Jadwal Laga Persib Bandung di ACL 2 2025/2026, Mulai dari Laga Tandang

Jadwal Laga Persib Bandung di ACL 2 2025/2026, Mulai dari Laga Tandang

Kabar lapangan tengah memanas hari ini. Terkait Jadwal Laga Persib Bandung di ACL 2 2025/2026, Mulai dari Laga Tandang, para fans tentu sudah menanti kepastian beritanya. Simak informasi terbarunya.

Persib Bandung Lolos ke Babak 16 Besar ACL 2 2025/2026

Persib Bandung berhasil memastikan diri melangkah ke babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 sebagai juara Grup G. Kepastian ini didapatkan setelah mengakhiri babak penyisihan grup dengan total perolehan 13 poin dari empat kali menang, satu kali imbang, dan satu kali kalah. Langkah ini menjadi pencapaian sejarah bagi tim yang dikenal dengan julukan Pangeran Biru.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pertandingan babak 16 besar akan digelar pada Februari 2026. Sebagai juara grup, Persib Bandung akan menjalani laga tandang terlebih dahulu dalam leg pertama pada 11-12 Februari 2026. Berselang satu pekan, mereka akan menjamu lawannya di kandang dalam leg kedua pada 18-19 Februari 2026.

Calon Lawan Persib Bandung

Calon lawan Persib Bandung di babak 16 besar adalah Cong An Ha Noi, Ratchaburi FC, dan Pohang Steelers. Dari ketiga tim tersebut, Cong An Ha Noi dan Ratchaburi FC berasal dari Asia Tenggara, yaitu Vietnam dan Thailand. Sementara itu, Pohang Steelers merupakan tim kuat asal Korea Selatan.

Pengundian atau drawing lawan baru akan dilakukan pada 30 Desember 2025 mendatang. Nantinya, Persib Bandung akan berhadapan dengan salah satu runner-up dari grup lain yang berada di wilayah timur.

Hasil di Wilayah Timur

Delapan tim dari wilayah timur berhasil lolos ke babak 16 besar ACL 2 2025/2026. Pertandingan pamungkas babak penyisihan grup wilayah timur telah berlangsung pada 10 dan 11 Desember 2025.

Persib Bandung menempati posisi juara Grup G dengan torehan 13 poin, disusul Bangkok United dengan 10 poin. Di Grup E, Macarthur FC memastikan diri sebagai juara grup setelah mengalahkan Beijing Guoan dengan total poin 13. Mereka ditemani oleh Cong An Ha Noi FC sebagai runner up di Grup E.

Di Grup F, Ratchaburi FC berhak menemani lawan terakhirnya sekaligus pemuncak grup, Gamba Osaka meskipun kalah. Tim asal Thailand tersebut menang selisih gol dari Nam Dinh FC yang memiliki poin akhir sama, yaitu 9 poin.

Sementara itu, di Grup H, Tampines Rovers sebagai juara grup dan Pohang Steelers sebagai runner up telah terlebih dulu mengamankan posisi di babak 16 besar pada matchday kelima.

Bonus yang Dikantongi Persib Bandung

Selama berkompetisi di kancah Asia, Persib Bandung mendapatkan pemasukan dari AFC sesuai regulasi kompetisi. Sejak awal berpartisipasi di fase grup, Persib Bandung sudah mendapatkan pemasukan awal sebesar 300.000 dolar AS atau sekitar Rp5 miliar.

AFC juga memberikan bonus kepada tim yang menang di fase grup sebesar 50.000 dolar AS atau sekitar Rp833 juta. Sepanjang berkompetisi di fase grup, Persib Bandung telah menorehkan empat kemenangan. Artinya, Thom Haye dkk mendapatkan bonus sebesar 200.000 dolar AS atau Rp3,3 miliar.

Lebih lanjut, AFC memberikan subsidi perjalanan bagi setiap tim yang melakoni laga tandang senilai 50.000 dolar AS per laga. Dengan tiga laga tandang yang telah dilakoni, Persib Bandung menerima subsidi sebesar 150.000 dolar AS atau sekitar Rp2,5 miliar.

Kini, Persib Bandung pun sudah mengamankan tiket ke babak 16 besar. Tim yang berpartisipasi di babak 16 besar ACL 2 2025/2026 mendapatkan bonus sebesar 80.000 dolar AS atau sekitar Rp1,3 miliar.

Jika seluruh komponen di atas dijumlahkan, Persib Bandung telah mendapatkan pemasukan mencapai 730.000 dolar AS atau setara Rp12,1 miliar.

Kesimpulan: Dukung terus atlet/tim kebanggaan Anda. Simak terus update pertandingan selanjutnya hanya di portal kami.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar