung teknologi canggih dengan landasan datar serta sistem peluncur elektromagnetik (EMALS) seperti yang digunakan pada kapal induk kelas Ford milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS).

Dengan teknologi tersebut, Fujian mampu meluncurkan lebih banyak jet tempur dengan beban senjata lebih berat, menjadikannya salah satu kapal induk paling modern di Asia. Meski telah resmi bertugas, belum diketahui seberapa cepat kapal ini mencapai kesiapan tempur penuh.

Namun, kehadiran Fujian disebut menjadi bukti paling nyata dari Presiden Xi untuk mempercepat modernisasi militer China. Xi sebelumnya menargetkan kekuatan militer negaranya menjadi modern sepenuhnya pada 2035, serta berstatus kelas dunia yang mampu menandingi AS pada 2050.

Penilaian Ahli tentang Kekuatan Militer China

Greg Poling, Direktur Asia Maritime Transparency Initiative di Center for Strategic and International Studies (CSIS), menyatakan bahwa kapal induk merupakan kunci bagi visi kepemimpinan China untuk menjadi kekuatan besar dengan armada laut samudra biru. Menurut Poling, Angkatan Laut China bertujuan mendominasi wilayah Laut China Selatan, Laut China Timur, dan Laut Kuning.

"Kapal induk tidak terlalu berguna di kawasan First Island Chain, tetapi menjadi sangat penting bila China ingin menantang dominasi Amerika di kawasan Indo-Pasifik yang lebih luas," kata Poling.

Teknologi dan Fungsi Fujian

Fujian memiliki kemampuan yang sangat signifikan dalam hal operasi udara dan kemampuan tempur. Dengan menggunakan EMALS, kapal ini dapat meluncurkan pesawat tempur dalam jumlah yang lebih besar dan dengan beban senjata yang lebih berat. Hal ini memberikan keuntungan strategis bagi China dalam operasi maritim.

Selain itu, Fujian juga dilengkapi dengan sistem komunikasi dan navigasi yang canggih, sehingga memungkinkan koordinasi yang efektif antara kapal induk dan unit-unit lainnya dalam armada. Dengan teknologi ini, China semakin memperkuat posisi militer mereka di kawasan Asia Pasifik.

Tantangan dan Perspektif Masa Depan

Meskipun Fujian menunjukkan kemajuan teknologi yang signifikan, masih ada tantangan yang harus dihadapi oleh China dalam memastikan kesiapan operasional penuh kapal ini. Proses pelatihan awak kapal, pengembangan infrastruktur pendukung, dan pengujian berkelanjutan adalah faktor-faktor penting yang perlu diperhatikan.

Di sisi lain, kehadiran Fujian juga menjadi isu yang menarik perhatian internasional, khususnya dari negara-negara yang memiliki kepentingan di kawasan Indo-Pasifik. Beberapa analis percaya bahwa kapal induk ini akan menjadi alat penting dalam menegaskan klaim China atas wilayah-wilayah tertentu di lautan.

Dengan kemampuan yang dimiliki Fujian, China semakin menunjukkan komitmennya untuk menjadi kekuatan militer yang kuat dan modern. Dalam beberapa tahun ke depan, kita dapat melihat bagaimana kapal induk ini akan berkontribusi dalam memperkuat posisi China di panggung global.

Kesimpulan: Demikian kabar dari dunia internasional. Simak terus perkembangan global hanya di sini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar