Hedy Lamarr: Bintang Hollywood yang Memecahkan Teknologi Modern

Hedy Lamarr: Bintang Hollywood yang Memecahkan Teknologi Modern

Pasar smartphone kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Hedy Lamarr: Bintang Hollywood yang Memecahkan Teknologi Modern yang menawarkan spesifikasi menarik. Berikut ulasan lengkapnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Hedy Lamarr: Perempuan yang Mengubah Dunia Digital

Di balik kecantikan dan glamor yang membuatnya dikenal sebagai "wanita tercantik di dunia", Hedy Lamarr memiliki kisah yang jauh lebih dalam. Ia bukan hanya seorang aktris, tetapi juga seorang penemu yang memberikan kontribusi besar bagi teknologi modern.

Lahir pada 9 November 1914 di Wina, Austria, Lamarr menunjukkan ketertarikan terhadap ilmu pengetahuan sejak usia muda. Setelah pindah ke Amerika Serikat dan menjadi bintang film, ia mulai menyalurkan ide-ide kreatifnya ke dunia teknik dan komunikasi.

Penemuan yang Membentuk Teknologi Modern

Pada Perang Dunia II, Lamarr bekerja sama dengan komponis George Antheil untuk mengembangkan sistem "frequency hopping" atau lompatan frekuensi. Teknologi ini dirancang untuk mencegah gangguan sinyal pada torpedo radio. Meskipun tidak langsung digunakan oleh militer saat itu, prinsip dasar dari penemuan ini menjadi fondasi bagi sistem komunikasi nirkabel modern seperti Wi-Fi, GPS, dan Bluetooth.

Menurut artikel dari Smithsonian Magazine, paten untuk sistem komunikasi rahasia ini diberikan pada tahun 1942. Teknologi ini memungkinkan sinyal radio berpindah-pindah frekuensi secara acak, sehingga sulit dilacak atau dibajak oleh musuh.

Pengakuan yang Datang Terlambat

Sayangnya, kontribusi Lamarr tidak mendapat pengakuan yang layak selama hidupnya. Ia lebih dikenal sebagai bintang film daripada sebagai ilmuwan. Dalam memoarnya, ia menulis, "Wajahku adalah kesialanku," mengungkap frustrasi karena kecantikannya sering menutupi kecerdasannya.

Baru pada akhir abad ke-20, dunia mulai menyadari bahwa Lamarr bukan hanya aktris, tetapi juga inovator. Pada 1997, ia menerima penghargaan dari Electronic Frontier Foundation atas kontribusinya dalam dunia teknologi. Pengakuan ini datang puluhan tahun setelah patennya kedaluwarsa dan teknologinya mulai digunakan secara luas.

Inspirasi bagi Perempuan di Bidang STEM

Lamarr juga menjadi inspirasi bagi banyak perempuan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Ia membuktikan bahwa kecerdasan bisa hadir di luar laboratorium, bahkan di balik layar film.

Menurut Anna Diamond dalam artikel Smithsonian lainnya, "Lamarr adalah senjata rahasia Hollywood," menyoroti peran Lamarr dalam mendukung upaya perang melalui inovasi.

Kehidupan yang Berani dan Mandiri

Selain sebagai penemu, Lamarr dikenal sebagai sosok yang mandiri dan berani. Ia meninggalkan pernikahan pertamanya dengan seorang pengusaha senjata Austria dan melarikan diri ke London, sebelum akhirnya tiba di Hollywood. Keputusan itu menjadi titik balik dalam hidupnya, membuka jalan bagi karier film dan eksplorasi ilmiah.

Warisan yang Tak Pernah Hilang

Lamarr wafat pada 19 Januari 2000 di Florida, Amerika Serikat, dalam usia 85 tahun. Meski telah tiada, warisan intelektualnya terus hidup. Ia dikenang bukan hanya sebagai aktris cantik, tetapi juga sebagai jenius yang mengubah dunia digital secara diam-diam.

Kini, nama Hedy Lamarr semakin sering disebut dalam diskusi tentang perempuan dalam sains dan teknologi. Ia menjadi simbol bahwa kecantikan dan kecerdasan bisa berjalan beriringan, dan bahwa sejarah digital dunia memiliki akar yang tak terduga, di balik layar film hitam putih, ada seorang perempuan yang menulis masa depan.

Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah sesuai ekspektasi Anda? Tuliskan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar