Indonesia Akan Impor 3,124 Juta Ton Gula Industri Tahun 2026

Indonesia Akan Impor 3,124 Juta Ton Gula Industri Tahun 2026

Sektor ekonomi menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai Indonesia Akan Impor 3,124 Juta Ton Gula Industri Tahun 2026 menjadi sinyal penting bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Kebijakan Impor Gula untuk Industri Tahun 2026

Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Tatang Yuliono, mengungkapkan bahwa tahun depan akan ada impor gula untuk bahan baku industri sebesar 3,124 juta ton. Selain itu, tambahan 508.360 ton dialokasikan khusus untuk gula bahan baku industri dengan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor Kemudahan Bahan (KITE KB).

“Untuk gula konsumsi kami tidak ada impor,” ujar Tatang saat ditemui di Graha Mandiri, Jakarta, Selasa, 30 Desember 2025.

Dari total impor yang direncanakan, sebanyak 98 persen berbentuk gula kristal mentah, sedangkan sisanya adalah gula yang sudah berbentuk rafinasi. Impor gula ini disebutnya sesuai dengan permintaan industri, salah satunya untuk produksi penyedap makanan.

“Semua yang kami putuskan hari ini adalah usulan dari pelaku usaha, kemudian diverifikasi oleh teman-teman kementerian/lembaga teknis terkait,” tutur Tatang.

Penjelasan Mengenai Kuota Impor Gula Kristal Mentah

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa Neraca Komoditas tahun 2025 mencatat kuota impor gula kristal mentah sebesar 4.398.880 ton. Dari kuota tersebut terdapat pengajuan impor sebesar 4.198.550 ton.

Realisasi impor yang sudah berjalan sebesar 70,70 persen dari pengajuan atau sekitar 2.968.383 ton. “Berarti kan ada sekitar 200-an (ribu ton) yang belum mengajukan,” tuturnya pada Kamis, 12 September 2025.

Keputusan Kuota Impor Gula Industri Tahun 2026

Keputusan kuota impor gula industri tahun 2026 telah disetujui bersama oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan sejumlah kementerian/lembaga lainnya. Untuk gula konsumsi dipastikan tidak ada impor. Pemerintah mengejar target swasembada gula.

Beberapa poin penting terkait kebijakan impor gula:

  • Tujuan utama impor: Impor gula bertujuan untuk memenuhi kebutuhan industri, khususnya untuk produksi bahan baku makanan dan minuman.
  • Bentuk gula yang diimpor: Sebagian besar gula yang diimpor berbentuk gula kristal mentah, dengan sedikit jumlah gula rafinasi.
  • Proses pengajuan: Pengajuan impor dilakukan oleh pelaku usaha dan diverifikasi oleh lembaga terkait.

Target Swasembada Gula

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mencapai swasembada gula. Dengan tidak adanya impor gula konsumsi, pemerintah berupaya meningkatkan produksi dalam negeri agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain itu, kebijakan impor gula juga dirancang agar tidak mengganggu stabilitas harga pasar. Dengan pengawasan ketat dan koordinasi antar lembaga, pemerintah berharap bisa menjaga keseimbangan antara kebutuhan industri dan kestabilan ekonomi.

Proses Verifikasi dan Pengawasan

Setiap pengajuan impor gula harus melalui proses verifikasi oleh kementerian/lembaga teknis terkait. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa impor sesuai dengan kebutuhan industri dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap pasar domestik.

Selain itu, pemerintah juga memantau realisasi impor secara berkala. Dengan demikian, pemerintah dapat menyesuaikan kebijakan jika terjadi perubahan situasi pasar atau kebutuhan industri.

Kesimpulan

Kebijakan impor gula tahun 2026 dirancang untuk mendukung pertumbuhan industri tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat. Dengan tidak adanya impor gula konsumsi, pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan produksi dalam negeri dan mencapai swasembada gula. Dengan pengawasan ketat dan koordinasi yang baik, diharapkan kebijakan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh pihak.

Kesimpulan: Semoga informasi mengenai Indonesia Akan Impor 3,124 Juta Ton Gula Industri Tahun 2026 ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Tetap optimis dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar