IHSG Diperkirakan Stabil Akhir 2025, Ini Strategi Menuju Awal 2026

IHSG Diperkirakan Stabil Akhir 2025, Ini Strategi Menuju Awal 2026

Sektor ekonomi menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai IHSG Diperkirakan Stabil Akhir 2025, Ini Strategi Menuju Awal 2026 menjadi sinyal penting bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Perkembangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Akhir Tahun 2025

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan konsolidasi pada dua hari perdagangan terakhir tahun 2025. Meskipun aksi ambil untung masih menjadi perhatian utama, minat beli di level bawah dinilai tetap terjaga.

Senior Equity Research Kiwoom Sekuritas, Sukarno Alatas, menyatakan bahwa tekanan jual yang terjadi saat ini lebih bersifat teknikal dan musiman, bukan mencerminkan perubahan sentimen fundamental pasar. Hal ini dapat dilihat dari rebound IHSG yang menunjukkan adanya respons beli di area support.

“Dalam dua hari perdagangan terakhir 2025, IHSG cenderung bergerak fluktuatif dengan bias konsolidasi. Selama indeks mampu bertahan di atas support kunci 8.611, peluang penutupan positif tetap terbuka dengan target resistance terdekat di kisaran 8.729–8.776,” ujar Sukarno kepada aiotrade, Senin (29/12/2025).

Ia menambahkan, hingga penutupan perdagangan akhir tahun, IHSG masih berpeluang bertahan di area 8.500 ke atas, selama tidak kembali turun menembus level support tersebut. Jika support 8.611 mampu dipertahankan, indeks berpotensi kembali menguji area resistance dalam jangka sangat pendek.

“Sebaliknya, jika IHSG turun di bawah 8.611, maka ruang konsolidasi yang lebih dalam bisa terbuka. Namun, untuk saat ini, skenario tersebut belum menjadi yang dominan,” jelasnya.

Strategi Investasi di Akhir Tahun

Terkait strategi, Sukarno menilai fase akhir tahun lebih tepat dimanfaatkan investor untuk menata portofolio ketimbang mengejar kenaikan harga. Mengamankan keuntungan pada saham yang telah naik signifikan dinilai wajar, sementara koreksi terbatas dapat dimanfaatkan untuk akumulasi selektif saham berkapitalisasi besar dengan fundamental kuat sebagai bekal memasuki 2026.

“Peluang technical rebound masih ada, tetapi investor perlu disiplin dalam manajemen risiko dan stop loss. Ini bukan fase agresif, melainkan fase pengelolaan risiko menjelang awal tahun baru,” tutup Sukarno.

Faktor yang Mempengaruhi IHSG

Beberapa faktor penting yang memengaruhi IHSG antara lain:

  • Momentum Window Dressing: Aksi ambil untung masih membayangi pasar seiring berakhirnya momentum window dressing.
  • Tekanan Jual Teknikal: Teakan jual lebih bersifat teknikal dan musiman, bukan mencerminkan perubahan sentimen fundamental.
  • Respons Beli di Area Support: Rebound IHSG menunjukkan adanya respons beli di area support, yang memberikan harapan untuk penutupan positif.
  • Target Resistance: Target resistance terdekat berada di kisaran 8.729–8.776 jika indeks mampu bertahan di atas support kunci 8.611.

Rekomendasi Investor

Investor disarankan untuk:

  • Menata Portofolio: Fase akhir tahun lebih tepat digunakan untuk menata portofolio daripada mengejar kenaikan harga.
  • Mengamankan Keuntungan: Mengamankan keuntungan pada saham yang telah naik signifikan dinilai wajar.
  • Akumulasi Selektif: Koreksi terbatas dapat dimanfaatkan untuk akumulasi selektif saham berkapitalisasi besar dengan fundamental kuat.
  • Manajemen Risiko: Investor perlu disiplin dalam manajemen risiko dan stop loss, karena fase ini bukanlah fase agresif.

Prediksi dan Outlook

Prediksi IHSG pada akhir tahun 2025 menunjukkan bahwa indeks akan bergerak fluktuatif dengan bias konsolidasi. Jika indeks mampu bertahan di atas support kunci 8.611, peluang penutupan positif tetap terbuka. Namun, jika IHSG turun di bawah 8.611, ruang konsolidasi yang lebih dalam bisa terbuka, meskipun skenario ini belum menjadi yang dominan saat ini.

Dengan demikian, investor perlu tetap waspada dan memantau perkembangan pasar secara berkala. Masa akhir tahun menjadi momen penting untuk mempersiapkan diri menghadapi tahun baru dengan strategi yang lebih matang dan terencana.

Kesimpulan: Semoga informasi mengenai IHSG Diperkirakan Stabil Akhir 2025, Ini Strategi Menuju Awal 2026 ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Tetap optimis dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar